Selasa
11 Agustus 2026 | 7 : 36

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Puti Ajak Perempuan Tak Alergi Politik dengan Ikut Sukseskan Pilgub Jatim

pdip-jatim-puti-sahabat-muslimat-jember1

JEMBER – Cawagub Puti Guntur Soekarno mengajak kaum perempuan tidak alergi dengan politik. Sebab tanpa disadari, perempuan, termasuk ibu-ibu rumah tangga setiap hari kerap melakukan aktivitas politik.

Puti menyebutkan, pembicaraan soal kenaikan harga cabai yang biasa dilakukan para ibu, hal itu adalah termasuk pembicaraan politik.

“Juga ibu-ibu yang kerap minta uang belanja lebih kepada suaminya karena naiknya harga beras, itu adalah pembicaraan politik,” kata Puti Soekarno dalam pertemuan dengan ‘Sahabat Muslimat’ di kantor sekretariat bersama Tim Pemenangan Cagub-cawagub Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno Kabupaten Jember, Senin (12/3/2018).

Karena itu, dalam kontestasi politik seperti kontestasi pilkada yang bakal berlangsung di Jawa Timur, Puti mengajak ratusan Sahabat Muslimat yang hadir, untuk ikut berperan aktif di dalamnya.

Misalnya, mengajak sanak keluarga serta tetangga secara door to door, untuk ikut menyukseskan Pilgub Jatim 2018, dengan memilih pasangan nomor urut 2, Gus Ipul-Mbak Puti.

“Mari, kita jadikan Pilkada Jatim menjadi perhelatan politik yangg beretika, aman, berbudaya, dan bermoral. Semua harus dilakukan dengan hati, tidak saling menjelekkan, dan saling bermusuhan,” ujarnya.

‘Sahabat Muslimat’ merupakan organisasi perempuan yang di dalamnya terdiri dari beberapa organisasi perempuan. Mulai dari Fatayat, dan Muslimat NU, serta ormas perempuan dari partai pengusung seperti Perempuan Bangsa (PKB), Perempuan Gerindra, hingga Perempuan PKS.

Pada kesempatan itu, Sahabat Muslimat mendeklarasikan dukungan kepada pasangan Gus Ipul-Mbak Puti dan siap memenangkannya.

“Kami yakin Jawa Timur membutuhkan sosok seperti beliau, figur Gus Ipul dan Mbak Puti. Sehingga, kami optimistis kemenangan bisa diraih bersama beliau berdua,” ujar Koordinator Sahabat Muslimat, Rahma Sa’idah.

Pihaknya juga mendukung 9 agenda prioritas yang diagendakan pasangan ini. Menurut mereka, hal ini cocok dengan solusi yang dibutuhkan atas masalah di Jawa Timur.

Misalnya, melalui program Dik Dilan (Pendidikan Gratis Dilanjutkan) dan Mas Metal (Masyarakat Melek Digital). “Di era milenial seperti saat ini, kalau mau maju harus berpendidikan dan mengusai teknologi,” urai Rahma.

Selain masalah pendidikan, pihaknya juga mengatakan pentingnya menyelesaikan masalah ekonomi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Terutama, untuk persoalan kesenjangan ekonomi di Jawa Timur.

“Sesuai dengan tagline pasangan ini, Kabeh Sedulur, Kabeh Makmur. Kalau mau makmur, masalah ekonomi haru diselesaikan. Terutama soal kesenjangan ekonomi,” urai Ketua Tim Pemenangan Kabupaten Jember ini. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Eri Cahyadi Ingatkan Mahasiswa Baru ITS: Jangan Hanya Andalkan AI, Perkuat Karakter dan Integritas

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengingatkan mahasiswa baru ITS agar tidak hanya mengandalkan AI, tetapi memperkuat ...
SEMENTARA ITU...

Andreas Buka Peluang UMKM Eks Dolly Tembus Pasar Ekspor, Risma Tekankan Pasar Lokal Harus Kuat

Anggota DPR RI Andreas Eddy Susetyo membuka peluang UMKM eks Dolly menembus pasar ekspor, sementara Risma ...
KRONIK

Bupati Ipuk Lepas 32 Kontingen Pramuka Banyuwangi ke Jambore Nasional ke-12 di Cibubur

BANYUWANGI – Sebanyak 32 Pramuka Penggalang siswa berbagai SMP di Banyuwangi akan mengikuti Jambore Nasional ...
KRONIK

Guntur Wahono: Tiban Bukan Sekadar Adu Skill, Tapi Merawat Persaudaraan Antar Daerah

BLITAR – Seni tradisi Tiban tidak semestinya berhenti sebagai tontonan budaya. Di balik pertarungan para jawara di ...
OLAHRAGA

Kalah 1-4 dari Jabar, Deni Wicaksono Tegaskan Peluang Banteng Jatim Masih Terbuka

SURABAYA – Kekalahan telak 1-4 dari Banteng Jawa Barat membuat langkah Banteng Jatim di Soekarno Cup 2026 langsung ...
OLAHRAGA

Aji Santoso Dorong Soekarno Cup Berkelanjutan, 400 Talenta Muda Dibuka Jalan ke Klub Profesional

SURABAYA – Lapangan Soekarno Cup 2026 bukan sekadar tempat bagi pemain muda mengejar kemenangan. Di balik ...