Minggu
08 Maret 2026 | 4 : 09

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Satu Jempol, Salam Baru Pasangan Jokowi-Ma’ruf

pdip-jatim-jokowi-salam-jempol

SURABAYA — Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Mar’uf mencetuskan gaya salaman baru, yakni salam satu jempol.

TKN Jokowi-Ma’ruf mengubah pose 1 jari telunjuk dengan mengacungkan 1 jempol untuk mendukung pasangan nomor urut satu, Joko Widodo dan Ma’ruf Amin.

Sekretaris TKN Jokowi-Ma’ruf, Hasto Kristiyanto mengatakan, salam 1 Jempol diperkenalkan secara langsung oleh Presiden Jokowi dihadapan seluruh peserta Rakernas TKN yang berlangsung di Surabaya.

Hasto menyebutkan, posisi tangan jempol terangkat dan keempat jari sisanya ditekuk ke dalam menunjukkan kecepatan dalam mengambil keputusan. Dapat juga dimaknai sebagai angka satu bagi kemajuan Indonesia.

Jokowi, lanjut Hasto, juga memperkenalkan ‘tos’ baru bagi sesama pendukung Jokowi. Jadi, apabila sesama pendukung Jokowi-Ma’ruf bertemu, salam yang digunakan adalah pertemuan antara tangan dengan posisi salam jempol.

Hasto menambahkan, Jempol melambangkan hal-hal yang baik; suatu apresiasi tulus atas kebaikan, yang disampaikan secara spontan dengan hati terbuka.

“Sebab Jempol hanya dipakai untuk kebaikan, apresiasi atas prestasi dan cermin kerendahan hati. Nilai-nilai inilah yang kami kedepankan dalam kampanye,” jelas Hasto, Senin (29/10/2018).

Salam jempol yang disampaikan dengan mengenggam tangan, kemudian menempelkan genggaman salam jempol tersebut, ucap Hasto, melambangkan sebuah persahabatan.

Artinya, kepemimpinan Jokowi-Ma’ruf membangun persahabatan dengan semua kalangan, bahkan yang mengkritik dengan tajam sekalipun.

“Jempol juga menjadi simbolisasi Rule of Thumb. Hal-hal baik yang menjadi aturan tidak tertulis yang berlaku umum, menjadi panduan sebagaimana kerja positif untuk rakyat yang dilakukan Pak Jokowi,” tutur Hasto.

Dia menerangkan, simbol jempol sangat cocok dengan kepemimpinan Jokowi-Ma’ruf Amin yang dibesarkan oleh pengalaman kehidupan yang begitu kaya.

“Tumbuh berkembang dari kalangan rakyat biasa dan menghargai prestasi, serta kedepankan rekam jejak dan tidak ada jarak dengan rakyatnya,” ujar Hasto.

Saat memperkenalkan salam jempol, Jokowi mengenakan kaos berwarna coklat. Menurut Hasto, itu memiliki makna tersendiri.

“Coklat itu Cocok dan Melekat, sedangkan baju putih yang menjadi seragam tim kampanye juga ada artinya. Putih itu punya hati bersih,” ujar Hasto.

Dengan salam 1 Ibu jari, kata Hasto, maka seluruh gerak paslon dan tim kampanye harus membawa hal-hal baik, tanpa politik kebohongan dan penuh dengan tebaran kebaikan bagi masyarakat. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Said Abdullah: PDIP Jatim Bangun Ekosistem Sepak Bola Muda, 1.000 Talenta Ikuti Seleksi

BLITAR — DPD PDI Perjuangan Jawa Timur memperkuat komitmennya dalam membangun ekosistem pembinaan sepak bola usia ...
KRONIK

Longsor Menerjang Panekan Magetan, Kader Banteng Datang Kerja Bakti dan Bawa Bantua

MAGETAN – Wakil Ketua DPRD Magetan dari PDI Perjuangan, Suyatno bersama PAC Kecamatan Panekan turun langsung ...
KABAR CABANG

DPC Tulungagung Sambang PAC dan Ranting, Bagikan Paket Sembako

TULUNGAGUNG – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung melakukan kegiatan sambang PAC dan Ranting se-Kabupaten ...
KRONIK

Seleksi Banteng Jatim FC U-17 Bangkitkan Semangat Sepak Bola Blitar Raya

BLITAR — Semangat kebangkitan sepak bola muda bergema di Stadion Soepriadi, Kota Blitar, saat DPD PDI Perjuangan ...
RUANG MERAH

Ramadan dan Godaan Konsumerisme

Oleh Ahmad Wiyono* RAMADAN selalu datang dengan wajah yang berbeda bagi setiap orang, tetapi selalu membawa satu ...
KRONIK

Bupati Lukman Resmikan Masjid Aisy Hidayat, Harap Jadi Pusat Pembinaan Generasi Muda

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan memakmurkan masjid ...