BANYUWANGI – Sebanyak 216 pemain muda ambil bagian dalam seleksi terbuka Banteng Jatim FC U-7 yang digelar di Stadion Diponegoro Banyuwangi pada, Sabtu (28/2/2026) malam.
Seleksi yang direncanakan berlangsung dua hari ini menjadi kesempatan berharga bagi talenta muda dari Kabupaten Banyuwangi,Situbondo, Bondowoso, Jember dan Lumajang untuk merintis karier menuju dunia sepak bola profesional.
Manager Banteng Jatim FC U-17, Daniel Rohi, mengatakan, seleksi terbuka ini bertujuan untuk menjaring talenta muda berbakat dan berkualitas yang siap menjadi bagian dari skuad Banteng Jatim FC U-17 dengan target Jatim kembali menjadi juara di Soekarno Cup 2026.
“Seleksi ini bertujuan untuk mendapatkan pemain terbaik Banteng Jatim FC U-17 yang akan mewakili DPD PDI Perjuangan Jawa Timur di Soekarno Cup 2026,” ujar Daniel.
Untuk memastikan jangkauan lebih merata, lanjut Daniel, pihaknya memilih 5 (lima) daerah sebagai tempat pelaksanaan seleksi terbuka pemain Banteng Jatim FC U-17. Yakni, Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Blitar, kabupaten Malang, Kabupaten Bangkalan dan Kota Surabaya.
“Seleksi ini dilakukan secara profesional sehingga tidak ada kuota untuk masing-masing lokasi seleksi, bisa juga di Banyuwangi ini kita tidak menemukan pemain terbaik, yang kita ambil untuk menjadi skuad hanya 22 orang sedangkan peserta seleksi lebih dari 216 orang,” jelasnya.

Daniel menyebut ada beberapa syarat yang harus dipenuhi para peserta seleksi untuk bisa masuk sebagai skuad Banteng Jatim FC U-17. Di antaranya, pemain kelahiran tahun 2009-2010, postur tubuh, memiliki skill individu yang mumpuni, fisik dan mentalitas yang bisa terdeteksi oleh pelatih. Seleksi terbuka ini untuk semua posisi, mulai dari kiper, bek, gelandang, hingga penyerang.
“Kita tutup mata, tidak boleh ada yang titip-titip pemain agar bisa lolos. Semua obyektif, walaupun anak pengurus Partai tidak boleh,” terangnya.
Pendaftaran dilakukan melalui tautan bit.ly/SeleksiSoekarnoCup2026. Tim pelatih yang terdiri atas pelatih kepala, pelatih fisik, pelatih kiper, hingga analis data akan memantau langsung proses seleksi di setiap daerah.
Dari pantauan, seleksi pemain Banteng Jatim FC U-17 tersebut dilaksanakan dengan metode pertandingan, yakni para pemain yang terdaftar mengikuti seleksi dikelompokkan dalam beberapa tim untuk melaksanakan pertandingan sepak bola.
Saat pertandingan berlangsung, Tim Pelatih akan memantau para pemain berdasarkan kemampuan individu dan permainan dalam tim sesuai dengan kriteria masuk dalam skuad Banteng Jatim FC.
Sementara, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menaruh harapan besar, kegiatan seleksi ini mampu menjaring talenta-talenta muda berbakat dari Bumi Blambangan untuk memperkuat tim Banteng Jatim FC U-17.
“Seleksi diharapkan mampu menjaring potensi pemain muda berbakat dari Banyuwangi untuk memperkuat skuad Banteng Jatim FC U-17 pada perhelatan Soekarno Cup 2026,” terangnya.
Pemain muda yang terpilih juga diharapkan memiliki semangat juang tinggi untuk kembali meraih juara pada Soekarno Cup 2026 yang akan digelar pada bulan Juli-Agustus 2026 mendatang di Surabaya.
Tampak hadir mendukung kegiatan seleksi terbuka Banteng Jatim FC U-17, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Sonny T. Danaparamita, Ketua DPC PDI Perjuangan Banyuwangi, Ana Aniati, Bendahara DPC, Desi Prakasiwi dan jajaran anggota fraksi PDI Perjuangan DPRD Banyuwangi. Di antaranya, Pramudita Maharani Saputri, Dhea Sartika, serta Andiko Putra Mahatta. (ars/set)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS













