Rabu
14 Oktober 2026 | 12 : 13

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sosialisasi Pengutamaan Bahasa Negara, Puti Ingatkan Pentingnya Diplomasi Kesusastraan

PDIP-Jatim Puti 04052023

SURABAYA – Anggota Komisi X DPR RI, Puti Guntur Soekarno, menyoroti penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar di tengah globalisasi dan kemajuan teknologi yang saat ini memengaruhi perubahan perilaku masyarakat, termasuk dalam penggunaan bahasa Indonesia.

“Kita harus mengakui, dewasa ini penggunaan bahasa Indonesia memprihatinkan. Banyak istilah di ruang publik yang seharusnya menggunakan bahasa Indonesia malah diabaikan dan justru menggunakan bahasa asing seperti e-money, lalu nama makanan,” ujar Puti dalam acara Sosialisasi Pengutamaan Bahasa Negara bagi Penutur Terbina di Surabaya, Kamis (4/5/2023).

Menurutnya, banyak anak muda yang lupa berbahasa Indonesia yang baik dan benar. Sebagian mereka justru merasa lebih bangga menggunakan bahasa asing maupun bahasa gaul atau slang.

“Banyak anak muda kita yang gagap dan tidak paham saat diajak berbicara menggunakan bahasa Indonesia dan lebih bangga, fasih menggunakan bahasa asing, apalagi di kota-kota besar. Ini kan memprihatinkan?” ujarnya dengan nada tanya.

Politisi PDI Perjuangan itu juga menjelaskan, setiap warga negara memiliki tanggung jawab untuk menghargai bahasa persatuan dan bahasa nasional, yakni bahasa Indonesia. Orang tua, tambahnya, yang merupakan tempat pendidikan pertama bagi anak, harusnya bisa mengajarkan dan menanamkan kebanggaan terhadap anak untuk berbahasa Indonesia yang baik dan benar.

“Ini menjadi tugas bersama. Perjuangan negara ini bukan hanya melalui angkat senjata, tapi juga diplomasi lewat kalimat, kesusastraan, pidato dengan menggunakan kata dan bahasa yang hebat, sehingga bisa menggerakkan rakyat dan melawan penjajah untuk mewujudkan kemerdekaan. Menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, menjadi salah satu bentuk penghargaan kita kepada para pejuang bangsa,” tuturnya.

Dalam banyak kesempatan, Puti sendiri lebih memilih untuk menyampaikan paparan ataupun pidatonya dalam menggunakan bahasa Indonesia yang kemudian baru diterjemahkan dalam bahasa asing saat di forum formal di lingkup internasional. Hal tersebut sebagai wujud kebanggaan sekaligus jati diri sebagai bangsa Indonesia.

“Ini lebih kepada kebanggaan menggunakan bahasa nasional kita. Seperti Bung Karno yang fasih berbahasa Inggris maupun bahasa asing lainnya, tapi dalam menggerakkan masyarakat, dan banyak kesempatan, Bung Karno lebih memilih menggunakan bahasa Indonesia untuk menggerakkan rakyat,” terangnya.

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI itu juga mengingatkan pesan Bung Karno, yakni “gunakanlah bahasa Indonesia, pelajarilah bahasa Inggris (bahasa internasional), dan peliharalah serta lestarikanlah bahasa daerah”.

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Deni Wicaksono Ajak Warga Trenggalek Rawat Toleransi untuk Perkuat Pembangunan Daerah

TRENGGALEK – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono mengajak masyarakat Trenggalek terus memupuk toleransi dan ...
SEMENTARA ITU...

Sanusi Dorong TMMD Berlanjut Tiap Tahun, Pemerataan Infrastruktur Desa Jadi Prioritas

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi mendorong program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) terus berlanjut setiap tahun ...
LEGISLATIF

Sri Untari Dukung Wacana Penghapusan Kenaikan Kelas Otomatis, Kompetensi Siswa Harus Terukur

SURABAYA – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno menyambut positif wacana penghapusan sistem kenaikan ...
LEGISLATIF

Kasus ISPA Jatim Tembus 212.914, Deni Wicaksono Desak Pengendalian Emisi Diperketat

SURABAYA – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono mendesak pemerintah memperkuat pencegahan infeksi saluran ...
EKSEKUTIF

Digitalisasi Data Bansos Kediri Sasar 122.393 KK, Mas Dhito Libatkan Agen Perlinsos

KEDIRI – Pemerintah Kabupaten Kediri mempercepat digitalisasi data perlindungan sosial (Perlinsos) untuk memastikan ...
KRONIK

Peringatan Hari Jadi Ke-351 Magetan, DPRD Ajak Masyarakat Perkuat Gotong Royong

MAGETAN – Masyarakat Kabupaten Magetan memperingati Hari Jadi Ke-351 Kabupaten Magetan dalam sebuah upacara yang ...