Kamis
22 Oktober 2026 | 2 : 47

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tidak Jawa Sentris, Jokowi Ingin Seluruh Rakyat Nikmati Pembangunan

pdip-jatim-pramono-ITB-Sahid

JAKARTA – Sekretaris Kabinet Pramono Anung memaparkan konsep Presiden Joko Widodo (Jokowi) tentang Indonesianisme.

Menurut Pramono, Presiden Jokowi membahasakan konsepnya dengan sederhana sebagaimana dalam sambutan presiden saat Hari Ulang Tahun Kemerdekaan ke-72.

Yakni menginginkan seluruh rakyat Indonesia dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote menikmati pembangunan secara merata. Tidak lagi menjadi Jawa sentris.

Pramono menyebut, apa yang dilakukan Jokowi seperti di Papua misalnya, yakni membuat harga bahan bakar minyak (BBM) menjadi sama dengan harga di Jawa, Jakarta dan dimana-mana.

“Tujuannya cuma satu, adalah pemerataan,” kata Pramono Anung, di acara Indonesianisme Summit 2017 yang diselenggarakan Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA ITB), di Grand Sahid Jaya, Jakarta, Sabtu (9/12/2017).

Dia mengingatkan, berulang kali Jokowi mengatakan, di Jawa ini BBM naik dari Rp6.500 misalnya menjadi Rp7.000 saja, demonya itu berbulan-bulan.

Sementara di Papua, sebutnya, bertahun-tahun harga BBM Rp 60.000 bahkan di Puncak Jaya bisa sampai 100.000, mereka tidak pernah demo.

“Itulah yang kemudian menjadi spirit Presiden untuk melakukan pemerataan pembangunan. Bahkan di Papua juga dibangun jalan 4.300 Km, untuk membuka Papua,” terang mantan Sekjen PDI Perjuangan ini.

Dia menjelaskan, Jokowi menerjemahkan Indonesiaisme ini dalam 3 hal. Yakni konektivitas dengan membangun infrastruktur yang ada dan menjadi prioritas utama, membangun sumber daya manusia (SDM) yang saat ini sedang dilakukan dan menjadi prioritas utama, serta mengatasi ketimpangan baik dalam gini ratio hingga kemiskinan.

“Sekarang ini, kemiskinan Indonesia masih di 10 koma atau hampir 11 persen dan Presiden menginginkan bahwa kemiskinan kita harus turun di bawah 10 persen. Maka pekerjaan seperti itu bukan pekerjaan yang mudah, tidak ringan, harus kerja keras,” jelas Pramono.

Seskab juga menyebutkan, baru pertama kali dalam hampir 15 tahun, Indonesia mendapatkan peringkat investment grade, walau masih BBB-, dari 3 lembaga rating dunia yang utama.

Ketika pertemuan Bank dunia dengan Presiden Jokowi, lanjut seskab, Bank Dunia memperkirakan pada akhir 2017 kita sudah pada tingkat BBB+.

Ditegaskan Pramono Anung, kalau itu terjadi artinya biaya kita yang selama ini mahal untuk membangun bisa menjadi lebih murah.

Kepercayaan publik dunia, sambung dia, juga menjadi meningkat, bahkan Indonesia sekarang menjadi ranking nomor 4 investasi dunia. Ia menambahkan sebagai negara besar dengan penduduk besar, Indonesia sudah ranking 2 setelah AS dalam hal perbaikan peringkat kemudahan berusaha.

Tentunya, lanjut Pramono Anung, ini tidak datang dengan sendirinya, kerja keras dilakukan. “Walaupun kalau kita lihat di sosial media bagaimana kerasnya kritik terhadap Presiden, tapi tetap fokus bekerja, bekerja, bekerja untuk memperbaiki hal yang ada,” katanya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Masa Tunggu Haji Diseragamkan, Ina Ingatkan Ketatnya Syarat Istitha’ah

BONDOWOSO – Pemerintah memperbarui sistem antrean keberangkatan ibadah haji untuk musim haji 1448 Hijriah/2027 ...
LEGISLATIF

DPRD Jember Ingatkan Ancaman Benturan Lahan Rumah Murah dan Pangan

JEMBER – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jember mengingatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember ...
KRONIK

Video Call Rombongan Penari Gandrung Sewu Korban Kapal Terbakar, Bupati Ipuk Semangati Tetap Tampil

BANYUWANGI – Mendengar kabar lima penari Gandrung Sewu asal Palembang dan Lampung merupakan penumpang KMP Batmandi ...
HEADLINE

Said Abdullah: Kekeringan dan Karhutla Tak Boleh Jadi Bencana Tahunan yang Dianggap Biasa

SURABAYA – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Said Abdullah mengingatkan pemerintah daerah untuk memperkuat ...
LEGISLATIF

APBD Magetan 2027 Menurun Secara Makro, Fraksi PDI Perjuangan Pertanyakan Target RPJM

MAGETAN — Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) DPRD Kabupaten Magetan memberikan sorotan tajam ...
LEGISLATIF

Kampus II UB Ditargetkan Tampung 6.000 Mahasiswa, Darmadi Dorong Manfaat bagi Warga Lokal

MALANG – DPRD Kabupaten Malang memastikan akan mengawal pembangunan Kampus II Universitas Brawijaya (UB) di ...