Selasa
04 Agustus 2026 | 3 : 54

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Seharian, Kandidat Cakada se-Jatim Ikuti Psikotes

pdip jatim - psikotes cakada

image

SURABAYA – Bakal calon kepala daerah dan wakil kepal daerah yang akan diusung PDI Perjuangan dalam pilkada serentak di Jawa Timur, mengikuti tahapan psikotes mulai pagi hingga petang, Jumat (15/5/2015). Psikotes bekerja sama dengan Himpunan Psikologi Indonesia (Himpsi) yang digelar di aula kantor DPD PDI Perjuangan Jawa Timur itu diikuti 43 kandidat calon kada dan wakada.

Menurut Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Sri Untari, dari 83 bakal calon kada dan wakada yang terjaring, setelah mengikuti fit and propertes pekan lalu yang lolos ke tahapan psikotes sebanyak 52 orang. “Dan yang hadir mengikuti psikotes hari ini ada 43 peserta,” jelas Sri Untari, di sela pelaksanaan psikotes.

Tahapan psikotes ini, sebut Sri Untari, sebagai salah satu syarat yang harus dilalui para kandidat untuk memastikan calon kepala daerah yang akan diusung sesuai harapan. Oleh karena itu, bagi yang belum hadir hari ini, tetap akan mengikuti psikotes, misalnya bergabung dengan psikotes yang digelar di DPD lain.

Melalui tahapan fit and proper test, serta psikotes, jelasnya, PDI Perjuangan bisa mencari sosok pemimpin yang merakyat. Yakni, sosok pemimpin yang akan menggunakan kekuasaan itu untuk mengubah wajah demokrasi agar lebih berorientasi sebagai upaya mensejahterakan masyarakat.

“Hasil tes psikologi ini akan diserahkan langsung ke DPP PDI Perjuangan. Setelah itu, langsung dilakukan survei pemetaan calon, baik elektabiltas pribadi, maupun dengan pasangan calon,” ujar Sri Untari.

Dari 19 pilkada kabupaten/kota se-Jatim yang akan berlangsung serentak 9 Desember mendatang, lanjut Sri Untari, PDI Perjuangan mematok target optimis menang di 15 pilkada. Rincinya, memenangkan kepala daerah di 7 kabupaten/kota, dan memenangkan wakil kepala daerah di 8 kabupaten/kota.
Ke-15 kabupaten/kota yang masuk target optimis itu, di antaranya Surabaya, Ngawi, Kabupaten Kediri, Kab/Kota Blitar, Banyuwangi, Kabupaten Malang, Trenggalek, Kabupaten Mojokerto, dan Sumenep.

“Target optimis harus kita wujudkan, namun komunikasi politik tetap kita lakukan. Sedang yang 4 kabupaten/kota yang tidak masuk target optimis bukannya tidak menjadi perhatian, namun karena kurang kursi, PDI Perjuangan harus berkoalisi. Sampai sekarang upaya koalisi masih dalam proses,” ucap Sri Untari. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

PDI Perjuangan Jember: Efisiensi Anggaran Lebih Masuk Akal daripada Menambah Utang

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember menyatakan menolak rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember ...
KRONIK

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Tulungagung Komitmen Kawal Usulan Warga hingga Tuntas

TULUNGAGUNG – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tulungagung, Sumarno, menegaskan komitmennya untuk terus ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan Soroti Raperda Pengawasan Gedung hingga Penguatan BUMDes

KABUPATEN PASURUAN – Pemerintah Kabupaten Pasuruan mengajukan empat Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) non-APBD ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Usulkan Setiap Kelurahan Miliki Peralatan Normalisasi Saluran Air

SURABAYA – DPRD Kota Surabaya merekomendasikan agar seluruh 153 kelurahan memiliki satu paket peralatan dasar untuk ...
LEGISLATIF

Abrari Desak Evaluasi Menyeluruh Sistem Keselamatan Pelayaran usai Tragedi KMP Mutiara Sentosa 2

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Abrari mendesak evaluasi menyeluruh sistem keselamatan transportasi laut ...
KRONIK

KONI Trenggalek Siap Jembatani Kejuaraan Renang Pelajar Digelar Secara Kontinyu

KONI Trenggalek siap menjembatani penyelenggaraan kejuaraan renang antarpelajar secara kontinyu untuk mencetak ...