Jumat
28 Agustus 2026 | 7 : 21

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Soal Sumber Anggaran Partai, Ini Penjelasan Sekjen PDIP

pdip-jatim-hasto-k-dpp

JAKARTA – Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto buka-bukaan mengenai sumber pembiayaan partainya dalam menghadapi pemilu 2019. Seperti pada umumnya, kegiatan kampanye para kader yang mengikuti pemilu dibiayai secara gotong royong.

“Contoh kami ke daerah, safari politik misalnya. Ini kan (sumber pendanaannya) gotong royong. Di situ itu yang kami kampanyekan adalah Pak Jokowi-KH Ma’ruf juga,” kata Hasto sebelum memulai safari kebangsaan ke Provinsi Banten, Kamis (20/12/2018).

Selain iuran anggota, para calon anggota legislatif juga ikut urunan dalam memenuhi biaya kampanye pemilu 2019. Kemudian ada juga iuran dari kepengurusan DPP PDI Perjuangan.

Hasto memberi contoh saat Pilkada Jawa Tengah yang dimenangkan Ganjar Pranowo-Taj Yasin beberapa waktu lalu. Hasto mengatakan, Wakil Ketua DPR Utut Adianto yang berasal dari PDI Perjuangan menyumbang sebesar Rp 150 juta.

“Ini model yang kami bangun, sehingga beban tak hanya di calon kepala daerah atau caleg saja, tapi kita pikul bersama-sama. Ringan sama dijinjing, berat sama dipikul,” ujar Hasto.

PDI-P juga mendapatkan sumber pembiayaan lainnya dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Namun, kata Hasto, dana APBN itu tidak digunakan untuk biaya kampanye melainkan untuk kaderisasi partai.

Hasto mengatakan hal ini sesuai dengan peraturan Undang-undang. “Kami punya sekolah kepala daerah. Seluruh caleg, bukan hanya mengikuti psikotes, tapi juga mengikuti sekolah partai. Itu dana APBN yang dipakai,” jelasnya.

Untuk mengelola semua dana tersebut, Hasto mengatakan PDI-P memiliki rekening yang diaudit akuntan publik. Iuran dari caleg sebenarnya juga dikelola sendiri, namun dana tersebut harus dilaporkan kepada partai.

Sementara itu, PDIP kembali melakukan Safari Kebangsaan untuk memperkuat suara pada Pemilu 2019. Setelah pekan lalu keliling beberapa daerah di Sumatera Utara, mulai hari ini Safari Kebangsaan menyasar Provinsi Banten.

Banten dianggap penting bagi mereka karena merupakan salah satu daerah penyangga Ibu Kota Jakarta. Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat mengatakan, Banten adalah salah satu provinsi yang penting karena penyangga Ibu Kota Jakarta.

“Banyak yang menyampaikan kepada kami, Banten masih agak kurang kuat, maka perlu kita perkuat secara khusus,” ucap Djarot di kantor DPP PDIP Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat.

Pimpinan PDIP yang akan bersafari politik adalah Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dan Djarot. Mereka akan melakukan konsolidasi dan berkunjung ke beberapa tempat di Banten.

Selain soal memperkuat suara, calon wakil presiden yang diusung PDIP, K.H Ma’ruf Amin, adalah tokoh Banten. Ma’ruf disebut memiliki pesantren An Nawawi di Balaraja, Serang, Banten.

“Banten wilayah yang sangat penting karena di situ tempat Kiai Haji Ma’ruf Amin. Karena itulah, kami tidak hanya konsolidasi internal partai, tapi kami juga akan berkunjung ke beberapa pesantren,” tambah Hasto Kristiyanto.

Pihaknya juga akan mengunjungi suku Baduy. Di sana, dia ingin menunjukkan kearifan lokal. “Bagaimana suku Baduy mengelola lingkungan dengan sangat baik bahkan sistem logistiknya luar biasa. Saat itu (berkunjung dulu) yang kami makan itu dari gabah yang disimpan di sistem gudangnya itu mencapai 40 tahun,” ungkapnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Abidin Fikri Salurkan Wakaf Al-Qur’an dan Bingkisan untuk Takmir Masjid di Bojonegoro

BOJONEGORO – Momentum Jumat Berkah dimanfaatkan oleh Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Dr. H. ...
KRONIK

Setengah Jam di Posko Baguna, Tempat Para Penggembira Muktamar Melepas Lelah

JOMBANG – Matahari sedang terik-teriknya ketika jarum jam menunjuk pukul 13.30 WIB, Kamis (27/8/2026). Sinar ...
EKSEKUTIF

Bupati Malang Ingin Purna PMI Tak Kembali Jadi Pencari Kerja, tapi Penggerak Ekonomi Daerah

Bupati Malang HM Sanusi ingin purna PMI tak kembali menjadi pencari kerja, tetapi mampu memanfaatkan modal dan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Soroti APBD Perubahan Kota Madiun, Bansos Turun hingga BTT Melonjak

MADIUN — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Madiun menyoroti sejumlah perubahan komposisi anggaran dalam Raperda ...
KRONIK

Soroti Anggaran Pemeliharaan Aplikasi Rp310 Juta, Alfan PDIP Jember: Belum Sebanding Kualitas Layanan

JEMBER – Anggaran pemeliharaan aset tidak berwujud dan aplikasi layanan masyarakat sebesar Rp310,3 juta di Dinas ...
KRONIK

Soroti 903 KK Minta Update Data, Agung Priyanto: Jangan Sampai Rakyat Kehilangan Hak Gara-Gara Desil

PONOROGO – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Ponorogo, Agung Priyanto, menyoroti penggunaan desil ...