Minggu
08 November 2026 | 11 : 08

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Risma: Warga Harus Tangguh Hadapi Era Global

pdip-jatim-risma-saat-nyoblos

pdip-jatim-risma-saat-nyoblosSURABAYA – Pasangan Tri Rismaharini-Whisnu Sakti Buana bakal menyiapkan warga Kota Pahlawan benar-benar siap menghadapi dunia global, jika kembali dipercaya memimpin Surabaya. Tak hanya di sektor pembangunan fisik, melainkan juga mental tangguh.

“Saya akan menyiapkan warga Surabaya menghadapi era global. Lima tahun ke depan jauh lebih berat dari pada lima tahun sebelumnya,” kata Risma, usai menggunakan hak suara bersama keluarga di tempat pemungutan suara (TPS) 01, Jajar Tunggal, Kecamatan Wiyung, Rabu (9/12/2015).

Calon petahana yang diusung PDIP, dan didukung Partai Hanura dan PPP ini mengungkapkan salah satu rencananya, yakni akan menjadikan Kalimas sebagai ikon wisata baru di Surabaya. Yang diperlukan untuk itu, di antaranya membuat bendungan.

“Rencananya di Kali Jagir itu bendungannya kita buat,” jelas Risma.

Tri Rismaharini menggunakan hak suaranya di Pilwali Surabaya bersama keluarga di TPS 01, Jajar Tunggal, Taman Pondok Indah, Kecamatan Wiyung. Sekitar pukul 07.15 WIB, Risma dan keluarga keluar rumah berpagar hitam nomor L 1 A, RT 1/RW IV.

Mereka berjalan menuju lokasi TPS, yang berjarak sekitar 200 meter dari kediamannya. Saat berjalan, Risma mengajak tetangga sekitar pergi ke TPS sama-sama, untuk menggunakan hak suaranya. Alumnus Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya ini, juga sempat menyalami beberapa warga sambil menyerukan ajakan tidak golput.

Sampai di TPS, karena masih sepi atau masih beberapa orang yang datang, Risma dan keluarganya tak perlu antre lama untuk mencoblos. “Saya percaya pada Gusti Allah. Meski hasil survei tinggi, itu tetap manusia yang membuat. Jadi saya percaya pada Allah,” ucap Risma usai nyoblos.

Seperti diketahui, dua lembaga survei Surabaya Consulting Grup (SCG) dan Indo Barometer menempatkan Risma-Whisnu unggul telak di Pilkada serentak tahun ini. SCG mencatat kemenangan Risma-Whisnu mencapai‎ 94 persen, sedang Indo Barometer mencatat 82,3 persen.

Usai menggunakan hak suaranya, Risma memantau posko-posko pemenangan Risma-Whisnu yang ada di kelurahan-kelurahan, sekadar memastikan kondisi Pilwali Surabaya tetap kondusif.

“Kalau laporan banyak sekali. Laporannya itu banyak soal money politics. Kalau lapor itu sudah capek. Lapor-lapor tapi masih saja. Ya saya pasrahkan ke Gusti Allah saja,” tuturnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Kaderisasi Tingkat Akar Rumput, DPC Magetan Lantik Pengurus Ranting Berusia 17 Tahun

MAGETAN — DPC PDI Perjuangan Kabupaten Magetan menggelar pelantikan Pengurus Ranting tingkat desa/kelurahan ...
KRONIK

Novita Hardini: Soekarno Run Jadi Bukti Komitmen PDI Perjuangan Jalankan Arahan Ibu Megawati

BLITAR — Penyelenggaraan Soekarno Run menjadi salah satu wujud komitmen PDI Perjuangan dalam menjalankan arahan ...
KRONIK

Angkat Motif Sabuk Mangir Latar Ukel, BBF Perkuat Pelestarian dan Industri Batik Daerah

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi mendorong pelestarian batik lokal sekaligus memperkuat ...
KRONIK

Dari Raquel 52 Tahun hingga Farles 17 Tahun, Soekarno Run Blitar Satukan Semangat Lintas Generasi

BLITAR — Usia bukan penghalang untuk terus berlari. Bagi Raquel Pirera Sajana, 52 tahun, setiap perlombaan adalah ...
LEGISLATIF

Dua SK LP2B Pernah Bernomor Sama, DPRD Jember Pertanyakan Dokumen Terbaru

JEMBER – Perubahan data Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) di Kabupaten Jember kembali dipersoalkan DPRD. ...
LEGISLATIF

Yuzar Rasyid Dorong Dukungan untuk Ormas Keagamaan, Muslimat NU Perkuat Pendidikan Perempuan

KEDIRI — Anggota DPRD Kota Kediri, Yuzar Rasyid, mendorong pemerintah meningkatkan dukungan terhadap organisasi ...