Minggu
25 Oktober 2026 | 4 : 18

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Soal Menteri Akan Diputuskan Sendiri oleh Jokowi-JK

Jokowi-JK-Phinisi

Jokowi-JK-PhinisiJAKARTA – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Tjahjo Kumolo, kembali menegaskan, presiden terpilih Joko Widodo tak akan bagi-bagi kursi kabinet karena alasan dukungan partai politik. Posisi menteri akan diisi dari kalangan profesional.

“Pak Jokowi-JK sepakat, kabinet ke depan adalah kabinet profesional. Kabinet yang orangnya diambil dari bidangnya, yang bisa bekerjasama secara kolektif dalam rangka sistem presidensil,” jelas Tjahjo, Rabu (23/7/2014).

Menurut Ketua Tim Pemenangan Pasangan Capres-cawapres Jokowi-JK, pengisian kabinet akan diputuskan sendiri oleh Jokowi dan JK. Dia berharap masyarakat bersabar soal siapa-siapa yang menduduki jabatan menteri ke depan.

Terpisah, Wakil Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menambahkan, para menteri yang dipilih adalah‎ mereka yang menguasai bidangnya, berintegritas, serta mampu menyelesaikan masalah. Para menteri dari kalangan profesional itu bisa diambil di luar partai koalisi, atau di dalam partai koalisi tersebut.

Menurut Hasto, para pembantu presiden itu harus mampu mewujudkan Tri Sakti Bung Karno, yakni Indonesia yang berdaulat di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi, dan berkepribadian di bidang budaya.

Dia menegaskan, dalam bidang ekonomi kabinet Jokowi-JK harus bisa melakukan perubahan tidak hanya hanya berkutat pada pertumbuhan ekonomi tapi juga pemerataan di berbagai wilayah terutama daerah-daerah terpencil di luar Jawa. “Pemerintahan Jokowi-JK kedepan harus tegas untuk menolak segala kebijakan impor pangan,” tegasnya.

Sementara, Jokowi kepada wartawan belum mau berbicara terkait komposisi menteri yang akan mengisi kabinet dalam pemerintahannya. “Kita belum bicara sampai kabinet,” jelas Jokowi, di di Kantor DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Jalan Raden Saleh, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (23/7/2014) malam.

Saat ini pihaknya baru mempersiapkan masa transisi peralihan kepemimpinan, yakni dengan membentuk kantor transisi. Kantor transisi itu, lanjut Jokowi, berfungsi mengidentifikasipersoalan yang terjadi, baik di birokrasi atau di masyarakat. Setelah berhasil teridentifikasi, tim mempersiapkan langkah apa saja yang harus dilakukan begitu Jokowi resmi menjabat sebagai presiden. (pri/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Gandrung Sewu 2026, saat Keanggunan Tradisi Berpadu dengan Kemegahan Teknologi Pertunjukan

BANYUWANGI – Pagelaran tari kolosal Gandrung Sewu 2026, yang perdana digelar malam hari berlangsung megah, di ...
KRONIK

Bunda Nia Lepas Karnaval PAUD, Ajak Orang Tua Perkuat Pendidikan Karakter Anak

SUMENEP – Bunda PAUD Kabupaten Sumenep, Nia Kurnia Fauzi, mengajak orang tua dan masyarakat untuk memperkuat ...
KABAR CABANG

Merah Muda Fest, PDIP Surabaya Ajak 200 Anak Muda Bersihkan Pantai Kenjeran

SURABAYA – Sekitar 200 anak muda mengikuti aksi bersih-bersih pantai dan laut Kenjeran yang digelar DPC PDI ...
LEGISLATIF

6.000 Liter Pertalite Masih di Tangki, Guntur Wahono Desak Pengawasan BBM Diperketat

SURABAYA – Pengawasan distribusi BBM bersubsidi di Jawa Timur perlu diperketat menyusul temuan sekitar 6.000 liter ...
KABAR CABANG

DPC PDIP Magetan Buka Water Station Napak Tilas, Usul Festival Sejarah untuk Anak Muda

MAGETAN – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Magetan membuka water station untuk mendukung peserta Napak Tilas dalam ...
KABAR CABANG

Antusias Ikuti Pembekalan Ideologi, Pengurus PDIP Sukowono Ziarah ke Makam Bung Karno

JEMBER – Pengurus PDI Perjuangan Kecamatan Sukowono, Jember, mendapat kesempatan berziarah ke makam Presiden ...