Minggu
01 November 2026 | 1 : 40

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Untuk Isoman, Pemkab Malang Siapkan Safe House di Tiap Desa

pdip-jatim-sanusi-170721

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi mengatakan, pihaknya siap menjalankan rencana pemerintah pusat untuk melakukan perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

“Selama itu perintah pusat maka Kabupaten Malang tidak akan pernah menolak. Kita siap saja melaksanakan perintah pusat,” tegas Sanusi, Sabtu (17/7/2021).

Terlebih, saat ini banyak pasien Covid-19 di sejumlah daerah yang meninggal dunia saat isolasi mandiri (isoman). Hal tersebut menjadi perhatian serius pihaknya, agar di Kabupaten Malang tidak mengalami hal serupa.

Politisi PDI Perjuangan ini menegaskan, melalui PPKM Darurat mobilitas masyarakat di Kabupaten Malang lebih bisa dikontrol. Sehingga angka persebaran kasus Covid-19 di Kabupaten Malang bisa terkontrol.

“PPKM Darurat ini efektif. Masyarakat cuman diminta kesadarannya karena ini demi menyelamatkan nyawa orang lain. Jadi, keselamatan rakyat adalah hukum di atas segalanya,” tandasnya.

Dirinya berencana mengubah seluruh gedung SD dan SMP di Kabupaten Malang menjadi ruang isoman, khususnya sekolah yang berdekatan dengan puskesmas.

Kedepan, 1.162 gedung sekolah yang akan diubah menjadi ruang isoman. Dengan rincian, 97 gedung SMP negeri dan 1.065 gedung SD negeri.

Kemudian Sanusi juga akan minta pemerintah desa untuk memanfaatkan dana desa untuk pengadaan fasilitas safe house di desa-desa. Safe house ini digunakan untuk ruang isolasi pasien Covid-19.

“Semakin hari ini semakin ada penurunan dan mobilitas sudah ada penurunan, kemudian kerumunan juga dilakukan operasi yustisi maupun pembubaran kerumunan, karena dari situ (kerumunan) terjadi penularan,” terang Abah Sanusi.

Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat menambahkan, rencananya safe house yang disiapkan Pemkab akan bisa menampung sekitar 50 hingga 100 pasien Covid-19.

“Harapannya biar bisa lebih fokus dan penanganannya juga cepat. Kalau petugas (Satgas Covid-19) nya harus keliling ke desa-desa, mungkin terkendala jarak yang terlalu jauh. Kalau begini (safe house) kan bisa lebih fokus harapannya. Karena safe house ini juga disiapkan untuk pasien Covid-19 menengah dan ringan,” imbuh Wahyu Hidayat. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Pimpin Kembali PA GMNI Jatim, Deni Wicaksono Andalkan Digital Sebarkan Gagasan Bung Karno

SURABAYA – Ketua DPD Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jawa Timur, Deni Wicaksono, ...
LEGISLATIF

Guntur Dorong Paguyuban MC Blitar Samakan Standar Profesionalisme

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Guntur Wahono, mendorong paguyuban pembawa acara atau ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Ingatkan Pendataan Digital Bansos Harus Sesuai Kondisi Riil, Bukan Like and Dislike

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengingatkan proses pendataan kependudukan secara digital untuk ...
HEADLINE

Deni Wicaksono Dorong Kader GMNI Isi Ruang Strategis di Lembaga Negara

SURABAYA – Ketua DPD Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jawa Timur, Deni Wicaksono, ...
LEGISLATIF

Salah Tafsir Kuota Perempuan BPD, Komisi A DPRD Jember Minta Pengisian Dievaluasi

JEMBER – Komisi A DPRD Jember menemukan dugaan salah tafsir penerapan kuota minimal 30 persen keterwakilan ...
LEGISLATIF

Dewanti Rumpoko Dorong Trans Jatim Malang Raya Terintegrasi dengan Angkot, Lindungi Pendapatan Sopir

SURABAYA – Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Dewanti Rumpoko, mendorong integrasi Bus Trans Jatim Koridor II Malang ...