Kamis
16 April 2026 | 5 : 09

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tempat Rekreasi di Ngawi hanya untuk Wisatawan Lokal

pdip-jatim-eksekutif-100521-ngawi-dwi-rianto-jatmiko

NGAWI – Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko memberikan perhatian penuh terhadap perkembangan wabah Covid-19 di Kabupaten Ngawi. Salah satunya terkait bidang kepariwisataan yang berpotensi meningkatkan penyebaran wabah Covid-19.

Bukan tanpa alasan, sebab hingga saat ini penyebaran Covid-19 di Ngawi masih menunjukan angka yang mengkhawtirkan terlebih memasuki masa lebaran.

“ini karena penyebaran virus Corona di Kabupaten Ngawi masih menunjukan angka yang mengkhawatirkan terutama jelang lebaran,” ungkap Wakil Bupati Ngawi, Senin (10/5/21).

Mas Antok sapaan Wakil Bupati Ngawi ini menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Ngawi tidak melarang tempat wisata di Ngawi untuk tetap beroperasi. Namun Mas Antok menegaskan agar pengelola tempat wisata bisa memastikan pengunjung hanya warga lokal saja dan mendirikan posko Covid-19 di lokasi wisata.

“Keberadaan destinasi wisata tidak dilarang, namun perlu dicatat yang diperbolehkan hanya warga lokal saja. Kemudian kewajiban pengelola wisata agar mendirikan posko Covid-19 di lokasi,” ujar Orang Nomor Dua di Kabupaten Ngawi ini.

Sanksi bagi pengelola tempat wisata yang tidak mengindahkan prosedur pencegahan Covid-19 bisa berakibat dicabutnya izin operasi tempat wisata. Selain itu dikatakan Mas Antok agar persiapan prokes di destinasi wisata Ngawi harus disiapkan secara matang.

“Agar destinasi wisata tidak justeru menjadi klaster penyebaran Covid-19 di Ngawi,” kata Mas Antok.

Sementara itu terkait larangan mudik yang diberlakukan oleh pemerintah, dikatakan Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi ini sangat membantu dalam membatasi pengunjung yang berasal dari luar daerah. Sebab pengunjung yang berasal dari luar daerah akan tersekat di tiga titik yang ada di Kabupaten Ngawi.

Ketiga titik itu berada di Exit tol Ngawi, Perbatasan Jawa Timur Jawa Tengah di Mantingan dan perbatasan Ngawi Bojonegoro di Banyu Urip. “Dengan adanya larangan mudik ini, sangat membantu kita dalam memerangi penyebaran Covid-19 di Kabupaten Ngawi. Lebih baik sejak awal kita mengantisipasi daripada terjadi lonjakan di akhir,” ujar Mas Antok. (mmf/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Bupati Lukman Minta BUMD Tingkatkan Kinerja, Topang Perekonomian Daerah

JAKARTA – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, berkomitmen untuk mendorong kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk ...
LEGISLATIF

Indri Dukung Larangan Vape, Soroti Potensi Disalahgunakan untuk Narkotika

Indriani Yulia Mariska mendukung larangan vape karena berpotensi disalahgunakan untuk narkotika dan membahayakan ...
LEGISLATIF

Yordan Soroti Kesenjangan Antarwilayah Jadi Tantangan Utama Pembangunan Jatim

Yordan M Batara Goa menyoroti kesenjangan antarwilayah sebagai tantangan utama pembangunan Jawa Timur dalam RKPD ...
LEGISLATIF

Pastikan Keselamatan Pengendara Jalur Magetan – Sarangan, Diana Sasa Minta Peremajaan Alat Tebang Pohon Bina Marga UPT Madiun

MAGETAN – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Jawa Timur melalui Bina Marga UPT Madiun ...
UMKM

Cerita Warsito, Kader Banteng Ngawi Merintis Usaha Greenhouse Anggur

NGAWI – Kesuksesan tidak melulu diukur dari gelimang harta yang melimpah ruah. Menemukan kepuasan batin dalam ...
KABAR CABANG

Musancab PDI Perjuangan Kota Blitar Targetkan Kemenangan Pilkada

PDIP Kota Blitar menargetkan merebut kursi wali kota dengan memperkuat PAC sebagai ujung tombak konsolidasi hingga ...