Rabu
04 November 2026 | 6 : 58

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Risma Perketat Perizinan Pekerja Asing

pdip-jatim-wali-kota-risma

SURABAYA – Wali Kota Tri Rismaharini memperketat perizinan para pekerja asing yang bekerja di Surabaya. Hal ini untuk mengantisipasi adanya pekerja asing ilegal.

Saat ini, Pemerintah Kota Surabaya telah melakukan koordinasi dengan sejumlah instansi terkait untuk memperketat pengawasan pekerja asing. Misalnya, dengan pihak Imigrasi, dan kepolisian.

Salah satu proses pengawasan yang akan dilakukan, dengan cara meneliti lebih detail dokumen para WNA yang ada di Surabaya. Tepatnya, dengan memeriksa apakah WNA itu menggunakan visa-nya secara tepat, atau menyalahi aturan.

“Dokumennya akan kami periksa lebih ketat lagi. Kalau memang mau bekerja, izinnya ya harus bekerja. Tapi kami akan minta dia melengkapi dokumennya,” kata Risma, Sabtu (24/12/2016).

Para pekerja asing atau WNA tersebut memiliki kewajiban untuk melengkapi dokumennya. Apabila hal itu tidak dilakukan, maka mereka akan dikenakan sanksi tindak pidana ringan (tipiring).

Tahun ini, imbuh Risma, pihaknya telah mendeportasi 143 warga asing di Surabaya. Dia mengungkapkan, mereka dideportasi karena berbagai masalah.

Terkait perayaan Natal 2016 dan Tahun Baru 2016, Risma mengajak semua lapisan masyarakat turut menjaga keamanan dan ketertiban selama libur panjang akhir tahun.

Sebagai langkah antisipasi, kader PDI Perjuangan ini telah mengeluarkan surat edaran. Isinya, tak hanya mewaspadai potensi aksi terorisme, melainkan juga antisipasi bahaya kebakaran.

Menurut Risma, warga diimbau aktif mengamankan wilayahnya masing-masing. Bilamana dijumpai potensi gangguan, warga diharapkan segera melapor kepada pihak berwajib.

Selain itu, tamu yang menginap lebih dari satu hari dikenakan wajib lapor kepada RT/RW setempat.

Risma menegaskan, saat malam pergantian tahun di Surabaya tidak ada car free night.

“Ya karena terlalu berat untuk penjagaan petugas keamanannya. Lebih baik petugas keamanan kami fokuskan di obyek-obyek strategis saja, jadi tidak ada car free night,” ucapnya.(goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Pemkab Kediri Perkuat Perlindungan Anak, Pencegahan Bullying Jadi Perhatian

KEDIRI – Pemkab Kediri menegaskan pemenuhan hak anak harus diikuti perlindungan nyata dari kekerasan, diskriminasi, ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pasuruan Sorot RAPBD 2027, dari Rencana Hutang hingga Turunnya Anggaran Pendidikan

KABUPATEN PASURUAN – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pasuruan menyoroti sejumlah persoalan dalam Rancangan ...
KRONIK

11 Mahasiswa Unesa Maospati Jadi Korban Pelecehan Nonfisik, Polisi Diminta Bertindak

MAGETAN – Kasus pelecehan seksual nonfisik seperti catcalling dan pengintaian membayangi para mahasiswa Universitas ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Ingatkan Ancaman Algoritma terhadap Demokrasi, Siapa yang Mengendalikan Data?

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mengingatkan transformasi digital membawa tantangan baru bagi demokrasi. ...
SEMENTARA ITU...

Punjul Santoso Inisiasi Teba Modern di Kota Batu, Sampah Organik Diolah Jadi Kompos

BATU – Sampah organik rumah tangga di Kota Batu didorong untuk diolah langsung dari lingkungan permukiman agar ...
EKSEKUTIF

Cegah Banjir Musim Hujan, Mas Ipin Siapkan Normalisasi Sungai Ngasinan Trenggalek

TRENGGALEK – Pemkab Trenggalek menyiapkan normalisasi Sungai Ngasinan di Kelurahan Kelutan, Kecamatan Trenggalek, ...