Selasa
13 Oktober 2026 | 8 : 56

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ultah ke-23, AJI Ingatkan Ancaman Nyata Intoleransi di Indonesia

pdip-jatim-ultah-aji

JAKARTA – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia merayakan ulang tahun organisasinya yang ke-23, di hotel Aryaduta, Jakarta, Senin (7/8/2017).

Pada ultah AJI kali ini, tema “Media dan Ancaman Intoleransi” pun diangkat, untuk mengingatkan seriusnya ancaman anti keberagaman dan toleransi dari kelompok intoleran di Indonesia.

“Selama 2-3 tahun terakhir ini semakin menguat. Baik secara psikis dan fisik. Ancaman via media mainstream dan media sosial. Ini jadi konsen AJI,” kata Ketua Umum Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Suwarjono

Sejumlah tamu hadir dalam kegiatan tersebut, mulai dari para pewarta senior, Dewan Pers, aktivitas HAM, hingga Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Rudiantara serta tamu undangan lainnya.mengatakan untuk kali pertama dalam sejarahnya AJI merayakan ulang tahun tepat ditanggal lahirnya.

Perayaan ultah tahun ini juga masih sama dengan ultah di tahun-tahun sebelumnya. AJI memberikan penghargaan kepada orang-orang yang dianggap berjasa, dalam memperjuangkan kemanusiaan.

“Kenapa penghargaan diberikan? Kami ingin selalu merekam dan merespon peristiwa yang terjadi di Indonesia,” kata Jono.

Setidaknya ada tiga penghargaan yang diberikan AJI antara lain Tasrif Award, Udin Award, SK Trimurti Award.

Selain itu juga dilakukan penyerahan buku kepada keluarga pendiri AJI Ahmad Taufik yang meninggal dunia lantaran terkena penyakit kanker paru-paru.

Tasrif Award diberikan kepada para Kartini Kendeng dan Aksi Kamisan, Udin Award tahun ini batal diberikan lantaran para nominator penghargaan tidak memenuhi kriteria.

Sementara SK Trimurti Award diberikan kepada Mayu Fentani, bidan di daerah Bunut Hilir, Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara berharap para pewarta anggota AJI bisa membawakan informasi atau berita kepada masyarakat secara Independen, beretika, dan terjamin kesejahteraannya.

“Tapi bagaimana bisa Independen, punya etika dan sejahtera, kalau kita tidak meningkatkan kapasitas dan kompetensi dari anggota AJI itu sendiri,” ujar Rudiantara. (kompas)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Sanusi Dorong TMMD Berlanjut Tiap Tahun, Pemerataan Infrastruktur Desa Jadi Prioritas

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi mendorong program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) terus berlanjut setiap tahun ...
LEGISLATIF

Sri Untari Dukung Wacana Penghapusan Kenaikan Kelas Otomatis, Kompetensi Siswa Harus Terukur

SURABAYA – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno menyambut positif wacana penghapusan sistem kenaikan ...
LEGISLATIF

Kasus ISPA Jatim Tembus 212.914, Deni Wicaksono Desak Pengendalian Emisi Diperketat

SURABAYA – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono mendesak pemerintah memperkuat pencegahan infeksi saluran ...
EKSEKUTIF

Digitalisasi Data Bansos Kediri Sasar 122.393 KK, Mas Dhito Libatkan Agen Perlinsos

KEDIRI – Pemerintah Kabupaten Kediri mempercepat digitalisasi data perlindungan sosial (Perlinsos) untuk memastikan ...
KRONIK

Peringatan Hari Jadi Ke-351 Magetan, DPRD Ajak Masyarakat Perkuat Gotong Royong

MAGETAN – Masyarakat Kabupaten Magetan memperingati Hari Jadi Ke-351 Kabupaten Magetan dalam sebuah upacara yang ...
KRONIK

Gelar Evaluasi Innovative Government Award, Bupati Lukman Bidik Kabupaten Terinovatif 2026

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan berkomitmen memperkuat inovasi daerah untuk meningkatkan ...