Jumat
26 Juni 2026 | 3 : 44

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ultah ke-23, AJI Ingatkan Ancaman Nyata Intoleransi di Indonesia

pdip-jatim-ultah-aji

JAKARTA – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia merayakan ulang tahun organisasinya yang ke-23, di hotel Aryaduta, Jakarta, Senin (7/8/2017).

Pada ultah AJI kali ini, tema “Media dan Ancaman Intoleransi” pun diangkat, untuk mengingatkan seriusnya ancaman anti keberagaman dan toleransi dari kelompok intoleran di Indonesia.

“Selama 2-3 tahun terakhir ini semakin menguat. Baik secara psikis dan fisik. Ancaman via media mainstream dan media sosial. Ini jadi konsen AJI,” kata Ketua Umum Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Suwarjono

Sejumlah tamu hadir dalam kegiatan tersebut, mulai dari para pewarta senior, Dewan Pers, aktivitas HAM, hingga Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Rudiantara serta tamu undangan lainnya.mengatakan untuk kali pertama dalam sejarahnya AJI merayakan ulang tahun tepat ditanggal lahirnya.

Perayaan ultah tahun ini juga masih sama dengan ultah di tahun-tahun sebelumnya. AJI memberikan penghargaan kepada orang-orang yang dianggap berjasa, dalam memperjuangkan kemanusiaan.

“Kenapa penghargaan diberikan? Kami ingin selalu merekam dan merespon peristiwa yang terjadi di Indonesia,” kata Jono.

Setidaknya ada tiga penghargaan yang diberikan AJI antara lain Tasrif Award, Udin Award, SK Trimurti Award.

Selain itu juga dilakukan penyerahan buku kepada keluarga pendiri AJI Ahmad Taufik yang meninggal dunia lantaran terkena penyakit kanker paru-paru.

Tasrif Award diberikan kepada para Kartini Kendeng dan Aksi Kamisan, Udin Award tahun ini batal diberikan lantaran para nominator penghargaan tidak memenuhi kriteria.

Sementara SK Trimurti Award diberikan kepada Mayu Fentani, bidan di daerah Bunut Hilir, Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara berharap para pewarta anggota AJI bisa membawakan informasi atau berita kepada masyarakat secara Independen, beretika, dan terjamin kesejahteraannya.

“Tapi bagaimana bisa Independen, punya etika dan sejahtera, kalau kita tidak meningkatkan kapasitas dan kompetensi dari anggota AJI itu sendiri,” ujar Rudiantara. (kompas)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Salurkan Bantuan untuk Anak-Anak Yatim, Bupati Lukman: Tanggung Jawab Kita Bersama

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan memanfaatkan 10 Muharram 1448 Hijriah untuk menebarkan ...
LEGISLATIF

Evi Dwitasari DPRD Ponorogo Ajak Masyarakat Tak Ragu Ikut Sensus Ekonomi

PONOROGO – Wakil Ketua DPRD Ponorogo, Evi Dwitasari, mengajak masyarakat untuk tidak ragu memberikan informasi yang ...
EKSEKUTIF

Job Fair Blitar 2026 Libatkan 43 Perusahaan, Pemkab Blitar Perluas Akses Kerja bagi Pencari Kerja

Pemerintah Kabupaten Blitar menggelar Job Fair 2026 yang diikuti 43 perusahaan pada 25–26 Juni. Bupati Rijanto ...
KRONIK

PAC PDI Perjuangan Talango Rayakan Kemuliaan 10 Muharram Bersama Anak Yatim

SUMENEP – PAC PDI Perjuangan Kecamatan Talango memberikan santunan pada anak yatim, pada Rabu (24/6/2026), ...
EKSEKUTIF

Pemkot Surabaya Siapkan Buku “Bung Karno: Aku Arek Suroboyo” Jadi Materi Wajib SD-SMP

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyiapkan 1–2 jam pelajaran khusus tentang Bung Karno bagi siswa SD dan SMP melalui ...
KABAR CABANG

Puluhan Muralis Siap Corat Coret Dinding Kantor DPC Lamongan

LAMONGAN – Puluhan muralis atau seniman mural bakal melukis di dinding kantor sekretariat DPC PDI Perjuangan ...