oleh

Puti Dorong Anak Muda Jatim Lahirkan UKM Berbasis Komunitas

-Berita Terkini-1 kali dibaca

SURABAYA – Calon Wakil Gubernur Jawa Timur Puti Guntur Soekarno mengatakan, para insan kreatif muda perlu tumbuh dalam ekosistem yang didasari kolaborasi, bukan kompetisi. Karena itu, konektivitas di antara mereka harus kuat.

“Sedangkan pemerintah daerah bertanggung jawab membuat kebijakan yang dapat mengakselerasi kepentingan anak muda,” kata Puti, Jumat (20/4/2018).

Pernyataan itu telah disampaikan Puti saat bertemu dengan kelompok Milenial Kediri dalam acara Gerakan Kami, Kediri Juga Bisa Young Creative Talk, Kamis kemarin.

Acara tersebut diikuti anak anak muda dari berbagai macam latar belakang, mulai pengusaha, penggiat industri kreatif, hingga penulis dan penggiat literasi.

Perempuan yang berpasangan dengan Calon Gubernur Saifullah Yusuf alias Gus Ipul ini menyampaikan, UKM berbasis komunitas sangat penting bagi perekonomian.

Karena itu, pihaknya berencana menstimulasi masyarakat, terutama kaum muda, untuk melahirkan UKM berbasis komunitas.

“Kita mau anak muda Jatim bergerak dan dapat menjadi contoh ekonomi berbasis komunitas di Indonesia” lanjutnya.

Gerakan Kami rutin mengadakan creative talk yang mengundang orang-orang yang memiliki solusi untuk masyarakat. Kelompok ini mengusung tagline Kami Sehat, Kami Kreatif, Kami Peduli.

“Kami mengundang mbak Puti karena kami ingin beliau menyumbang ide besar untuk anak muda Jawa timur di masa depan,” jelas Ketua Gerakan Kami, Setiawan.

Menurutnya, langkah yang paling konstruktif dalam menerjemahkan aspirasi masa depan dalam rentang 19–29 tahun menunjukkan angka 94,8 persen generasi muda milenial optimis pada masa depan.

Hal tersebut sesuai survei nasional CSIS yang dirilis pada November 2017. Artinya, ini merupakan investasi mental yang dapat dikemas dalam bentuk gerakan pemuda yang tepat.

Hanya kemudian bagaimana kelompok milenial itu dimobilisasi sebagai subjek pembangunan nasional melalui peran-perannya di masyarakat.

“Gerakan pemuda tersebut harus diawali dari kerangka kesadaran atas pentingnya hidup sehat. Dan dalam melakukan perubahan, kaum muda harus mampu mengampanyekan pesan-pesan agar hidup sehat kepada sekitar dan dimulai dari diri sendiri,” ujarnya. (goek)