Sabtu
11 Juli 2026 | 8 : 44

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sekjen PDIP: Amien Perlu Pahami Proses Demokrasi Harus Bebas dan Jurdil

pdip-jatim-hasto-konsolidasi-jatim1

JAKARTA – Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto menganggap pernyataan Amien Rais yang bakal menjewer Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir, apabila lembaga yang dipimpinnya tidak menyatakan sikap politik di Pilpres 2019, tidak pantas.

‎”Ungkapan jewer-menjewer saya pikir tidak pantas untuk disampaikan,” ujar Hasto di Rumah Aspirasi, Menteng, Jakarta, kemarin.

Hasto Kristiyanto menganggap Haedar Nasir merupakan sosok yang bijaksana. Menurutnya, dari cara berbicara, Haedar sosok matang dan figur yang mengayomi serta mencerahkan.

Hasto mengaku, partainya banyak belajar dari Muhammadiyah yang dianggapnya sebagai organisasi kemasyarakatan Islam yang muncul dari bawah.

Dia menganggap, Muhammadiyah mampu mengelola lembaganya sehingga berhasil mendirikan ribuan fasilitas pendidikan dan kesehatan dengan modal belasan pengurus.

“Kemudian menuruti Ibu Mega (Ketum PDIP) sendiri testimoni terhadap Haedar beliau sosok yang alam pikirnya itu membawa kebijaksanaan, alam rasa itu menyentuh bersahabat dan tentu saja kita harus mengormati orang-orang yang seperti itu. Ungkapan jewer-menjewer sesuatu yang tidak pas disampaikan kepada beliau,” katanya.

Hasto mengaku tidak mengetahui secara persis apakah pernyataan Amien itu didasari karena kekhawatiran yang bersangkutan, bahwa warga Muhammadiyah akan mendukung pasangan Jokowi-KH. Ma’ruf Amin dalam Pilpres 2019.

Menurut Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, yang jelas harus dipahami Amien bahwa proses demokrasi harus berlandaskan bebas, jujur dan adil (jurdil). Dia mengharapkan, warga Muhammadiyah bebas dalam memilih pemimpin tanpa paksaan.

“Dan inilah yang harus dihormati asas langsung umum rahasia. Kami menghormati apapun Muhammadiyah dalam rekam jejaknya beliau membawa pemikiran-pemikiran yang berkemajuan dengan karya yang nyata di tengah masyarakat. Kami banyak belajar dari Muhammadiyah,” ujar Hasto. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Said Abdullah Desak Pemerintah Segera Cairkan DBH Rp132 Triliun untuk Ringankan Tekanan Fiskal Daerah

Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah mendesak pemerintah segera mencairkan dana bagi hasil kurang salur Rp132 triliun ...
KRONIK

Kasus Kekerasan Seksual Anak di Sampang, Hj. Ansari Desak Penuntasan Hukum

PAMEKASAN – Kasus kekerasan seksual terhadap anak yang mengguncang Kabupaten Sampang, mendapat perhatian dari ...
KRONIK

Rumah Baca Bringinan Ponorogo, 11 Tahun Memberdayakan Masyarakat

PONOROGO – Kebiasaan menyisihkan uang receh sejak usia dini terus dipertahankan di Desa Bringinan, Kecamatan ...
KRONIK

Ketua DPRD Tulungagung Gandeng Mahasiswa UGM Galakkan Program Tanam Kopi

TULUNGAGUNG – Ketua DPRD Kabupaten Tulungagung, Marsono, menggandeng mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Minta Pengaturan Fasilitasi Reses Diperjelas

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim meminta pengaturan fasilitasi reses dalam Raperda dirumuskan lebih jelas agar ...
KOLOM

Politik yang Tumbuh dari Tradisi Belajar

DI tengah politik yang semakin cepat bergerak, ukuran keberhasilan seorang politisi kerap disederhanakan pada ...