Selasa
20 Oktober 2026 | 10 : 03

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Wakil Walikota Madiun Kirim Hampers untuk 31 Warga

pdip-jatim-kronik-150521-indaraya-a

KOTA MADIUN – Wakil Walikota Madiun Inda Raya mengirimkan kartu ucapan dan hampers untuk 31 warganya yang tanggal dan bulan kelahirannya sama dengan Hari Raya Idul Fitri tahun ini.

“Sengaja saya kirimin kartu ucapan ulang tahun, kartu lebaran, dan hantaran (hampers) buatan dari UKM Kota Madiun. Langsung dikirim ke rumah beliau (warga) masing-masing,” kata Inda Raya, Jumat (15/5/2021) malam.

Menurut Inda Raya, kegiatan tersebut sebagai bentuk perhatiannya kepada warga yang berusia sepuh. Sebab, di saat pandemi Covid-19 seperti saat ini, anak cucunya yang ada di luar kota besar kemungkinan tidak pulang kampung.

“Pengennya saya sih supaya bisa memberikan penghiburan manakala anak cucunya ada di luar kota dan tidak bisa pulang,” kata Inda Raya.

Aktifitas berkirim hampers kepada warga juga dilakukan Inda Raya pada lebaran tahun lalu. “Yang terbersit di pikiran saya, saya ingin hadir meski hanya lewat kartu ucapan dan hantaran sederhana,” tambahnya.

Warga Kota Madiun penerima hampers dari Inda Raya.

Lantaran kegiatan bersifat kejutan, Inda Raya tidak memberitahukan terlebih dulu kepada warga yang akan ia kirimi apalagi membuat janji pertemuan.

“Namanya juga untuk surprise, jadi ada yang (rumahnya) tutupan, ada yang lagi keluar (rumah) bahkan ada yang sudah meninggal dunia. Ini juga bisa menjadi catatan baru di dukcapil (dinas kependudukan dan catatan sipil),” terang Inda Raya.

Seorang warga di Jl Trunojoyo yang mestinya mendapatkan hampers misalnya. Pihak dari Inda Raya tidak berkesempatan bertemu dengan warga dimaksud lantaran rumah dalam kondisi tutup. Demikian pula saat berkirim hampers ke alamat atas nama Ibu Poni Sunarsih. Keluarga dari pemilik nama tersebut memberitahukan kepada Inda Raya jika Poni Sunarsih sudah meninggal dunia sejak beberapa tahun lalu.

“Barakallah ibu Inda Raya. Terimakasih atas perhatiannya. Kami terima hampers dari ibu. Mohon ijin bu, mohon maaf, ibu saya sudah meninggal 22 Desember 2009 lalu. Kami mohon doa dari ibu untuk almarhum ibu Poni Sunarsih,” kata kerabat dari Poni Sunarsih kepada Inda raya melalui aplikasi percakapan sosial pada telepon genggam. (hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Gandeng Kementerian Kehutanan, Sonny Edukasi Warga Cegah Kebakaran Hutan

SITUBONDO – Anggota Komisi IV DPR RI, Sonny T. Danaparamita, mendorong keterlibatan masyarakat sekitar kawasan ...
KABAR CABANG

PAC PDI Perjuangan Kalianget Gelar Lomba Layangan Tenong, Hadiah Mobil dan Paket Umrah

SUMENEP – Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, sukses menggelar lomba ...
LEGISLATIF

RAPBD Jember Rp 5,5 Triliun Belum Dibahas, Widarto Soroti Ketidaksiapan Pemkab

JEMBER – Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Jember 2027 belum dimulai ...
KRONIK

Festival Anak Sholeh, Ikhtiar Cetak Generasi Berprestasi dan Berakhlak Mulia

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi berikhtiar membentuk generasi muda yang tidak hanya ...
KRONIK

Perda Lingkungan Jember Terancam Jadi Macan Kertas, Candra Desak Anggaran Perlindungan Gumuk

JEMBER – Perlindungan gumuk di Kabupaten Jember tak cukup berhenti pada pengesahan peraturan daerah. Ketua Komisi B ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Panaskan Mesin Hingga Akar Rumput, Lantik 1.645 Pengurus Ranting

MAGETAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan terus mengintensifkan konsolidasi organisasi ...