oleh

Safari Kebangsaan Jilid Dua, PDIP Sasar Selatan Jawa

JAKARTA – Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto kembali memimpin safari kebangsaan tahap dua yang menyusuri 8 kabupaten/kota wilayah Selatan Jawa. Safari kebangsaan itu sesuai arahan dan intruksi Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

Didampingi Ketua Bidang Organisasi DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat dan sejumlah calon anggota legislatif, Hasto akan mengecek kesiapan sekaligus konsolidasi ‘tiga pilar partai’ di daerah, dalam memenangkan pileg dan pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin.

Menurut Hasto, dipilihnya Selatan Jawa karena selama ini wilayah tersebut tidak banyak mendapat perhatian oleh pemerintah sebelumnya.

“Namun, di bawah kepemimpinan pak Jokowi, pembangunan dari pinggiran menjadikan wilayah selatan Jawa ini memiliki prospek yang cukup besar untuk pengembangan perekonomian ke depan,” kata Hasto di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Sabtu (24/11/2018).

Kuncinya, jelas Hasto, pembangunan infrastruktur yang sudah dicanangkan Presiden Jokowi. Namun, pola pembangunan infrastruktur yang dibangun Jokowi bukan soal keterhubungan saja, melainkan memiliki orientasi untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat dan juga melibatkan partisipasi warga untuk menggunakan seluruh sarana dan prasarana tersebut untuk membuka seluruh potensi-potensi ekonomi.

“Termasuk pengembangan laut selatan Jawa, itu sangat luar biasa alam rayanya. Kemudian juga untuk kegiatan pariwisata,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, safari kebangsaan akan dimulai dari Bandung dan Bandung Barat kemudian ke Garut sekaligus akan bertemu pelaku UMKM. Kemudian perjalanan ke Tasik, Pangandaran, Hasto memastikan rombongan bisa melihat bagaimana kehidupan nelayan daerah yang dipimpin kader PDI Perjuangan.

Dari situ, lanjut Hasto, rombongan akan menuju ke Cilacap, Jawa Tengah dan di Cilacap dilakukan konsolidasi dengan pengurus partai. Sekretaris TKN Jokowi-Ma’ruf menganggap, Cilacap merupakan pusat tenaga terampil untuk kepentingan konstruksi.

Dari Cilacap rombongan menuju Borobudur untuk melihat bagaimana abad ke-7 Indonesia sudah menjadi bangsa yang di dalam capaian peradaban yang luar biasa.

“Dan di situ kemudian kami juga bertemu Nomo Koeswoyo. Karena kami mengapresiasi terhadap seluruh artis kita yang menggelorakan semangat nasionalisme itu. Dan kemudian diakhiri dengan konsolidasi di Sleman setelah dari Magelang,” tambahnya.

Sementara itu, Djarot menuturkan bahwa safari kebangsaan tahap kedua ini untuk memaksimalkan konsolidasi organisasi. Sebab, sebut Djarot, Pileg dan Pilpres itu satu tarikan nafas.

Djarot mengatakan kegiatan safari ini untuk memastikan seluruh kader PDIP dari tingkat DPC, PAC sampai anak ranting serta legislatif dalam memenangkan pileg dan pilpres.

Selain konsolidasi organisasi, kata Djarot, rombongan yang dipimpin Hasto juga akan memberikan arahan dan dan sosialisasi program pemerintah sebagaimana pesan dari Megawati. Yakni bahwa setiap hari adalah kampanye, menyapa rakyat.

Meski demikian, kampanye tetap dilakukan dengan narasi yang positif dengan menghindari ujaran kebencian dan melawan hoaks.

“Dan kalau PDI Perjuangan itu kan’ sebetulnya simpel, mudah menggerakkan. Kalau kita semua turun ke bawah, memberikan semangat, mereka akan sangat luar biasa bergerak dari pintu ke pintu, dari rumah ke rumah untuk memenangkan Pileg maupun Pilpres,” kata Djarot. (goek)