Sabtu
26 September 2026 | 4 : 35

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

TKN: Elektabilitas Jokowi-Ma’ruf Makin Sulit Dikejar

pdip-jatim-hasto-ket-pers2

JAKARTA – Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin, Hasto Kristiyanto mengatakan, saat ini dinamika politik jelang Pemilu 2019 ditentukan undecided voters.

Pernyataan Hasto ini menanggapi hasil survei sejumlah lembaga, termasuk Litbang Kompas yang menunjukkan elektabilitas Jokowi dan Prabowo Subianto cenderung stagnan.

“Berbagai survei yang dilakukan oleh lembaga survei nasional yang kredibel, seperti Indikator Indonesia, SMRC, LSI, Populi, Charta Politika, Polmark, Litbang Kompas, Roy Morgan, dan lain-lain, menggambarkan tercapainya situasi ‘steady state’ dengan tren cenderung flat,” kata Hasto Kristiyanto, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (20/3/2019).

Hasto mengatakan tren elektabilitas Jokowi dan Prabowo yang cenderung stagnan di sejumlah lembaga survei karena tingginya intensitas kampanye tiap kandidat. Hasto meyakini peluang Prabowo mengejar elektabilitas Jokowi kian sulit.

Menurut Hasto, kampanye yang panjang menjadikan die-hard kedua pasangan calon (paslon) 01 dan 02 mencapai kondisi maksimum.

“Dinamika politik ditentukan gerak pemilih mengambang dan pemilih yang belum mengambil keputusan dengan jumlah yang kian mengecil dan sulit mengejar selisih Jokowi-KH Maruf Amin yang berada antara 13,5 persen hingga 26 persem di atas Prabowo-Sandi,” jelasnya.

Dia juga menyinggung hasil survei Litbang Kompas, di mana elektabilitas Jokowi mencapai 49,2% dan Prabowo 37,4%. Hasto mengatakan, Koalisi Indonesia Kerja (KIK) akan mempertebal selisih kemenangan dengan Prabowo.

“Hasil survei terakhir Litbang Kompas juga menunjukkan hal yang tidak jauh berbeda. Perkiraan hasil mencapai 56,8% untuk Jokowi-KH Ma’ruf Amin dibanding Prabowo-Sandi 43,2% sebagai gambaran pematangan maksimum pendukung die-hard masing-masing paslon,” ujar Hasto.

“Seluruh parpol Koalisi Indonesia Kerja pasca-konsolidasi dengan para kepala daerah, wakil kepala daerah, dan pimpinan DPRD, semakin memperkuat gerak teritorial guna mempertebal selisih kemenangan bagi Jokowi-KH Maruf Amin,” tambah dia.

Litbang Kompas merilis hasil survei elektabilitas pasangan capres-cawapres yang berlaga di Pilpres 2019, sebulan sebelum hari pencoblosan. Hasilnya, Jokowi-Ma’ruf Amin 49,2% dan Prabowo-Sandiaga 37,4%. Sedang yang menjawab rahasia sebanyak 13,4%. Survei digelar pada 22 Februari-5 Maret 2019 dengan melibatkan 2.000 responden, yang dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 34 provinsi di Indonesia. Margin of error survei ini plus-minus 2,2% dengan tingkat kepercayaan 95%. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

OLAHRAGA

Pemkot Surabaya Siapkan Fasilitas Olahraga Gratis untuk Putaran Nasional Piala Soeratin

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan sejumlah fasilitas olahraga milik pemerintah kota untuk ...
KRONIK

Bukan Cuma Soal Trofi, Bupati Lukman Sebut PORSADIN Jadi Ajang Level Up Karakter Santri Bangkalan

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, mengingatkan para santri diniyah untuk menjaga kepercayaan dan tanggung ...
KRONIK

E-PAD dan SIMPLING Masuk Nominasi JAWARA 2026, Bupati Ipuk: Kami Kembangkan Sesuai Kebutuhan Masyarakat

BANYUWANGI – Dua inovasi Banyuwangi, E-PAD dan SIMPLING (Sistem Informasi Manajemen Pelayanan Laboratorium ...
KABAR CABANG

DPC Ngawi Cek Rutin Kesehatan Pengurus, Agar Tetap Bugar Dampingi Rakyat

NGAWI – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi menggelar pemeriksaan kesehatan bagi pengurus partai di Kantor ...
LEGISLATIF

Anas Karno: Layanan Online dan Kehadiran ASN di Balai RW Harus Berjalan Bersamaan

SURABAYA – Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya Anas Karno menegaskan seluruh upaya untuk memberikan pelayanan ...
LEGISLATIF

Novita Hardini: Ekspansi Industri Tak Boleh Abaikan Aspek Ekologis

JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini menegaskan ekspansi industri harus berjalan seiring dengan ...