oleh

Puti Nyekar ke Makam Sarinah, Sang Pengasuh Bung Karno

-Berita Terkini-7 kali dibaca

TULUNGAGUNG – Calon Wakil Gubernur Jawa Timur Puti Guntur Soekarno memanfaatkan kunjungannya ke Tulungagung dengan nyekar (berziarah) ke makam leluhurnya. Puti juga berziarah ke makam pengasuh Bung Karno di masa kecil, Sarinah.

Puti datang ke makam Sarinah di komplek makam Kepatihan, Tulungagung. Dia didampingi anggota DPR RI Eva Kusuma Sundari dan Budi Yuyono, Calon Bupati dan Wakil Bupati Tulungagung Syahri Mulyo-Maryoto Birowo, Ketua DPC PDI Perjuangan serta sejumlah pengurus dan simpatisan.

Sebelum berziarah ke makam Sarinah, Puti terlebih dahulu mendatangi makam kakek Bung Karno, Raden Hardjodikromo yang berada satu komplek dengan makam Sarinah. Menurut Puti, Tulungagung adalah cikal bakal keluarganya.

“Tulungagung ini adalah akar dari keluarga saya, di sini ada (makam) eyangnya Bung Karno, Raden Hardjodikromo yang adalah bapaknya Soekemi Sosrodihardjo. Kalau ke saya jatuhnya canggah, saya ini punya darah Tulungagung,” kata Puti, Senin (26/2/2018).

Usai dari makam tersebut, pasangan Gus Ipul tersebut, berziarah ke makam Sarinah, perempuan yang mengasuh Presiden pertama Indonesia di masa kecil. Dengan khidmat, Puti berdoa didampingi tokoh setempat.

Puti menambahkan, Sarinah merupakan sosok perempuan hebat yang cukup dikagumi Bung Karno dan menjadi salah satu inspirasi perjuangannya sehingga bisa dekat dengan rakyat.

“Sarinah juga yang mengajarkan Bung Karno budi pekerti, bagaimana menyelami perasaan dan menyelami hati dari rakyat Indonesia. Itu dimulai dari mbok Sarinah sebagai pengasuh beliau,” imbuhnya.

Lebih lanjut cawagub Jatim ini menjelaskan, Sarinah dapat dijadikan inspirasi di zaman sekarang terkait kiprahnya sebagai seorang pengasuh yang selalu mengajarkan karakter dan budi pekerti yang hebat.

Inspirasi Sarinah, terang Puti, adalah bagaimana perjuangan seorang perempuan dalam memperjuangkan negeri ini.

“Bukan hanya kesetaraan gender, tapi juag berjuang bersama kaum lelaki untuk mengisi kemerdekaan, untuk pembangunan, dengan profesinya masing-masing,” ujar Puti.

Sementara itu, Calon Bupati Petahana Tulungagung Syahri Mulyo menyambut baik kedatangan Puti Guntur Soekarno ke Makam Kepatihan. Pihaknya menilai, kunjungan ke malam Sarinah menjadi inspirasi bagi seluruh warga Tulungagung.

“Tulungagung ini bagian dari wilayah Mataraman, sehingga memiliki sejarah panjang terhadap berdirinya negeri ini. Sarinah salah satunya, beliau adalah pengasuhnya Founding Father Indonesia, Bung Karno,” katanya.

Ke depan apabila terpilih kembali sebagai Bupati Tulungagung, Syahri mengaku akan merestorasi makam Sarinah agar lebih baik, karena merupakan salah satu aset dari pelaku sejarah.

“Kami juga akan mengusulkan nama Sarinah menjadi nama jalan, apakah di Gang VI itu menjadi jalan Sarinah atau bagaimana, itu nanti akan kita tentukan di lain waktu,” imbuhnya.

Sedangkan terkait berlangsungnya pesta demokrasi Pilkada Jatim dan Tulungagung, pihaknya berhadap bisa menang dan linier dengan kemenangan di tingkat provinsi. (goek)