Senin
24 Agustus 2026 | 12 : 02

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tiga Mantan Ketua GMNI Perkuat Kepemimpinan Sinung Sudrajad di DPC PDIP Bondowoso

pdip jatim 251227 misbahul munir bondowoso

BONDOWOSO – Era kepemimpinan Sinung Sudrajad sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bondowoso mengoptimalkan rekrutmen kader-kader potensial.
Terbukti tiga mantan Ketua Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) resmi masuk dalam jajaran kepengurusan PDI Perjuangan Kabupaten Bondowoso periode 2025-2030.

Masuknya kader-kader nasionalis ini dinilai sebagai langkah strategis partai dalam memperkuat basis ideologis sekaligus mendorong regenerasi kepemimpinan di tingkat daerah.

Ketiga mantan Ketua GMNI tersebut adalah Andre Mustofa dari GMNI Cabang Yogyakarta, Misbahul Munir dari GMNI Cabang Bondowoso, dan Yudha Dwi Prasetiyo dari GMNI Cabang Jember.

Mereka dikenal sebagai kader yang aktif dalam gerakan kemahasiswaan serta konsisten dalam pengkaderan ideologis berbasis nasionalisme dan ajaran Bung Karno.

Salah satu mantan pimpinan GMNI Bondowoso Misbahul Munir menyampaikan bahwa bergabungnya kader GMNI ke dalam struktur partai merupakan bentuk pengabdian politik yang berkelanjutan.

“GMNI dan PDI Perjuangan memiliki akar ideologis yang sama, yakni ajaran Bung Karno. Bergabungnya kami di partai ini adalah bagian dari melanjutkan perjuangan ideologis dalam ruang politik yang lebih luas dan nyata,” ujar Munir, saat ditemui dikediamannya, Jumat ( 26/12/2025).

Pria yang saat ini dipercaya menjabat Wakil Ketua Bidang Politik DPC PDIP Bondowoso itu mengatakan, politik tidak hanya dimaknai sebagai perebutan kekuasaan. Tapi sebagai alat perjuangan untuk membela kepentingan rakyat kecil.

“Bagi kami, politik adalah jalan pengabdian. PDI Perjuangan menjadi ruang yang tepat untuk memperjuangkan nilai-nilai keadilan sosial, keberpihakan kepada wong cilik, serta kedaulatan rakyat,” katanya.

Lebih lanjut, kehadiran para mantan pimpinan GMNI tersebut dipandang mampu memberikan warna baru dalam dinamika internal partai, khususnya dalam memperkuat pendidikan politik kader dan konsolidasi ideologis.

“Pengalaman berorganisasi dan proses kaderisasi yang kami lalui di GMNI menjadi modal penting untuk memperkuat kerja-kerja politik di tengah masyarakat,” tambah dia.

Selain memperkuat struktur partai, keterlibatan kader GMNI juga menjadi sinyal kuat meningkatnya peran generasi muda dalam politik lokal Bondowoso. Hal ini sekaligus menunjukkan terbukanya ruang partai bagi kader muda yang memiliki kapasitas, integritas, dan komitmen ideologis.

Dengan bergabungnya para mantan Ketua GMNI tersebut, PDI Perjuangan Bondowoso diharapkan semakin solid, ideologis, dan progresif dalam menghadapi tantangan politik ke depan, serta tetap konsisten memperjuangkan kepentingan rakyat dan nilai-nilai nasionalisme Indonesia. (art/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Cerita Risma Saat Baguna Selamatkan Anak Patah Tulang di Gempa NTT

SURABAYA – Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Penanggulangan Bencana, Tri Rismaharini, memimpin langsung aksi tanggap ...
KRONIK

Hasto Minta Pembakar Hutan di Kalimantan Diproses Tegas

SURABAYA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menyoroti kebakaran hutan dan lahan ...
HEADLINE

Hasto Ungkap Lima Pesan Megawati untuk Kader PDI Perjuangan Jatim

SURABAYA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengungkap lima pesan Ketua Umum PDI ...
HEADLINE

Tiga Desainer Jatim Raih Tiket Nasional Fatmawati Trophy 2026

SURABAYA – Tiga desainer Jawa Timur berhasil meraih tiket menuju babak nasional Fatmawati Trophy 2026 setelah ...
KRONIK

Fatmawati Trophy Angkat Kreativitas Desain Kebaya dan Kerudung di Jawa Timur

SURABAYA – Kompetisi desain kebaya dan kerudung Jawa Timur bertajuk Fatmawati Trophy Regional 8 digelar di Hotel ...
EKSEKUTIF

Kampung Tempo Dulu di Magersari, Cak Sandi Dorong UMKM dan Permainan Tradisional Hidup Lagi

MOJOKERTO – Suasana tempo dulu kembali hidup di Kampung Magersari Gang 1, Kota Mojokerto. Bukan sekadar nostalgia, ...