Minggu
13 September 2026 | 6 : 05

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Reses Ida Bagus: Warga Ngluyu Minta Ada SMA/SMK di Wilayahnya, Petani Sukomoro Mengeluh soal Pupuk

pdip-jatim-dprd-jatim-280323-ida-bagus-nugroho

NGANJUK – Pertemuan demi pertemuan dengan warga untuk menyerap aspirasi terus dilaksanakan Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Ida Bagus Nugroho, pada jeda masa persidangan (reses) pada 22 sampai 29 Maret ini.

Kali ini, pria yang juga Wakil Ketua Bidang Hukum dan HAM DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar pertemuan dengan warga di dua titik, yakni di Kecamatan Ngluyu dan Sukomoro.

Di Kecamatan Ngluyu, serap aspirasi dilaksanakan di Desa Tempuran pada Senin (27/3/2023). Acara diikuti warga, tokoh masyarakat, dan enam kepala desa. Hadir pula sejumlah pengurus PAC PDI Perjuangan Ngluyu.

Ada berbagai masukan dan usulan yang ditampung Ida Bagus dari acara tersebut.

“Masukan yang paling utama, terkait belum adanya SMK maupun SMA di Kecamatan Ngluyu,” katanya.

Dengan ketiadaan sekolah tangka atas di kecamatan tersebut, otomatis anak-anak bersekolah di Kecamatan Gondang. “Para siswa menempuh jarak antara 15 sampai 20 kilometer,” jelas Ida Bagus.

Berita terkait:Reses I DPRD Jatim, Ida Bagus Serap Aspirasi Rakyat di Wilangan dan Rejoso

Namun, dengan sistem zonasi yang ada saat ini, kesempatan anak anak Kecamatan Ngluyu untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA maupun SMK negeri semakin tertutup. Sebab harus berkompetisi dengan anak-anak dari Kecamatan Gondang yang tempat tinggalnya relatif lebih dekat.

Untuk reses berikutnya dilaksanakan di Desa Bungur Kecamatan Sukomoro. Di tempat ini, Ida Bagus mendapatkan masukan terkait dari para petani terkait sulitnya mendapatkan pupuk. Untuk diketahui, masyarakat di Kecamatan Sukomoro mayoritas berprofesi sebagai petani, khususnya petani bawang merah.

“Kami bersama para petani lainnya, selama ini agak sulit juga untuk mencari pupuk. Ini sangat meresahkan kami. Sebetulnya kalau pupuk itu ada dengan harga  berapapun kami mau dan yang terpenting ada barangnya,” jelas Supardi, peserta pertemuan. (eng/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Andri Wahyudi Dorong Indikator Pencegahan Kekeringan dan Karhutla Berbasis Risiko

SURABAYA — Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Andri Wahyudi mengusulkan agar daerah yang berulang kali ...
LEGISLATIF

Fuad Benardi: BUMD Jangan Sekadar Untung, Modal Daerah Harus Menghasilkan  

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim mengubah cara melihat ...
LEGISLATIF

Ada Ulat dalam Menu MBG, Ama Siswanto Dorong Pengawasan Diperketat

JOMBANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jombang, Ama Siswanto, menegaskan persoalan temuan ulat hidup dalam ...
LEGISLATIF

Erma Susanti: Ekonomi Masyarakat Sekitar Hutan Bisa Jadi Jawaban Kemiskinan Desa

BLITAR – Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur, Erma Susanti, menilai masyarakat di sekitar kawasan hutan memiliki ...
LEGISLATIF

Pertanyakan RTRW Belum Rampung sejak 2024, Candra: Akan Berdampak pada Tata Kelola Pupuk

JEMBER – Rencangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Jember, Jawa ...
RUANG MERAH

Desil Bukan Sekadar Angka, Ada Wajah Warga di Baliknya

Oleh Priyanto BELAKANGAN ini, ada satu kata yang semakin sering terdengar dalam percakapan tentang bantuan ...