Minggu
20 September 2026 | 5 : 52

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tes CPNS Pemkab Kediri, Nakes dan Guru Terbanyak Peminatnya

pdip-jatim-210911-tes-cpns-kediri-kab--1

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau pelaksanaan tes seleksi kompetensi dasar bagi ribuan CPNS di Convention Hall Simpang Lima Gumul. Tes seleksi ini telah memasuki hari keempat (terakhir).

Menurut Hanindhito, tercatat sudah ada 2.666 pendaftar. Mereka tidak hanya berasal dari Kediri, melainkan juga dari luar Kota.

Dari peserta yang sudah mendaftar mengikuti seleksi, jika dipersentase yang tidak hadir mencapai sekitar 20 – 30 persen.

Bupati berusia 29 tahun ini mengaku tidak tahu secara pasti alasan apa yang melatar belakangi peserta untuk tidak hadir dalam seleksi. Bagi peserta yang tidak hadir, secara otomatis dicoret didiskualifikasi oleh sistem.

“Saya berdiskusi dengan bapak kepala Dinas BKD, bahwa ternyata terjadi anomali. Saya tidak tahu alasannya kenapa. Pak Kepala Dinas masih mencari tahu karena yang tidak hadir sebesar 20 -30 persen. Mungkin ada yang terlambat dan sebagainya,” katanya, Sabtu (11/9/2021).

Kader PDI Perjuangan ini menyebut formasi tenaga ASN yang dibutuhkan Pemerintah Kabupaten Kediri sekitar 600 orang. Dengan jumlah peserta yang ada sekarang, dia menyebut peminat yang mendaftar dikatakan cukup banyak.

Dari sekian banyak formasi yang dibutuhkan, yang paling sedikit peminatnya adalah dokter spesialis. Sementara yang paling banyak tenaga kesehatan (nakes) dan guru.

Bupati yang akrab disapa Mas Bup ini pun sempat memberikan motivasi kepada para peserta.

“Semoga hasil tes panjenengan semua baik dan jadi yang terbaik. Kalaupun tidak jadi ASN, Anda akan jadi yang lebih baik di tempat yang lain nanti,” tuturnya.

Dalam rekrutmen CPNS di lingkungan Pemkab Kediri ini, pelayanan swab gratis juga diberikan kepada calon peserta. Sebab, hasil swab antigen tersebut juga menjadi salah persyaratan mengikuti seleksi kompetensi dasar.

Sedangkan, para calon ASN yang terkonfirmasi positif pun tetap diberikan fasilitas yang sama.

Hanya saja mereka yang terpapar positif Covid-19 diberikan tempat terpisah. Agar mereka tetap bisa mengikuti seleksi kompetensi dasar dengan hasil yang maksimal. (putera/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Target Menang Pemilu 2029, PDIP Banyuwangi Siapkan 5872 Kader Militan di Tingkat Desa

BANYUWANGI – DPC PDI Perjuangan Banyuwangi siap menuntaskan seluruh pelaksanaan Musyawarah Ranting (Musran) sebagai ...
KRONIK

Dua Event Olahraga Meriahkan Banyuwangi, 3.400 Pelari Siap Ramaikan Soekarno Run

BANYUWANGI – Banyuwangi terus memantapkan diri sebagai salah satu destinasi sport tourism di Indonesia. Akhir pekan ...
SEMENTARA ITU...

8.000 Jamaah Padati Pendopo Blitar, Rijanto Ajak Teladani Akhlak Rasulullah

BLITAR – Sekitar 8.000 jamaah memadati Pendopo Sasana Adhi Praja Kabupaten Blitar, Sabtu (19/9/2026), untuk ...
HEADLINE

PDI Perjuangan Jatim Bagikan 2.000 Paket Sembako, Said Abdullah: Jangan Lihat Pilihan Politiknya

BANYUWANGI – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur membagikan sebanyak 2.000 paket sembako kepada masyarakat di Kabupaten ...
KRONIK

Soekarno Run BWX 2026, PDI Perjuangan Jatim Jadikan Banyuwangi Pusat Sport Tourism

BANYUWANGI – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur akan menggelar ajang sport tourism Soekarno Run BWX di Kabupaten ...
KRONIK

Angka Kemiskinan Banyuwangi Turun, PDI Perjuangan Jatim Ingatkan Dampaknya Harus Dirasakan Wong Cilik

SURABAYA – Angka kemiskinan Kabupaten Banyuwangi terus menunjukkan tren penurunan dalam lima tahun terakhir. ...