oleh

Soal Deklarasi Capres-cawapres, Ini Bocorannya

JAKARTA – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, partai pendukung Joko Widodo (Jokowi) akan melakukan deklarasi capres dan cawapres bersamaan pendaftaran ke KPU. Deklarasi akan dilakukan bertempat di Jakarta.

“Deklarasi terhadap pasangan capres – cawapres mau tidak mau itu bertempat di Jakarta karena itu dalam rangka pendaftaran ke KPU. Kedua adalah deklarasi yang nanti juga melibatkan seluruh elemen masyarakat juga dilaksanakan di beberapa provinsi,” kata Hasto di sela acara pembekalan calon anggota legislatif (caleg) DPR di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta, Minggu (5/8/2018).

Hasto menambahkan deklarasi juga akan dilakukan di daerah-daerah. Itu setelah deklarasi pertama di Jakarta.

Pihaknya telah menyiapkan pilihan kapan akan dilakukan deklarasi dan pendaftaran capres cawapres. Menurutnya, bisa pada Rabu, Kamis, Jumat, atau tiga hari terakhir pendaftaran Pilpres di KPU.

“Rabu, Kamis, Jumat itu opsi-opsi ya menjelang batas akhir pendaftaran. Tentu saja setelah sesuai dari aspek momentum dikalkulasi secara matang akan dilakukan pendaftaran,” jelas dia.

Sebelumnya, 9 sekjen pendukung Jokowi tengah mematangkan strategi pemenangan. Terakhir mereka melakukan pertemuan di Gedun Joeang, Jakarta Pusat, pada Sabtu (4/8/2018) malam.

Adapun yang hadir adalah Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Sekjen PPP Arsul Sani, Sekjen PKB Abdul Kadir Karding, Sekjen Golkar Loedwijk F Paulus, Sekjen NasDem Johny G Plate, Sekjen Hanura Herry Lontung Siregar, Sekjen PSI Raja Juli Antoni, Sekjen Perindo Ahmad Rofiq, dan Sekjen PKPI Verry Surya Hendrawan.

Sementara itu, pembekalan calon anggota legislatif dari PDI Perjuangan diikuti 575 caleg DPR dan 100 caleg DPRD DKI Jakarta.

Para bakal caleg DPR dari PDIP itu terdiri dari berbagai latar belakang profesi. Mereka ada yang berasal dari akademisi, tokoh agama, wartawan, musisi, dan lain sebagainya.

Acara pembekalan caleg PDIP itu dihadiri Presiden Joko Widodo. Hasto mengatakan, Jokowi akan menyampaikan hal-hal strategis terkait pencapaian Nawacita, konsolidasi pemenangan Pilpres 2019, dan agenda strategis bangsa ke depan. (goek)