Rabu
14 Januari 2026 | 5 : 38

Risma: HUT Surabaya Momentum Rawat Kerukunan

pdip-jatim-parade-budaya-surabaya

SURABAYA – Wali Kota Tri Rismaharini berharap Hari Ulang Tahun (HUT) ke-724 Kota Surabaya menjadi momentum untuk terus merawat kerukunan. Risma juga mengingatkan masyarakat Kota Pahlawan untuk tidak mudah terpecah belah.

“Mari di ulang tahun Surabaya tahun ini, kita terus bergandengan tangan. Jangan mudah dihasut,” kata Risma, usai membuka Parade Budaya dan Bunga Surabaya 2017 di Tugu Pahlawan, Minggu (7/5/2017).

Wali kota dari PDI Perjuangan ini juga menegaskan, tidak boleh ada perpecahan, tidak boleh ada yang bertengkar ataupun tawuran di antara warga Surabaya.

“Kita ini cucu para pahlawan. Karena itu mari jaga persatuan dan songsong masa depan,” ajaknya.

Parade Budaya dan Bunga yang digelar kali mendapat sambutan publik yang luar biasa. Puluhan ribu orang sejak pagi menyemut di sepanjang jalan dari Tugu Pahlawan hingga lokasi finish di Taman Bungkul, Jl Raya Darmo.

Di jalur sepanjang sekitar 5 kilometer itu, masyarakat tumplek blek. Tak ayal, petugas Satpol PP dan Linmas bekerja keras mengatur warga tidak mengganggu konvoi peserta parade yang diberangkatkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan itu.

Jonan sendiri mengagumi Parade Budaya dan Bunga Surabaya 2017. “Saya kagum dengan acara parade budaya dan bunga ini. Ini seperti di Pasadena (pawai bunga di Pasadena, Amerika Serikat),” ujarnya.

Di HUT ke-724 Kota Surabaya kali ini, Jonan berharap Surabaya tetap menjadi kota yang identik dengan kebersihan, aman dan rukun.

“Saya sampaikan selamat untuk Surabaya. Semoga Surabaya tetap bersih, aman dan rukun. Mudah-mudahan parade budaya dan bunga ini jadi berkelas dunia. Karena wali kotanya sudah kelas dunia,” ucap mantan Dirut PT KA) dan Menteri Perhubungan RI.

Sementara, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Surabaya Widodo Suryantoro mengatakan Parade Budaya dan Bunga kali ini lebih semarak dari tahun sebelumnya karena jumlah peserta yang ikut lebih banyak.

“Jumlah peserta parade budaya dan bunga tahun ini mencapai 75 peserta, jauh lebih banyak dibanding tahun lalu yang 50 peserta,” urainya.

Menurut dia, 75 peserta tersebut terdiri dari 45 mobil hias, 24 parade budaya dan enam drum band. Pesertanya ada dari kota-kota yang menjadi sister city Surabaya seperti Makassar, Kediri dan Maluku Tenggara.

Selain itu juga dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Surabaya, BUMN, BUMD juga komunitas di Surabaya. (goek)

Artikel Terkini

KRONIK

Terkait Sistem Pilkada, Puan Maharani Pastikan Tetap Buka Komunikasi dengan Seluruh Fraksi di DPR

JAKARTA – PDI Perjuangan menolak sistem pilkada melalui DPRD. Ketua DPR RI sekaligus Ketua DPP PDI Perjuangan Puan ...
LEGISLATIF

Antisipasi Lonjakan Harga Pangan Jelang Ramadan, Eddy Paripurna Sebut Koordinasi Lintas Sektor Sangat Penting

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur minta pemerintah provinsi (Pemprov) terus menjaga stabilitas harga ...
KABAR CABANG

Soal Pilkada, Widarto: PDI Perjuangan Berkomitmen Jaga Kedaulatan Rakyat!

JEMBER – “Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan berkomitmen menjaga kedaulatan rakyat!”. Demikian pernyataan Ketua ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Magetan Laporan Kepada Rakyat

MAGETAN – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Magetan menyampaikan “Laporan Kepada Rakyat Tahun 2025” sebagai bentuk ...
KABAR CABANG

Dirikan Rumah Budaya, Rindu Rikat: Wujud Kontribusi PDIP dalam Pengembangan Seni Budaya Daerah

KEDIRI – DPC PDI Perjuangan Kota Kediri berusaha mewujudkan komitmen memajukan seni dan budaya lokal sebagai bagian ...
KRONIK

Kalender Event 2026 Digelar di 27 Kecamatan, Bupati Fauzi Tegaskan Pentingnya Kolaborasi

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menetapkan 110 kegiatan dalam Kalender Event 2026. ...