oleh

Puti: PKH Super Bisa Cegah Terjadinya Kasus Stunting

-Berita Terkini-3 kali dibaca
TRENGGALEK – Cawagub Puti Guntur Soekarno mengatakan, Program Keluarga Harapan (PKH) Super yang jadi salah satu program unggulan pasangan calon nomor urut 2 bisa jadi jawaban untuk mencegah timbulnya kasus stunting atau bayi kurang gizi.
Sosialisasi PKH Super itu dipaparkan Puti di depan ibu-ibu rumah tangga warga Desa Kayen, Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek, Senin (2/4/2018) sore.
Desa Kayen termasuk satu dari 10 desa di Trenggalek yang terdapat kasus stunting.
“Saya ke Kayen ini ingin melihat sendiri soal stunting, yakni ada bayi dan anak-anak yang pertumbuhannya tak sesuai dengan usianya,” kata Puti.
Cucu proklamator Bung Karno ini menyebutkan, terjadinya stunting bisa karena asupan gizinya tak sesuai atau kurang baik.
Masalah sanitasi, tambah dia, bisa mempengaruhi pertumbuhan anak. Misalnya, soal MCK yang tak layak, atau malah tidak ada sama sekali.
PKH Super, lanjut Puti, di antaranya melakukan perbaikan nutrisi anak pada rumah tangga miskin dan sangat miskin.
“Seperti pemberian sejumlah komoditi misalnya ayam, susu, telur dengan rutin,” ujarnya.
Dengan program ini, jelas Puti, anak sejak masih di kandungan ibunya, akan terjaga gizinya.
Menurutnya, gizi bayi dalam kandungan akan terjaga jika ibunya rutin minum susu, makanan yang berprotein dan mengandung vitamin.
“Jangan makan yang instan-instan. Jangan percaya produk pabrikan, pasti ada bahan pengawet,” tegasnya.
Setelah kelahiran, tambah Puti, paling tidak sampai usia 2 tahun gizi anak harus dijaga.
Puti datang ke Kayen setelah sebelumnya mengikuti panen raya padi MSP di Karangan. Dia didampingi Plt Bupati Trenggalek M Nur Arifin dan mantan Bupati Trenggalek dua periode Mulyadi.
Kedatangan rombongan disambut hangat masyarakat sekitar yang sudah menunggu kedatangannya. Pertemuan itu digelar di kediaman Suwita (38), warga RT 5, RW 2 desa setempat.
Masyarakat sekitar antusias dengan kehadiran rombongan itu, apalagi yang berkunjung tersebut merupakan cucu Presiden pertama RI. (goek)
rekening gotong royong