Senin
03 Agustus 2026 | 2 : 17

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Target PAD Sebesar 1 Triliun, Ini Catatan Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Malang

pdip-jatim-eko-herdiyanto-fraksi-kota-malangg

MALANG – Pos Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang fluktuatif menjadi sorotan utama Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Malang. Hal tersebut disampaikan oleh Eko Herdiyanto dalam agenda sidang paripurna pandangan umum fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah Kota Malang Tentang Rancangan APBD Tahun Anggaran 2022, Kamis (30/9/2021).

Eko menjelaskan, Pos PAD Kota Malang menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Pasalnya, pada tahun 2022, Pemkot Malang menargetkan peningkatan PAD hingga mencapai Rp. 1,051 Triliun.

“Melihat target tersebut, tentunya ada kekhawatiran dari kami, bahwa target hanyalah sekadar target, urusan terpenuhi atau tidaknya, tahap akhirnya ada pada tahap pelaporan dan evaluasi,” ujar Eko.

Menurutnya, kekhawatirannya bukan tanpa alas an. Fluktuasi PAD dapat dilihat pada penerimaan dari sektor pajak daerah kota Malang. Dalam kurun waktu 5 tahun terakhir, sektor pajak daerah masih belum bisa terarah dengan baik.

Karena itu, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Malang tersebut menilai, pemerintah masih belum bisa mendesain kebijakan pajak daerah yang akurat dan akuntabel.

“Artinya, sudah bermasalah sebelum adanya wabah Covid-19, terutama dalam masalah proyeksi dan implementasi di lapangan. Dibutuhkan kebijakan reformatif dalam kebijakan pajak daerah dan pemungutan retribusi daerah, menjadi sangat vital untuk dicarikan jalan terbaiknya,” tegasnya.

Menurutnya, hal terpenting yang dibutuhkan saat ini adalah upaya Pemkot Malang guna bisa merancang sebuah strategi dan eksekusi penyusunan PAD secara matang. Melalui hal tersebut, dia meyakini PAD yang telah disusun menjadi lebih terarah dan terukur.

“Sehingga PAD di kota Malang memiliki rumus yang paten dan setiap tahunnya bisa ditingkatkan,” jelas Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Malang tersebut.

Eko juga mengingatkan, berkaitan dengan langkah pengendalian Silpa seharusnya bisa dikendalikan dengan program yang tepat sasaran. Mengingat dalam 3 tahun terakhir Silpa kota Malang termasuk kategori besar. (ace/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Pemkab Blitar Usulkan Barongan Kucingan Blitaran Jadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia

Pemkab Blitar mengusulkan Barongan Kucingan Blitaran menjadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia sebagai upaya ...
KRONIK

Bupati Fauzi Buka Rangkaian Lomba HUT Kemerdekaan, “Sekali Merdeka, Tetap Merdeka”

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menggelar apel gabungan di halaman Kantor Pemkab setempat, pada ...
KRONIK

Deni Wicaksono Sebut Putusan MK Soal MBG Selaras Aspirasi PDI Perjuangan

SURABAYA – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Deni Wicaksono, memberikan dukungan penuh terhadap putusan Mahkamah ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Bangkalan Distribusikan Bantuan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

BANGKALAN – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bangkalan mendistribusikan bantuan air bersih ke sejumlah wilayah yang ...
KRONIK

HUT ke-11 Asosiasi BPD, Erma Harap Semakin Solid dan Inspiratif

TULUNGAGUNG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Erma Susanti, mengucapkan selamat HUT ke-11 ...
LEGISLATIF

DPRD Jatim Temui Sopir Angkot Malang, Dewanti Dorong Dialog Cari Solusi Trans Jatim Koridor II

DPRD Jatim akan menemui sopir angkot Malang Raya yang menolak Trans Jatim Koridor II. Dewanti Rumpoko mendorong ...