oleh

Pusat Tunjuk Tatit sebagai Ketua DPC PDIP Nganjuk

NGANJUK – Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Nganjuk Tatit Heru Tjahyono AMD menyatakan kesiapannya sebagai Ketua DPC.

Hal itu dia ungkapkan setelah turun surat DPP PDI Perjuangan yang menetapkannya sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Nganjuk periode 2015-2020.

Surat DPP itu bernomor 3205/IN/DPP/VIII/2017 tanggal 31 Agustus 2017 tentang Penetapan Ketua DPC Kab Nganjuk Masa Bakti 2015-2020.

Menurut Tatit, tanggung jawab yang diterima dari DPP itu merupakan tugas dan amanah Partai yang harus dijalankan.

“Sebagai kader dan petugas partai Saya akan selalu siap apa yang akan ditugaskan pada saya,“ tandas Tatit, kemarin.

Penunjukan Tatit sebagai Ketua DPC PDIP Nganjuk ini menindaklanjuti surat DPD PDI Perjuangan nomor 1429/IN/DPD/VIII/2017 tertanggal 19 Agustus 2017 Perihal Pertimbangan calon Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Nganjuk.

Juga surat DPP PDI Perjuangan Nomor 216/KPTS/DPP/1/2017 tentang Pembebastugasan  Drs H Taufiqurrahman dari jabatannya sebagai  Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Nganjuk sekaligus menunjuk dan mengangkat pelaksana harian  ketua DPC PDI Perjuangan  Kabupaten Nganjuk.

DPP PDI Perjuangan juga mengintruksikan kepada DPD PDI Perjuangan Jawa Timur dan DPC PDIP Nganjuk untuk segera melaksanakan rakercabsus sesuai SK DPP 027/TAP/DPP/II/2011.

Selain itu juga menyusun struktur dan komposisi DPC  PDI Perjuangan Kabupaten Nganjuk Masa Bakti 2015 – 2020 sesuai peraturan DPP Partai Nomor 1 Tahun 2015,  serta melaporkan kepada DPP Partai.

Perlu diketahui, Kabupaten Nganjuk adalah kandang banteng yang tak pernah kalah sejak era reformasi.

Dan untuk menjaga dan mengawalnya, menurut Tatit, semua itu sebagai perjuangan yang harus dipertahankan dan akan lebih ditingkatkan. “Kita tunggu proses selanjutnya setelah ada rakercabsus,“ ujar Tatit.

Terkait akan digelarnya Pilkada serentak 2018 yang salah satunya digelar di Kabupaten Nganjuk, tambah Tatit, apapun dan siapapun nantinya yang akan direkom oleh DPP Partai, sebagai kader dan petugas partai harus bersikap tegak lurus.

“Terkait pilkada yang akan digelar 2018, kita akan tegak lurus sesuai instruksi DPP Partai dan wajib bagi kami untuk melaksanakanya,“ tegas Tatit. (endyk)