Sabtu
05 September 2026 | 3 : 24

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Rugikan Petani, Wabup Irwan Minta Pansus Tindak Tegas Distributor-Kios Nakal

PDIP-Jatim-Wabup-Irwan-06102022

BONDOWOSO – Kelangkaan pupuk bersubsidi yang terjadi di Bondowoso beberapa bulan terakhir membuat Wakil Bupati Bondowoso, Irwan Bachtiar Rahmat, meminta Panitia Khusus (Pansus) kelangkaan pupuk dan penyelewengan harga pupuk bersubsidi, yang dibentuk DPRD Bondowoso bertindak tegas. Ia juga meminta oknum distributor dan kios yang terbukti melakukan penyelewangan pupuk bersubsidi diseret ke pengadilan.

Wabup Irwan juga menegaskan, keberadaan Pansus yang dibentuk oleh DPRD ini jangan sekadar menangani pada tataran rekomendasi dan memberikan solusi penanganan kelangkaan penyelewengan harga pupuk bersubsidi dan pencabutan izin distributor dan kios.

Pansus dari DPRD tersebut harus berani menyeret oknum-oknum yang terbukti melakukan praktik penyelewengan pupuk bersubsidi ke ranah pengadilan dan diproses secara hukum.

Menurut Irwan, akibat ulah permainan kotor oknum distributor dan kios nakal telah menyebabkan masyarakat, khususnya petani kesulitan mendapatkan pupuk bersubsidi, bahkan membeli Pupuk mahal tak sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET).

“Hasil Pansus DPRD nanti bukan sekadar distribusinya pupuk supaya lancar, tapi harus menindak oknum-oknum yang selama ini membuat carut-marut tata niaga pupuk bersubsidi,” ujar Wabup Irwan, Rabu (5/10/2022).

Politisi PDI Perjuangan tersebut juga meminta agar Komisi Pengawas Pupuk (KP3) melakukan pengawasan yang lebih intensif terhadap pendistribusian pupuk bersubsidi di Bondowoso, agar persoalan kelangkaan pupuk yang telah terjadi selama berbulan-bulan ini bisa segera terselesaikan.

“Khusus untuk kawan-kawan di KP3, mereka harus inten mengawasi pendistribusian pupuk bersubsidi, mulai dari pabrik atau produsen, distributor, kios, dan bahkan pada petani, agar laporannya dapat dipertanggungjawabkan, sehingga ke depan tidak ada lagi petani menjerit akibat sulitnya mendapatkan pupuk,” terangnya.

Irwan juga menghimbau, agar KP3 harus membuat aplikasi pendistribusian pupuk berbasis digital yang bisa dipantau oleh seluruh masyarakat di Bondowoso, sehingga transparan dan mempersempit permainan pendistribusian pupuk bersubsidi. Selain itu, lanjut Irwan, memudahkan petani dapat mengakses jumlah hak pupuk bersubsidinya di kios.

“Terhadap kios juga bisa dipantau dalam memberikan laporan kepada distributor, dan laporan distributor ke produsen juga dapat dipantau, sehingga dapat diketahui dan dipantau, semisal bukan sekadar laporan-laporan rekayasa,” tutupnya. (ryo/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Tambahan Fiskal Rp223 Miliar di P-APBD Jember 2026, PDIP: Apa Manfaat Nyatanya Buat Warga?

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Jember mempertanyakan manfaat tambahan ruang fiskal sekitar Rp223,12 ...
OLAHRAGA

Trenggalek Bertekad Tembus 10 Besar Porprov Jatim 2027

KONI Trenggalek menargetkan masuk 10 besar Porprov Jatim 2027 meski anggaran terbatas. Dari 40 atlet yang siap ...
EKSEKUTIF

Tanam Pohon Peringatan Hari Lahir Kejaksaan, Wabup Antok Berharap Srigati Bisa Jadi Agro Wisata

NGAWI – Kejaksaan Negeri Ngawi menanam sejumlah pohon buah di kawasan wisata religi Palereman Srigati, Desa ...
KRONIK

Imbas 1.600 Pekerja PT INKA Banyuwangi Dirumahkan, DPRD Desak Pemkab dan Pusat Turun Tangan

BANYUWANGI – Ketua DPRD Kabupaten Banyuwangi, I Made Cahyana Negara, menyatakan keprihatinan mendalam atas ...
OLAHRAGA

Bupati Fauzi Lepas Assyabaab U-13, Titipkan Pesan Penting Soal Karakter dan Disiplin

SUMENEP – Sebanyak 25 anggota Assyabaab U-13 resmi dilepas menuju Kabupaten Jember untuk mengikuti kompetisi Zona ...
LEGISLATIF

Baktiono Dorong RT/RW Dilibatkan Aktif dalam Pendataan Bansos, Data Desil Harus Sesuai Kondisi Riil Warga

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya Baktiono mendorong pemerintah melibatkan RT dan RW secara aktif ...