oleh

Untari: Berpolitik dengan Budaya Akan Membangun Peradaban Politik

BLITAR – Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Sri Untari Bisowarno memberikan apresiasi pada kelompok kesenian jaranan saat atraksi pada pembukaan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDI Perjuangan serentak se-Kota Blitar, yang digelar di Gedung Kesenian Kota Blitar, di Jalan Kenari, Kelurahan Plosokerep, Kota Blitar, Selasa (6/4/2021).

Tarian kolosal yang dibawakan kelompok kesenian jaranan tersebut telah mencuri perhatian perempuan yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur ini.

Bahkan, saking antusias dan bangganya dengan kesenian, Sri Untari yang saat itu hadir dalam acara Musancab, tidak segan memberikan perhatian dan dukungan kepada kelompok kesenian ini dengan hadiah uang tunai sebesar 10 juta rupiah.

Baca juga: Buka Musancab Serentak, Ini Arahan Ketua DPD Jatim untuk Banteng Kota Blitar

Menurutnya, dengan menghargai seni dan budaya warisan nenek moyang dapat menjadi tolok ukur seseorang terhadap kecintaan dan bangganya menjadi warga Bangsa Indonesia.

Oleh sebab itu, dia ingin menaruh harapan di semua daerah, seperti di Kota Blitar dapat mengembangkan kebudayaan di wilayahnya.

“Saya minta kesenian dan kebudayaan lokal yang ada di setiap daerah, oleh Partai diapresiasi dan diwujudkan dalam bentuk pembinaan terhadap sejumlah pegiat seni,” ungkap Sri Untari, Rabu (7/4/2021).

Politisi asal Kota Malang ini juga mengatakan, berpolitik dengan budaya akan membangun peradaban politik yang berlandaskan keluhuran dan kehalusan budi luhur.

Menurutnya, berpolitik dengan budaya setidaknya akan memilki pengaruh besar terhadap kemajuan dan cita-cita dalam membesarkan partai.

“Aplikasi ini jika bisa diimplementasikan di tengah masyarakat, tentunya memudahkan kita melakukan pendekatan secara emosional kepada masyarakat bagaimana itu PDI Perjuangan yang pro rakyat, salah satunya pelaku seni,” terang dia.

Sebagai generasi penerus dan bagian dari anggota masyarakat dengan landasan dan arah, lanjut Untari, hendaknya bisa mengembangkan keragaman sosial budaya menjadi kebudayaan nasional.

Untuk itu, kebudayaan yang beraneka ragam perlu diperkokoh dengan kerangka acuan yang bersifat nasional, yaitu kebudayaan nasional.

Maka dari itu, Sri Untari menegaskan bertepatan dengan momentum tersebut, pihaknya ingin mengangkat Blitar sebagai Kota Seni. Hal itu tidak lain karena Blitar kaya akan seni dan sangat beragam jumlahnya.

“Sekaligus saya ingin melestarikan seni budaya Blitar agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman. Makanya akan kita dukung terus pelaku dan peduli seni budaya dalam mengembangkan seni dan budayanya,” pungkasnya. (arif)

Komentar