Resmikan Pasimas di 3 Desa di Kabupaten Kediri, Sri Rahayu: Warga Sangat Membutuhkan Air Bersih

Loading

KEDIRI – Anggota Komisi V dari Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Sri Rahayu meresmikan program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Masyarakat (Pamsimas) di Desa Besowo Kecamatan Kepung, Desa Sepawon Kecamatan Plosokleten dan Desa Satak Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, Rabu (4/1/2023).

Sri Rahayu mengatakan kunjungan kerja di dua desa ini untuk meninjau langsung program pemerintah pusat. Yakni program dari sumber daya air dan PUPR khususnya bidang perumahan.

“Saya sangat merasa senang bertemu dengan Pokmas, dengan penggunanya langsung. Saat saya meninjau ternyata benar, warga di sana memang sangat membutuhkan keberadaan air bersih untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari,” kata Sri Rahayu di Kediri, Rabu (4/1/2023).

Ketua DPP PDI Perjuangan ini menjelaskan, Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang dibangun menggunakan sumur bor yang dipompakan ke menara dan selanjutnya dialirkan secara gravitasi ke rumah warga.

SPAM yang dibangun terdiri dari sumur bor 1 unit, menara air 1 unit dan jaringan perpipaan. Sarana tersebut nantinya akan mampu melayani warga desa dengan target pemanfaat 160 KK.

“Salah satu contohnya ada di Desa Besowo Kecamatan Kepung ini, untuk mencukupi kebutuhan air bersih masyarakat, program dari sumber daya air ini diambilkan dari sumber mata air yang ada di dataran tinggi, kemudian ditampung terlebih dahulu di tandon berukuran besar sebelum distribusikan kepada warga,” bebernya.

Dengan demikian usai pembangunan Pamsimas ini rampung dikerjakan, legislator DPR RI dari dapil 6 Jatim itu pun berpesan kepada masyarakat supaya memelihara dengan baik dan dapat dikembangkan ke depannya.

Mengingat anggaran yang digelontorkan untuk merealisasikan program ini tidak sedikit, yaitu sebesar Rp 400 juta untuk satu titik.

“Di Indonesia ini kan masih banyak ya warga masyarakat yang memang betul-betul belum mendapatkan program ini, terutama sumber daya air. Maka dari itu bagi masyarakat yang telah mendapat program ini warga masyarakat bisa mengakses air bersih dan tidak air sungai supaya lebih sehat,” pinta Sri Rahayu. (putera/pr)