Minggu
16 Agustus 2026 | 1 : 21

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Vespa World Day 2022, Mas Dhito Punya Kenangan Tak Terlupakan

pdip-jatim-220610-dhito-vespa-3

KEDIRI – Vespa World Day 2022 yang digelar di Nusa Dua Bali pada 9-12 Juni ini memunculkan kenangan tak terlupakan bagi Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramono, yang juga penggemar berat kuda besi asal Italia tersebut.

Tidak semua orang tahu memang, di balik rutinitasnya menjalankan tugas sebagai bupati, Hanindhito penghobi Vespa sudah lama.

Ada sepenggal cerita yang masih diingat bupati berusia 29 tahun ini hingga sekarang, ketika dirinya masih pacaran dengan perempuan yang sekarang menjadi istrinya, Eriani Annisa.

Menurut Mas Dhito, sapaan akrabnya, pernah suatu ketika saat bepergian naik Vespa dengan Eriani Annisa, tiba-tiba Vespa yang dia tumpangi mogok di tengah perjalanan.

Sang pacar waktu itu diminta menunggu di lokasi mogok, dan Mas Dhito mencari bengkel untuk menghidupkan Vespanya.

“Saya ingat dalam memori saya, waktu itu pacar saya tinggal, saking cintanya sama Vespa, saya benerin Vespanya. Begitu selesai servis langsung pergi, dan saat itu saya lupa boncengin pacar,” cerita Mas Dhito, di Kediri, sambil tertawa kecil, Jumat (10/6/2022).

Vespa Sprint tahun 77 dan Corsa diakui menjadi tunggangannya pertama kali, semenjak duduk di bangku SMA.

Hobinya menunggangi kuda besi dari Italia itu semakin menjadi ketika duduk di bangku kuliah.
Layaknya anak Vespa pada umumnya, sewaktu kuliah di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Mas Dhito suka melakukan touring ke luar kota.

Waktu itu, Vespa Sprint masih menjadi andalannya. Sebagai anak muda, Mas Dhito pernah mencoba menjajal seberapa kuat dirinya bertahan di jalanan termasuk vespa tungganggannya itu.

“Saya pernah sendirian naik Vespa dari Yogya sampai Lombok, itu cara saya untuk healing waktu itu,” sebut bupati kader PDI Perjuangan ini.

Hobinya naik vespa tak ditinggalkan meski kini sudah menjabat sebagai bupati. Vespa New PX warna merah yang kini menjadi tunggangannya sesekali digunakan untuk berangkat kerja.

Vespa itu pula yang digunakan saat berkampanye dan mengantarkannya menjadi bupati tahun 2021 lalu.

“Anak Vespa pasti tahu, nikmatnya naik Vespa itu tidak bisa dibeli dengan uang, itu satu hal yang kita memang menikmati mulai mendengarkan perputaran mesinnya, waktu ngerem gimana, handlingnya nyaman atau nggak kan kerasa. Apalagi kalau sudah main Vespa tua,” ujar Mas Dhito.

Bertepatan adanya Vespa World Day 2022 yang digelar di Nusa Dua Bali pada 9-12 Juni, Mas Dhito mengucapkan selamat atas penyelenggaraan event tahunan pecinta Vespa itu.

Momen akbar yang pertama kali diadakan di Indonesia itu menjadi ajang berkumpulnya anak Vespa dari berbagai negara.

Sebagai pecinta Vespa, Mas Dhito berpesan kepada sesama anak Vespa supaya tetap memasang pelat nomor depan.

Dia mengakui semua anak Vespa tidak menginginkan memasang pelat depan karena menghilangkan keindahan Vespa sendiri.

“Ada aturan yang harus dipatuhi. Tolong untuk dipatuhi, pasang pelat nomor,” tuturnya. (putera/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Musran Tuntas, PDIP Kabupaten Blitar Bidik 22 Kursi pada Pemilu 2029

PDIP Kabupaten Blitar menuntaskan Musran se-kabupaten dan membidik 22 kursi DPRD pada Pemilu 2029 melalui penguatan ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Apresiasi Bringinan, Pisang Cavendish Jadi Sumber Ekonomi Warga

Novita Hardini mendorong budidaya pisang Cavendish di Desa Bringinan, Ponorogo, menjadi model pemberdayaan ekonomi ...
KRONIK

Pesan Bupati Fauzi untuk Paskibraka 2026: Disiplin Jangan Cuma Pas Upacara!

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengukuhkan Paskibraka 2026 di Pendopo Agung Keraton, Sabtu ...
KRONIK

Tiga Wasit Perempuan Warnai Laga Soekarno Cup 2026 di Bangkalan

BANGKALAN – Laga Banteng Papua Tengah melawan Banteng Sulawesi Selatan dalam lanjutan Soekarno Cup 2026 di Stadion ...
KRONIK

Banteng Papua Tengah Tekuk Sulawesi Selatan 2-0 di Soekarno Cup 2026

BANGKALAN – Banteng Papua Tengah meraih kemenangan 2-0 atas Banteng Sulawesi Selatan dalam lanjutan Soekarno Cup ...
KRONIK

PDI Perjuangan Gerakkan Struktur di Flores, Rumah Partai Jadi Posko Pengungsian

PDI Perjuangan menggerakkan struktur di Manggarai Timur, Sikka, dan Nagekeo membantu korban gempa Flores. ...