Jumat
13 Februari 2026 | 2 : 48

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Revitalisasi Pasar Keputran, Dewan Berharap Pemkot Ambil Jatah dari Pusat

pdip-jatim-sebagian-stan-pasar-keputran

pdip-jatim-sebagian-stan-pasar-keputranSURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Surabaya Erwin Tjahjuadi mengritisi pemkot yang tidak pernah mau mengambil jatah bantuan dari pusat untuk renovasi pasar tradisional, seperti Pasar Keputran.

Padahal, jika diambil, bantuan dari Kementerian Perdagangan tersebut akan membantu Pemkot Surabaya dalam melakukan penataan dan perbaikan infrastruktur Pasar Keputran. “Bantuannya nilainya besar, sampai Rp7,5 miliar,” kata Erwin, di sela sidak di Pasar Keputran, Rabu (20/4/2016).

Anggota Fraksi PDI Perjuangan ini mencontohkan, Pasar Agung di Bali. Meski pasar tradisional, ungkap Erwin, Pasar Agung sangat bagus, bersih, penjualnya pakai seragam, dan sudah ada pengolah sampah.

“Sampah pasar langsung dimasukkan mesin langsung jadi pupuk,” ujarnya.

Erwin mengatakan di Kota Surabaya sendiri juga sudah ada perda penataan pasar tradisional, dimana salah satunya berisi tentang kewajiban revitalisasi pasar, minimal satu pasar setiap tahunnya.

Menurutnya tidak salah jika pemkot mengajukan bantuan dari pemerintah pusat walaupun APBD Kota Surabaya sendiri sudah besar.

Pada saat penyusunan perda pasar tradisional, jelas Erwin, diketahui bahwa pemkot tidak mengajukan bantuan dari pusat, karena revitalisasi ingin dilakukan sendiri. “Padahal kalau mau, meski yang mengerjakan pusat, bisa dikomunikasikan pemkot maunya pasarnya jadi bagaimana,” urainya.

Sementara, Ketua DPRD Surabaya Armuji menyatakan, tidak masalah jika Surabaya dapat bantuan revitalisasi Pasar Keputran dari pemerintah pusat.

“Asalkan, tidak mengubah fungsi pasar. Pasar tradisional tetap difungsikan sebagai pasar, bukan untuk yang lain,” kata Armuji saat sidak ke Pasar Keputran.

Sebelumnya, Wali Kota Tri Rismaharini mengunjungi Pasar Keputran Surabaya bersama Forum Pimpinan Daerah (Forpimda), Selasa (19/4/2016) malam. Risma menyusuri setiap lantai Pasar Keputran, utamanya lantai 2 yang sempat dijadikan tempat tinggal ilegal oleh warga.

Meski serius, Risma tetap menebar senyum dan sapaan hangat kepada warga. “Dimana sih kok katanya ada yang masih tinggal dan tidur di bangunan di pasar ini? Aku juga mau lihat malam ini,” kata Risma.

Dia masih menemukan sejumlah bangunan liar yang disebut warga Surabaya sebagai petak. Sedikitnya ada lima petak yang belum dibongkar, meski warga tidak lagi menggunakannya untuk tidur.

“Ya nanti fungsi di pasar ini harus tetap jadi pasar, bukan tempat tinggal,” ucap Risma.

Pemkot Surabaya memberikan batas waktu pembongkaran petak di lantai 2 Pasar Keputran hingga Kamis, 21 April 2016. Jika pedagang tidak juga membongkar, Pemkot Surabaya yang akan melaksanakannya. Ia ingin pembenahan pasar bisa segera dilaksanakan agar pasar bisa kembali berfungsi.

Selanjutnya, Pemkot Surabaya akan mendata pedagang yang akan memanfaatkan lahan tersebut. Termasuk di dalamnya para pedagang kaki lima. Namun, ia menyatakan hanya pedagang dari Kota Surabaya yang berhak berjualan di Pasar Keputran. (goek/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Rampungkan Penjaringan Calon Ketua PAC, Kantongi 402 Nama

BOJONEGORO – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Bojonegoro resmi merampungkan rapat pleno ...
LEGISLATIF

Kunjungi Serta Bantu Korban Bencana di Pacitan, Novita Hardini: Kebutuhan Dasar Harus Segera Dipenuhi

PACITAN – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini menegaskan bahwa kerja politik tidak boleh berhenti di ruang ...
EKSEKUTIF

Bupati Rijanto Tegaskan Muscablub Pramuka Penentu Arah Pembinaan Pemuda Blitar

BLITAR — Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub) Gerakan Pramuka Kabupaten Blitar Tahun 2026 digelar sebagai ...
KRONIK

Tiba di Jeddah, Megawati Umrah bersama Prananda dan Puan Maharani

JEDDAH – Presiden ke-5 RI yang juga Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri tiba di Jeddah, Arab ...
KABAR CABANG

Banteng Surabaya Kenang Adi Sutarwijono sebagai Kader yang Berjuang di Jalan Sunyi

SURABAYA — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Surabaya mengenang Adi Sutarwijono sebagai kader yang ...
LEGISLATIF

Atasi Masalah Sampah, DPRD Kabupaten Pasuruan Dalami Tata Kelola Bank Sampah di Malang

KOTA ​MALANG – Masalah penumpukan sampah di tempat pembuangan akhir (TPA) masih menjadi tantangan besar bagi ...