Senin
14 September 2026 | 2 : 58

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

“Rasa” Dalam Diri Bangsa Makin Berkurang

pdip-jatim-megawati-pameran-lukisan-istana

JAKARTA – Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri mengatakan, saat ini banyak orang mudah menghina atau merundung pihak lain.

“Kalau seperti kita kan mem-bullying (merundung) orang gampang. Kan contohnya kayak gitu. Saling menghina gampang,” ucap Megawati, di sela mengunjungi pameran lukisan bertajuk “Senandung Ibu Pertiwi” di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta Pusat, Kamis (10/8/2017).

Makin gampangnya orang membully, tutur Megawati, hal ini sebagai contoh bahwa mental bangsa kita saat ini sudah semakin banyak yang kehilangan “rasa” atau hati.

“Karena saya lihat mental bangsa kita itu sudah makin berkurang, apa yang disebut orang Jawa, rasa (roso),” ujar dia.

Ketua Umum PDI Perjuangan ini menjelaskan, kata “rasa” (kearifan lokal orang Jawa) ini memang sulit diterjemahkan. Namun, itu harusnya masuk ke bagian kehidupan.

“‘Rasa’ itu sangat sulit sekali. Kalau ditanya secara pikiran, itu sulit. Tapi bisa diterjemahkan kalau orang yang ngerti ‘rasa’ itu. Sehingga itu bagian dari sebuah kehidupan berperadaban,” ujar perempuan yang juga menjabat Dewan Pembina Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) ini.

Megawati juga mengatakan, generasi muda sejatinya bisa belajar tentang kekayaan budaya Indonesia melalui seni rupa.

“Bagi generasi muda, hal ini menunjukkan betapa kayanya kebudayaan Indonesia di bidang seni lukis, yang kami sebagai bangsa harus mengapresiasi,” kata dia.

Megawati juga mengritik mereka yang mengaku sebagai kolektor lukisan, tapi tak tahu bagaimana menggunakan rasa itu sendiri.

Karena itu, menurut Megawati, banyak generasi muda yang hanya mengikuti tren. Sehingga lupa makna sebenarnya, karena terpengaruh teknologi mutakhir.

“Sekarang ini kadang-kadang kalau saya lihat, banyak yang menyebut dirinya kalau kolektor. Tapi kan akhirnya lebih pada pelukis-pelukis yang hanya karena tren, ini harus dikoleksi,” kata dia.

“Mungkin kalian ini, karena sudah saking majunya tekno, mungkin enggak ada lagi. Ketika kita yang tua-tua ini kita diajari dari sudut kebudayaan harus punya rasa,” tandas Megawati.

Megawati yang tiba sekitar pukul 14.00 WIB itu disambut salah seorang kurator pameran, Amir Sidharta. Amir langsung memandu Megawati mengelilingi ruang pameran sembari memperlihatkan satu per satu lukisan koleksi Istana.

Saat melihat beberapa lukisan, Megawati tampak berdiri lebih lama dibandingkan lukisan lain. Misalnya, lukisan Nyi Roro Kidul di Ruang Pamer ‘Mitologi’.

Dia juga sempat mengenang lukisan-lukisan yang mengingatkannya pada Istana. Bahkan, ada beberapa lukisan yang terpajang sejak dirinya masih kecil. Misalnya, koleksi karya pelukis Basuki Abdullah berupa lukisan Nyi Roro Kidul.

Terkait Basuki Abdullah, dia memiliki kenangan tersendiri dengan maestro lukis Indonesia itu. Megawati mengaku mengenal Basuki secara pribadi. Bahkan, Megawati kecil sempat dilukis oleh Basuki. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

HEADLINE

Soekarno Run Banyuwangi Libatkan Disabilitas Netra Layani Sport Massage Pelari

Soekarno Run Banyuwangi melibatkan penyandang disabilitas netra dalam layanan sport massage bagi peserta sebagai ...
KABAR CABANG

DPC Tulungagung Gelar Pelatihan Pelatihan Kader Perempuan Akar Rumput

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menggelar pelatihan kader perempuan ...
KABAR CABANG

Perkuat Akar Rumput, DPC PDIP Kota Batu Road Show Serahkan SK ke Ranting

MALANG — Memperkuat konsolidasi hingga tingkat akar rumput, DPC PDI Perjuangan Kota Batu memilih turun langsung ...
KRONIK

Bupati Fauzi di Tatorbangan Ritual Culture 2026: Generasi Muda Harus Ambil Peran Jaga Warisan Leluhur

SUMENEP – Pemerintah Desa (Pemdes) Torbang, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep, menggelar Tatorbangan Ritual ...
KRONIK

Atasi Kekeringan di Bojonegoro, Legislator Amin Thohari Salurkan Bantuan Air Bersih ke Desa Terdampak

​BOJONEGORO – Musim kemarau panjang yang memicu kekeringan di sejumlah wilayah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, ...
KRONIK

Pemkab Banyuwangi Gandeng IAI Kembangkan Arsitektur Berbasis Lokal dan Berkelanjutan

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi memperkuat kolaborasi dengan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) ...