oleh

Wabup Fauzi: Masyarakat Sumenep Sejak Dulu Sudah Toleran

SUMENEP – Wakil Bupati Sumenep Achmad Fauzi mengapresiasi masyarakat setempat, yang mampu menjaga situasi kondusif selama perayaan Natal 2016. Apalagi, kekhawatiran terjadinya aksi sweeping oleh kelompok tertentu, tidak terjadi.

“Saya memberi apresiasi yang tinggi untuk masyarakat Sumenep yang menjunjung toleransi beragama. Rasa aman ini bisa dijadikan modal membangun daerah,” kata Achmad Fauzi, kemarin.

Menurut Fauzi, Sumenep sudah lama dikenal sebagai daerah yang penuh kedamaian, di mana para pemeluk agama-nya saling menghormati.

Hal ini, sebutnya, tidak lepas dari peran para pemuka agama yang selalu mengajak kebaikan kepada umatnya. Dia minta, situasi kondusif ini bisa terus terjaga di Sumenep.

Dia menambahkan, agar semua bisa berjalan dengan baik, perekonomian daerah terus berjalan dengan sehat, kondisi Sumenep yang kondusif harus terus terjaga.

“Itu adalah tugas kita bersama dalam mewujudkannya. Sehingga para investor akan berdatangan untuk membangun Sumenep,” ujar pria yang juga Ketua Dewan Pertimbangan PDI Perjuangan Kabupaten Sumenep ini.

Fauzi juga mengajak para pendeta untuk terus berpartisipasi aktif dalam pembangunan daerah. Peran pendeta, menurutnya, adalah tokoh agama cukup penting dalam mengajak umat ikut merasa memiliki daerah, sehingga dapat mendukung program-program pembangunan yang dilakukan pemerintah daerah.

Fauzi menyebutkan, Sumenep akan terus berbenah melakukan berbagai pembangunan untuk memajukan daerah. Hal ini tidak mungkin dilakukan pemerintah daerah tanpa dukungan dari para pemuka agama.

“Pendeta juga berperan dalam menjaga kerukunan antar umat beragama di Sumenep,” ujarnya.

Atas nama pemerintah daerah, pihaknya menyampaikan terima kasih kepada para pemuka agama, termasuk para pendeta.

“Sinergi dan kerukunan antarelemen masyarakat ini penting sebagai bekal membangun daerah,” pungkasnya. (goek)