Sabtu
12 September 2026 | 2 : 39

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Seharian, Kandidat Cakada se-Jatim Ikuti Psikotes

pdip jatim - psikotes cakada

image

SURABAYA – Bakal calon kepala daerah dan wakil kepal daerah yang akan diusung PDI Perjuangan dalam pilkada serentak di Jawa Timur, mengikuti tahapan psikotes mulai pagi hingga petang, Jumat (15/5/2015). Psikotes bekerja sama dengan Himpunan Psikologi Indonesia (Himpsi) yang digelar di aula kantor DPD PDI Perjuangan Jawa Timur itu diikuti 43 kandidat calon kada dan wakada.

Menurut Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Sri Untari, dari 83 bakal calon kada dan wakada yang terjaring, setelah mengikuti fit and propertes pekan lalu yang lolos ke tahapan psikotes sebanyak 52 orang. “Dan yang hadir mengikuti psikotes hari ini ada 43 peserta,” jelas Sri Untari, di sela pelaksanaan psikotes.

Tahapan psikotes ini, sebut Sri Untari, sebagai salah satu syarat yang harus dilalui para kandidat untuk memastikan calon kepala daerah yang akan diusung sesuai harapan. Oleh karena itu, bagi yang belum hadir hari ini, tetap akan mengikuti psikotes, misalnya bergabung dengan psikotes yang digelar di DPD lain.

Melalui tahapan fit and proper test, serta psikotes, jelasnya, PDI Perjuangan bisa mencari sosok pemimpin yang merakyat. Yakni, sosok pemimpin yang akan menggunakan kekuasaan itu untuk mengubah wajah demokrasi agar lebih berorientasi sebagai upaya mensejahterakan masyarakat.

“Hasil tes psikologi ini akan diserahkan langsung ke DPP PDI Perjuangan. Setelah itu, langsung dilakukan survei pemetaan calon, baik elektabiltas pribadi, maupun dengan pasangan calon,” ujar Sri Untari.

Dari 19 pilkada kabupaten/kota se-Jatim yang akan berlangsung serentak 9 Desember mendatang, lanjut Sri Untari, PDI Perjuangan mematok target optimis menang di 15 pilkada. Rincinya, memenangkan kepala daerah di 7 kabupaten/kota, dan memenangkan wakil kepala daerah di 8 kabupaten/kota.
Ke-15 kabupaten/kota yang masuk target optimis itu, di antaranya Surabaya, Ngawi, Kabupaten Kediri, Kab/Kota Blitar, Banyuwangi, Kabupaten Malang, Trenggalek, Kabupaten Mojokerto, dan Sumenep.

“Target optimis harus kita wujudkan, namun komunikasi politik tetap kita lakukan. Sedang yang 4 kabupaten/kota yang tidak masuk target optimis bukannya tidak menjadi perhatian, namun karena kurang kursi, PDI Perjuangan harus berkoalisi. Sampai sekarang upaya koalisi masih dalam proses,” ucap Sri Untari. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Ketua HKTI Magetan Suarakan Aspirasi Petani dan Tekankan Regenerasi di Rakerda HKTI Jatim

MAGETAN — Anggota DPRD Magetan dari PDI Perjuangan sekaligus Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) ...
LEGISLATIF

Tunjang Kinerja Bamag Gresik, Nila Yani Serahkan Bantuan Perlengkapan Operasional

GRESIK – Dukungan terhadap penguatan pelayanan dan kerukunan umat beragama di Kabupaten Gresik terus dilakukan. ...
KRONIK

Budi Leksono Desak PDAM Modernisasi Alat demi Jamin Kualitas Air Warga

SURABAYA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya mendesak PDAM Surya Sembada segera melakukan ...
LEGISLATIF

Wiwin Sumrambah Dorong Informasi Sertifikasi Halal Diperkuat, UMKM Harus Mudah Akses Layanan

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur, Wiwin Sumrambah, mendorong penguatan penyebaran informasi dan ...
LEGISLATIF

Dewanti Desak Seluruh Jalur Wisata TNBTS Ditutup Total, Antisipasi Karhutla Meluas

Dewanti Rumpoko mendesak seluruh jalur wisata TNBTS ditutup total menyusul karhutla. Keselamatan wisatawan dan ...
KABAR CABANG

Nganjuk Wilayah Utara Mengering, DPC PDI Perjuangan Turunkan Puluhan Ribu Liter Air Bersih ke Desa Pelosok

NGANJUK — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Nganjuk menyisir kawasan pelosok desa untuk ...