Senin
24 Agustus 2026 | 11 : 45

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Puti Nyekar ke Makam Sarinah, Sang Pengasuh Bung Karno

pdip-jatim-puti-nyekar-di-tulungagung

TULUNGAGUNG – Calon Wakil Gubernur Jawa Timur Puti Guntur Soekarno memanfaatkan kunjungannya ke Tulungagung dengan nyekar (berziarah) ke makam leluhurnya. Puti juga berziarah ke makam pengasuh Bung Karno di masa kecil, Sarinah.

Puti datang ke makam Sarinah di komplek makam Kepatihan, Tulungagung. Dia didampingi anggota DPR RI Eva Kusuma Sundari dan Budi Yuyono, Calon Bupati dan Wakil Bupati Tulungagung Syahri Mulyo-Maryoto Birowo, Ketua DPC PDI Perjuangan serta sejumlah pengurus dan simpatisan.

Sebelum berziarah ke makam Sarinah, Puti terlebih dahulu mendatangi makam kakek Bung Karno, Raden Hardjodikromo yang berada satu komplek dengan makam Sarinah. Menurut Puti, Tulungagung adalah cikal bakal keluarganya.

“Tulungagung ini adalah akar dari keluarga saya, di sini ada (makam) eyangnya Bung Karno, Raden Hardjodikromo yang adalah bapaknya Soekemi Sosrodihardjo. Kalau ke saya jatuhnya canggah, saya ini punya darah Tulungagung,” kata Puti, Senin (26/2/2018).

Usai dari makam tersebut, pasangan Gus Ipul tersebut, berziarah ke makam Sarinah, perempuan yang mengasuh Presiden pertama Indonesia di masa kecil. Dengan khidmat, Puti berdoa didampingi tokoh setempat.

Puti menambahkan, Sarinah merupakan sosok perempuan hebat yang cukup dikagumi Bung Karno dan menjadi salah satu inspirasi perjuangannya sehingga bisa dekat dengan rakyat.

“Sarinah juga yang mengajarkan Bung Karno budi pekerti, bagaimana menyelami perasaan dan menyelami hati dari rakyat Indonesia. Itu dimulai dari mbok Sarinah sebagai pengasuh beliau,” imbuhnya.

Lebih lanjut cawagub Jatim ini menjelaskan, Sarinah dapat dijadikan inspirasi di zaman sekarang terkait kiprahnya sebagai seorang pengasuh yang selalu mengajarkan karakter dan budi pekerti yang hebat.

Inspirasi Sarinah, terang Puti, adalah bagaimana perjuangan seorang perempuan dalam memperjuangkan negeri ini.

“Bukan hanya kesetaraan gender, tapi juag berjuang bersama kaum lelaki untuk mengisi kemerdekaan, untuk pembangunan, dengan profesinya masing-masing,” ujar Puti.

Sementara itu, Calon Bupati Petahana Tulungagung Syahri Mulyo menyambut baik kedatangan Puti Guntur Soekarno ke Makam Kepatihan. Pihaknya menilai, kunjungan ke malam Sarinah menjadi inspirasi bagi seluruh warga Tulungagung.

“Tulungagung ini bagian dari wilayah Mataraman, sehingga memiliki sejarah panjang terhadap berdirinya negeri ini. Sarinah salah satunya, beliau adalah pengasuhnya Founding Father Indonesia, Bung Karno,” katanya.

Ke depan apabila terpilih kembali sebagai Bupati Tulungagung, Syahri mengaku akan merestorasi makam Sarinah agar lebih baik, karena merupakan salah satu aset dari pelaku sejarah.

“Kami juga akan mengusulkan nama Sarinah menjadi nama jalan, apakah di Gang VI itu menjadi jalan Sarinah atau bagaimana, itu nanti akan kita tentukan di lain waktu,” imbuhnya.

Sedangkan terkait berlangsungnya pesta demokrasi Pilkada Jatim dan Tulungagung, pihaknya berhadap bisa menang dan linier dengan kemenangan di tingkat provinsi. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Cerita Risma Saat Baguna Selamatkan Anak Patah Tulang di Gempa NTT

SURABAYA – Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Penanggulangan Bencana, Tri Rismaharini, memimpin langsung aksi tanggap ...
KRONIK

Hasto Minta Pembakar Hutan di Kalimantan Diproses Tegas

SURABAYA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menyoroti kebakaran hutan dan lahan ...
HEADLINE

Hasto Ungkap Lima Pesan Megawati untuk Kader PDI Perjuangan Jatim

SURABAYA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengungkap lima pesan Ketua Umum PDI ...
HEADLINE

Tiga Desainer Jatim Raih Tiket Nasional Fatmawati Trophy 2026

SURABAYA – Tiga desainer Jawa Timur berhasil meraih tiket menuju babak nasional Fatmawati Trophy 2026 setelah ...
KRONIK

Fatmawati Trophy Angkat Kreativitas Desain Kebaya dan Kerudung di Jawa Timur

SURABAYA – Kompetisi desain kebaya dan kerudung Jawa Timur bertajuk Fatmawati Trophy Regional 8 digelar di Hotel ...
EKSEKUTIF

Kampung Tempo Dulu di Magersari, Cak Sandi Dorong UMKM dan Permainan Tradisional Hidup Lagi

MOJOKERTO – Suasana tempo dulu kembali hidup di Kampung Magersari Gang 1, Kota Mojokerto. Bukan sekadar nostalgia, ...