Jumat
11 September 2026 | 9 : 11

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tjahjo: Inovasi Pemda Minim dan Kurang Merata

pdip jatim - tjahjo kumolo saat rakernas IV pdip di semarang

pdip jatim - tjahjo kumolo saat rakernas IV pdip di semarangSURABAYA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menilai, merosotnya pembangunan di daerah akibat minimnya inovasi pemerintah daerah. Minimnya ini terlihat saat penghargaan-penghargaan dari pemerintah pusat maupun swasta diraih daerah yang hampir sama.

“Inovasi ini menjadi masalah di daerah dan saya melihatnya kurang merata,” ungkap Tjahjo Kumolo, dalam pembukaan Forum Komunikasi Sinergitas Nasional di gedung DPRD Jawa Timur Jalan Indrapura Surabaya, Sabtu (7/3/2015).

Mantan Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan itu mencontohkan, Kota Surabaya dan Kabupaten Banyuwangi yang berulang kali memperoleh penghargaan. Padahal di Jawa Timur ada 38 kabupaten/kota.

“Tolong, kalau punya inovasi bergerak yang bagus. Sekecil apapun, seperti pengadaan air bersih, wisata maupun pelayanan publik,” kata Tjahjo, di acara yang diikuti Ketua DPRD Provinsi dan Ketua Komisi A se-Indonesia itu.

Inovasi di daerah, sebut Tjahjo, akan menggairahkan semua potensi, khususnya perekonomian di wilayah setempat yang diyakini memiliki nilai khusus dan berbeda dibandingkan daerah lainnya. Dia juga berharap ada inventarisasi kerajinan di daerah sebagai penyempurnaan database tingkat nasional yang sekarang belum terdata lengkap.

Tak hanya itu, agar mendapat hati di masyarakat luas maka pemerintah daerah harus memanfaatkan potensi wisata yang dimilikinya, termasuk memperbaiki fasilitas dan layanan wisata.

Uang Insentif DPRD Bakal Ditambah

Pada kesempatan itu, Tjahjo Kumolo menyatakan akan membantu keluhan anggota DPRD yang selama ini anggarannya dikepras. Di antaranya akan menambah biaya perjalanan dinas kunjungan kerja (kunker) hingga dana reses.

Dalam pidatonya, dia mengaku banyak disambati anggota DPRD baik itu tingkat provinsi, kabupaten maupun kota. Mereka mengeluh soal kecilnya uang saku perjalanan dinas yang hanya cukup untuk makan di warung kaki lima.

“Masak eksekutifnya nginep di hotel bintang lima tapi anggota DPRD nya makan di warung kaki lima. Aturan keuangan ini akan kita kaji lagi,” ucapnya.

Dia akan memanggil dan mengajak bicara Dirjen Keuangan Kemendagri serta Menteri Keuangan untuk menambah instensif anggaran perjalanan dinas anggota DPRD selayak mungkin. Dia juga berancang-ancang akan menambah uang reses anggota DPRD hingga dua kali lipat tergantung kondisi geografis dapil. (pri/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Dewanti Desak Seluruh Jalur Wisata TNBTS Ditutup Total, Antisipasi Karhutla Meluas

Dewanti Rumpoko mendesak seluruh jalur wisata TNBTS ditutup total menyusul karhutla. Keselamatan wisatawan dan ...
KABAR CABANG

Nganjuk Wilayah Utara Mengering, DPC PDI Perjuangan Turunkan Puluhan Ribu Liter Air Bersih ke Desa Pelosok

NGANJUK — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Nganjuk menyisir kawasan pelosok desa untuk ...
LEGISLATIF

Atasi Kekeringan Tuban-Bojonegoro, Ony Dorong Embung hingga Pipanisasi Lintas Wilayah

Ony Setiawan mendorong penanganan kekeringan Tuban-Bojonegoro melalui embung, waduk mikro, pipanisasi lintas ...
KRONIK

Gelar Maulid Nabi, Bupati Lukman: Teladani Rasulullah untuk Pelayanan Publik Berintegritas

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diisi dengan ...
KRONIK

Ketua DPRD Banyuwangi Dorong Pemkab Bentuk BUMD Kepelabuhan

BANYUWANGI – Ketua DPRD Banyuwangi, I Made Cahyana Negara, mendorong eksekutif untuk membentuk Badan Usaha Milik ...
KRONIK

Wali Kota Eri Tegaskan Bagi Hasil Parkir 60:40 Milik Warga, Bukan Perorangan

SURABAYA – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menjaga ...