Selasa
28 April 2026 | 9 : 41

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Skorsing Kunker Legislator Surabaya Dicabut

pdip-jatim-armuji-ketua-dewan

SURABAYA – Ketua DPRD Surabaya Armuji mencabut skorsing berupa larangan kunjungan kerja kepada anggota dewan. Dia menilai skoring elam seminggu tersebut, sudah cukup.

Seperti yang diketahui, skorsing ditetapkan bagi 15 anggota lantaran tidak berpartisipasi dalam acara dialog kebangsaan dengan pembicara Ainun Najib pekan lalu.

Armuji menyesalkan anggota dewan yang tidak kompak dalam menghadiri acara DPRD Surabaya.

Dengan adanya skorsing, ia berharap akan menjadi pelajaran supaya menjaga kekompakan dan tidak meremehkan agenda.

“Sudah selesai. Saya rasa cukup, kalau kelamaan tidak baik,” ujar Armuji, Jumat (25/8/2017).

Politisi PDI Perjuangan ini juga mengingatkan pentingnya kedisiplinan anggota dewan, khususnya dalam hal kehadiran setiap kegiatan dewan.

Termasuk saat sidang paripurna. Sebab sering terjadi saat sidang paripurna harus menunggu berjam-jam demi menunggu anggota dewan kuorum.

“Contohnya saat paripurna, sering sidang jadi molor satu hingga dua jam, tamu sudah datang, tapi teman-teman masih ngelewes sehingga tamu harus menunggu. Sebagai yang mengundang seharusnya datang dulu,” kata Armuji.

Sebelumnya, Badan Kehormatan (BK) DPRD Surabaya menyatakan, kebijakan pimpinan dewan soal larangan kunker itu sangatlah wajar dan langkah tersebut dianggap benar.

“Apa yang sudah dilakukan Ketua itu sudah benar, karena niatnya untuk menjaga kekompakan seluruh anggota dewan. Artinya niat ketua itu sudah baik, harusnya seluruh anggota merespon dengan baik pula,” kata Ketua BK DPRD Surabaya Minun Latif.

Legislator yang pernah menjabat camat di Kota Surabaya ini juga menegaskan, jika apa yang sudah diterapkan oleh ketua dan pimpinan lainnya itu merupakan ‘kebijakan’ dan itu diperbolehkan.

Seperti diketahui, DPRD Surabaya menggelar Sinau Bareng bertajuk Pancasila Jiwa Kita, di halaman kantor dewan, Jalan Yos Sudarso Surabaya, Sabtu (19/8/2017) malam lalu.

Selain jajaran pimpinan dan anggota DPRD Surabaya, Sinau Bareng dipandu Emha Ainun Nadjib (Cak Nun) ini dihadiri Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul), dan Wakil Ketua DPRD Jatim Kusnadi.

Armuji menyatakan, sebagaimana negara Indonesia, warga Surabaya terdiri dari beragam suku. Semuanya memiliki kultur yang berbeda-beda.

Meski berbeda suku maupun agama, Armuji menyatakan syukur, karena Kota Pahlawan lebih kondusif. Dia mengajak warga Kota Surabaya tetap menjaga suasana ini, di tengah adanya ancaman disintegrasi bangsa seperti yang terjadi belakangan.

Salah satu upaya untuk tetap merekatkan persatuan, khususnya di Kota Surabaya, menurut Armuji, adalah dengan memberikan pemahaman tentang nilai-nilai Pancasila kepada setiap orang. Terutama bagi kalangan muda, pelajar, dan mahasiswa. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Driver Online Desak Perda Aplikator, DPRD Jatim Siap Tindak Lanjuti Aspirasi Dobrak

Driver online di Jatim desak perda aplikator, DPRD siap bahas regulasi untuk lindungi kesejahteraan driver. ...
LEGISLATIF

Romy dan Pulung Turun ke Blitar, Konsolidasi Akar Rumput hingga Garap Ruang Digital Hadapi 2029

Romy Soekarno dan Pulung Agustanto konsolidasi PDIP di Blitar, dorong penguatan akar rumput dan strategi digital ...
LEGISLATIF

Kasus Bunuh Diri Remaja Meningkat, DPRD Jatim Dorong Hotline Kesehatan Mental 24 Jam

DPRD Jatim dorong hotline kesehatan mental 24 jam dan layanan konselor di Puskesmas untuk tangani kasus bunuh diri ...
KABAR CABANG

Juventus, Anak Muda dari Blimbing yang Memilih Masuk Politik

Cerita Juventus Ronaldo, kader muda PDI Perjuangan Kota Malang yang masuk politik untuk mengajak generasi muda ...
EKSEKUTIF

Eri Tegaskan Pasar Tumpah Harus Ditertibkan, Pedagang Diarahkan ke Pasar Resmi

Eri Cahyadi tegaskan pasar tumpah di Surabaya harus ditertibkan dan pedagang diarahkan ke pasar resmi demi ...
KRONIK

Kelompok Seni Tiban di Blitar Tumbuh Pesat sejak 2021, Jadi Tanda Kuatnya Kesadaran Budaya

Jumlah kelompok seni tiban di Blitar meningkat dari 6 menjadi 20 sejak 2021, didorong kesadaran masyarakat dan ...