oleh

Puti Sapa Warga Pesisir Sambil Senam Bersama

-Berita Terkini-5 kali dibaca

LUMAJANG – Sebelum meninggalkan Lumajang yang dikunjungi sejak Selasa (13/3/2018), Calon Wakil Gubernur Jawa Timur Puti Guntur Soekarno menyapa warga kawasan pesisir, Rabu (14/3/2018) pagi.

Tepatnya di kawasan wisata Pantai Wotgalih, Puti mengawali aktifitas kampanye hari ini dengan mengikuti senam bersama.

Puti juga berkesempatan menebar ikan lele ke kolam yang dijadikan ajang lomba mancing yang diikuti ratusan warga sekitar Wotgalih.

“Selamat pagi semua. Kita songsong Pilkada Jawa Timur dan Lumajang dengan jiwa raga sehat. Yang paling penting, sehat ekonominya. Jangan lupa nomor 2 ya,” kata Puti Guntur kepada ibu-ibu peserta senam.

Kebetulan, pasangan cagub-cawagub Saifullah Yusuf Gus Ipul-Puti Guntur Soekarno mendapat nomor 2 di Pilgub Jatim, sama dengan Calon Bupati As’at Malik dan Calon Wakil Bupati Thoriq Alkatiri di kontestasi Pilkada Lumajang.

Mereka sama-sama diusung PDI Perjuangan (PDIP).

“Jangan lupa nomor 2, pilih kyai, nomor 2 pilih Mbak Puti,” jelas Agus Wicaksono, Ketua DPC PDI Perjuangan Lumajang.

Calon Bupati As’at Malik juga dikenal sebagai kiai pengasuh pondok pesantren.

Dengan ibu-ibu di Lumajang, Puti Guntur Soekarno melakukan senam ‘Maumere’. Wajah sumringah mewarnai peserta senam.

Selesai lagu itu, peserta senam melanjutkan dengan lagu ‘Jaran Goyang’. Suasana jadi makin meriah.

“Pagi ini rasanya fresh,” ujar Puti dengan sumringah.

Selesai melakukan senam bersama, Puti Guntur lantas menebar ikan lele di kolam pancing, yang lokasinya berdekatan dengan lokasi senam. “Ini lele hasil budidaya dari Lumajang,” tambah Agus Wicaksono.

Tak hanya menebar ikan lele, Puti pun mencoba ikut memancing. “Ayo, kita mancing bersama,” kata Puti kepada para pemancing yang telah menunggu dengan alat-alat pancingnya.

Menurut Puti, kampanye Pilkada tidak selalu diisi dengan kegiatan-kegiatan serius.

“Kegiatan yang ringan dan menyenangkan, pasti lebih disukai warga. Kita ingin Pilkada diwarnai kegembiraan, yang menyenangkan,” kata cucu Bung Karno itu. (goek)

rekening gotong royong