Jumat
30 Oktober 2026 | 9 : 59

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tangani Perundungan di Sekolah, Bupati Ipuk Gelar Pekan Parenting

PDIP-Jatim-Bupati-Ipuk-04032023

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, Jawa Timur, bakal menggelar pekan parenting secara rutin untuk mensinergikan insan pendidikan dan orang tua murid dalam rangka menangani perundungan di lingkungan sekolah.

“Persoalan di rumah dan di sekolah ini seringkali berkaitan. Tidak terkecuali soal perundungan. Jadi, harus ada kesepahaman antara pihak sekolah dan orang tua di rumah. Jika ini terjalin dengan baik, kasus perundungan ini bisa ditekan,” ujar Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, di Banyuwangi, Jumat (3/3/2023).

Menurut Bupati Ipuk, kasus perundungan menjadi masalah berat yang mengganggu psikologis anak dan bisa berbekas trauma serta dapat mempengaruhi masa depan anak. Karena itu, pekan parenting sebagai upaya edukasi untuk membangun kesepahaman antara guru dan wali murid dalam pola asuh anak. Dengan kesamaan tersebut dapat memitigasi berbagai potensi perundungan.

“Misal di keluarganya kerap mendapat umpatan, akhirnya si anak di sekolah suka mengumpat juga ke temannya. Ini harus diubah. Begitu pula para guru, jangan abai. Jika ada kecenderungan perundungan, segera cari akar permasalahannya. Hubungi keluarganya,” jelas Bupati Ipuk.

Politisi PDI Perjuangan itu juga menegaskan, pihaknya memiliki komitmen penuh untuk memerangi perundungan, kekerasan fisik dan seksual, serta intoleransi.

“Kejadian perundungan yang mencuat beberapa hari terakhir ini harus jadi pembelajaran bagi kita semua. Jangan sampai terulang lagi. Tidak boleh lagi kita acuh dengan persoalan yang dialami anak-anak kita,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi, Suratno, mengatakan, pekan parenting ini akan mulai dilaksanakan pada bulan Maret 2023. Menurutnya, pekan parenting ini akan melibatkan wali murid dan para guru untuk diberikan pemahaman tentang pola pengasuhan yang tepat bagi tumbuh kembang anak.

Dengan demikian, tambah Suratno, akan menjauhkan anak didik dari perbuatan menyimpang yang menjadi “dosa besar” pendidikan tersebut.

“Sebenarnya kami setiap tahun selalu memperkuat parenting ini. Namun, kali ini skalanya akan kami tingkatkan lebih luas lagi. Sebisa mungkin menjangkau seluruh wali murid dan guru,” terangnya. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Sonny Salurkan 37 Alsintan pada 36 Kelompok Tani Bondowoso

BONDOWOSO – Anggota Komisi IV DPR RI, Sonny T. Danaparamita, menyerahkan bantuan 37 unit alat dan mesin pertanian ...
KRONIK

Peringati Sumpah Pemuda, Aktivis Repdem Jatim Bersihkan Sampah Gunung Penanggungan

Lebih dari 100 aktivis Repdem PDI Perjuangan Jatim membersihkan sampah di Puncak Bayangan Gunung Penanggungan dalam ...
KRONIK

HGU PT Makarti Dipersoalkan Warga Karangsari, Sonny: Banyak Opsi untuk Aksi

BANYUWANGI – Persoalan Hak Guna Usaha (HGU) PT Makarti mencuat dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang ...
LEGISLATIF

Lewat GCC, Novita Hardini Dorong Kesadaran Warga Kelola Sampah dari Rumah

TRENGGALEK – Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini, mendorong masyarakat membangun kebiasaan memilah dan ...
LEGISLATIF

Gus Falah Minta Pengedar Narkoba Diproses Maksimal, Soroti Bahaya Penyalahgunaan Vape

LAMONGAN – Anggota Komisi III DPR RI, Nasyirul Falah Amru atau Gus Falah, meminta aparat kepolisian memproses hukum ...
LEGISLATIF

Hari Yulianto: Anggaran Rp300 Juta Tak Cukup Tanpa Kesadaran Masyarakat Kelola Sampah

Hari Yulianto menegaskan kesadaran masyarakat menjadi kunci mengatasi sampah. Rencana BKK Rp300 juta Sidoarjo pada ...