oleh

Wabup Trenggalek Lebih Dukung Gus Ipul-Mbak Puti

-Berita Terkini-7 kali dibaca

SURABAYA – Wakil Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin bersyukur Wagub Jatim Saifullah Yusuf (Gus Ipul) berpasangan dengan Puti Pramathana Puspa Seruni Paundrianagari Guntur Soekarno Putri, biasa dipanggil Puti Guntur Soekarno anggota DPR dari PDI Perjuangan, di Pikada Jawa Timur 2018.

Wabup yang akrab disapa Mas Ipin ini menilai, Gus Ipul dan Mbak Puti, sosok pasangan calon yang sesuai dalam istilah orang Jawa saat mencari pasangan, yakni, bibit, bebet, dan bobot.

Bibit dalam pengertian orang Jawa adalah nasab atau keturunan. Menurut Mas Ipin, dalam bibit ini, Gus Ipul merupakan cicit dari salah seorang pendiri tokoh ulama besar NU, yakni KH Bisri Syansuri.

Kemudian, Puti Guntur Soekarno sendiri, cucu dari Presiden Pertama sekaligus bapak Proklamator, Soekarno.

Kemudian bebet, pengertiannya adalah status sosial atau harkat. Di mana penjelasannya, penggambaran dari apa yang ada dalam sejatinya orang yakni pandai bersosial menempatkan di mana pun berada. Untuk harkat martabatnya, seperti yang dilakukan orang Jawa.

Sedangkan bobot ini, artinya mengenalnya suatu kompetensi atau kualitas. Dengan penjelasannya, orang yang mempunyai kualitas diri, baik secara lahir maupun batin. Termasuk keimanan, pendidikan, pekerjaan, dan kecakapan dalam semua hal.

“Saya bersyukur Gus Ipul berpasangan dengan Mbak Puti. Karena, Gus Ipul-Mbak Puti memenuhi ketiga-tiganya sebagai pasangan pemimpin Jawa Timur, yakni Bibit, Bebet dan Bobot,” kata Mas Ipin, Minggu.

Untuk gambarnya yang lebih memilih mendukung pasangan Gus Ipul-Puti Guntur Soekarno, menjadi viral di grup WhatApps, dia minta supaya tidak disalahartikan. Dia bukannya tidak sejalan dengan Emil Dardak, yang juga Bupati Trenggalek.

“Tolong bedakan urusan politik elektoral dengan urusan politik pembangunan di Trenggalek. Saya mampu seperti ini, karena digendong para ulama dan gagasan Bung Karno,” ujar pengusaha panci ini.

Kalaupun ada yang menuduh hal itu sebagai syahwat politik, tambah Mas Ipin, dia pasti mendorong Emil Dardak. “Lah nyatanya ini, saya tidak kesusu jadi bupati, karena pesan kiai. Sebagai sahabat Mas Emil, saya doakan yang terbaik untuk beliau,” tuturnya. (goek)

rekening gotong royong