Kamis
14 Mei 2026 | 3 : 53

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Seni Tradisional Bisa Angkat Ekonomi Usaha Kecil Menengah

pdip-jatim-kusnadi-jolotundo

MOJOKERTO – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Kusnadi mengatakan, upaya melestarikan kesenian tradisional bisa membantu pemerintah dalam upaya mengangkat perekonomian masyarakat kecil menengah.

Menurut Kusnadi, kesenian tradisional yang hidup di tengah-tengah masyarakat, bisa jadi pertunjukan menarik bagi wisatawan. Sebab, atraksi kesenian tradisional yang dikemas sedemikian rupa, bisa dijadikan salah satu obyek wisata bagi suatu daerah, selain obyek wisata alamnya.

Dia mencontohkan kesenian tradisional Bantengan, atraksi Ujung, dan pencak silat yang ada di Desa Seloliman, Trawas, Mojokerto, bisa jadi tontonan menarik bagi wisatawan, baik yang datang dari Mojokerto, maupun yang dari luar daerah.

Adanya obyek wisata, baik kesenian tradisional, maupun tempat wisata di suatu daerah, sebutnya, tentu akan berimbas kepada warung-warung di sekitarnya.

“Warung-warung itu, baik yang menjual makanan maupun cenderamata, pasti akan hidup dan berkembang, karena ada pembelinya. Nah, inilah yang harus dikolaborasikan, bagaimana obyek wisata jadi menarik sehingga banyak dikunjungi masyarakat, yang akhirnya juga berdampak positif bagi warung-warung sebagai usaha mikro kecil menengah (UMKM),” kata Kusnadi.

Upaya melestarikan kesenian tradisional ini, lanjut Pak Kus, sapaan akrab Kusnadi, juga sejalan dengan kebijakan Pemprov Jatim yang sedang menggalakkan sektor perekonomian skala UMKM.

Langkah pemprov menggalakkan UMKM ini, jelas Kusnadi, bukan tanpa maksud. “Saat krisis ekonomi yang berkali-kali terjadi di negara kita, yang mampu bertahan tetap eksis dari krisis ekonomi adalah usaha-usaha kecil menengah,” terang pria yang juga Wakil Ketua DPRD Provinsi Jatim ini.

Salah satu upaya pemprov menggalakkan UMKM, ungkap Pak Kus, adalah nguri-uri kesenian tradisional sebagai jati diri bangsa yang bersifat adiluhung.

Baca juga: Peringati Bulan Bung Karno, PDIP Jatim Bakal Gelar Festival Seni

Acara syukuran ditandai makan tumpeng bersama itu dimeriahkan penampilan atraksi Bantengan, pencak silat, dan Ujung. Pertunjukan ini menarik warga setempat dan pengunjung wisata Candi Jolotundo yang kebetulan melintas di jalan dekat lokasi acara.

Sebelum ke Jolotundo, Pak Kus mengunjungi Desa Pecalukan, di Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan. Di desa dekat kawasan wisata Kakek Bodo, Tretes, ini, Kusnadi juga menyaksikan atraksi seni Bantengan serta seni beladiri tradisional. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

UPRINTIS Futsal League 2026 Sukses Digelar, Mas Ipin Tunggu Full Season Bulan Depan

UPRINTIS Futsal League 2026 di Trenggalek sukses digelar. Novita Hardini siapkan Full Season lebih meriah bulan ...
KRONIK

Bupati Lukman Coba Tanam Padi dengan Rice Transplanter, Dorong Modernisasi Pertanian

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan memperkuat sektor pertanian dengan modernisasi alat dan metode ...
KRONIK

Bu Risma Melayat ke Rumah Duka Sopir Ambulans Baguna Sidoarjo, Serahkan Santunan BPJS Rp 118,5 Juta

​SIDOARJO – Mantan Menteri Sosial, Tri Rismaharini, menyerahkan secara langsung santunan kematian dari BPJS ...
KRONIK

Pedagang Pasar Mangu Kerap Kirim Video Atap Bocor ke Dinas, Yang Datang Anggota Dewan

MAGETAN – Keluhan pedagang Pasar Mangu Takeran atas kerusakan fasilitas kerap disampaikan kepada pihak pengelola ...
EKSEKUTIF

Rijanto Tegaskan Komitmen Jaga Toleransi Jelang Perayaan Waisak di Blitar

Rijanto menegaskan komitmen menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama jelang perayaan Waisak di Kabupaten ...
KRONIK

Program Banyuwangi Hijau Layani 23.410 Rumah Tangga, Kelola Sampah Secara Sirkular

BANYUWANGI – Program Banyuwangi Hijau yang mengelola sampah secara sirkular terus mendapatkan animo positif dari ...