NGAWI – Wakil Bupati Dwi Rianto Jatmiko mengatakan, ruas jalan di Desa Budug, Kecamatan Kwadungan jadi salah satu prioritas perbaikan infrastruktur Pemkab Ngawi di tahun ini.
Pasalnya, jalan yang menghubungkan dengan Desa Kajang, Kabupaten Madiun, itu menjadi akses yang sangat dibutuhkan masyarakat, agar perekonomian terus bergerak.
Menurut Mas Antok, sapaan wabup yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi, semua yang menjadi kebutuhan masyarakat, tetap akan diprioritaskan, termasuk kerusakan jalan Desa Budug yang selama ini viral di media sosial.
“Jadi untuk perbaikan jalan Desa Budug dilakukan pada tahun 2021 ini,” kata Mas Antok, Rabu (10/3/2021).
Beberapa hari lalu, Wabup Ngawi ini turun ke lapangan untuk meninjau kondisi jalan bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Ngawi.
Sidak dilakukan untuk mengetahui langsung kondisi kerusakan jalan yang oleh warganet di media sosial, disebut ‘jeglongan sewu’. Selain di Desa Budug, inspeksi bersama DPUPR juga dilakukan di beberapa ruang jalan di wilayah Kabupaten Ngawi.
Mas Antok menambahkan, biaya perbaikan jalan rusak dianggarkan pada Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (P-APBD) Kabupaten Ngawi.
Menurutnya, terkait perbaikan yang sudah menjadi komitmen Bupati Ngawi tersebut, tentunya akan dilakukan beberapa evaluasi P-APBD terhadap program yang dari sisi prioritas itu kurang dan masih bisa kita tunda.
“Tentunya akan kita fokuskan pada perbaikan jalan – jalan di Kabupaten Ngawi ini,” ujar Mas Antok.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Ngawi Hadi Suroso menuturkan perbaikan jalan Desa Budug Kecamatan Kwadungan menghubungkan desa Kajang Kabupaten Madiun ini sepanjang 1,3 kilometer dengan lebar jalan 5 meter menyesuaikan ini membutuhkan pagu anggaran sebesar Rp 3,6 miliar. (afm)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS