oleh

Tambah Penghasilan, Dodi Banteng Dorong Petani Empon-empon Olah Sendiri Hasil Panennya

-Legislatif-23 kali dibaca

KEDIRI – Ketua DPRD Kabupaten Dodi Purwanto mendorong para petani palawija di Desa Kalipang Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri bisa mengolah sendiri hasil panenannya, untuk menambah penghasilan.

Dorongan itu dia sampaikan setelah beberapa hari lalu blusukan di Desa Kalipang bersama Komandan Kodim 0809/Kediri Letkol Inf Rully Eko Surayawan S.Sos.

Kunjungannya ke desa tersebut untuk meninjau kesiapan kegiatan pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMDD) yang akan dilaksanakan 15 September 2021 besok.

Saat blusukan, Dodi mengetahui jika di Dusun Krampyang Desa Kalipang, masyarakatnya kebanyakan berprofesi sebagai petani palawija dan memiliki keahlian mengolah bahan dasar masakan serta jamu dari bahan kunyit.

Politisi PDI Perjuangan ini mengungkapkan, selama ini petani setempat menjual empon-empon hasil panennya ke pengusaha jamu di Kecamatan Banyakan.

“Hasil panen mereka, setelah dikerik, dirajang, lalu dikeringkan. Setelah kering, lalu disetorkan ke pengusaha jamu di Dusun Purun, Desa Parang, Kecamatan Banyakan,” beber Dodi, Selasa (14/9/2021).

Ke depan dia berharap, para petani di Dusun Krampyang tidak hanya memanen empon-empon, terus dirajang dan dikeringkan, dan setelah itu dijual ke tengkulak.

Tapi nantinya mampu untuk mengolah lebih lanjut menjadi bubuk jamu, atau jamu godokan, seperti wedang uwuh, dengan packaging yang bagus dan menarik untuk dipasarkan dan diterima konsumen.

“Tentu dari sisi penghasilan, akan lebih baik ketimbang selama ini,” ujar pria yang akrab disapa Dodi Banteng ini.

Untuk mewujudkan hal itu, imbuhnya, memang perlu pelatihan dan pembinaan dari pemerintah. Khususnya dinas terkait di Pemkab Kediri.

Sementara itu, saat blusukan, Dodi Purwanto dan Dandim Kediri menyempatkan berkomunikasi dengan warga setempat.

Bahkan tanpa canggung, Dodi ikut memperagakan dan mengolah kunyit di salah satu rumah warga sambil berbincang santai diselingi senda gurau.

Kedekatan kedua pejabat tersebut dengan warga nampak begitu akrab seolah  tidak ada sekat pembatas strata jabatan. (putera/pr)