Selasa
06 Oktober 2026 | 7 : 08

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Punya Banyak Program Berbasis IT, Pemkot Madiun Raih Top Digital Award Bintang 4

pdip-jatim-211222-maidi-top-digital-award

MADIUN – Penerapan teknologi digital di lingkup Pemerintah Kota Madiun dinilai sangat baik di level nasional. Hal itu dibuktikan dengan diraihnya penghargaan Top Digital Award dari majalah IT Works di Jakarta, Selasa (21/12/2021).

Kota Madiun mendapat Top Digital kategori intansi pemerintahan dengan predikat bintang 4 atau sangat baik. Penghargaan diterima Wali Kota Madiun Maidi di Dian Ballroom Raffles Hotel Jakarta.

Wali Kota dari PDI Perjuangan ini menuturkan, keberhasilan dalam meraih penghargaan Top Digital Awards merupakan pencapaian luar biasa.

Sebab, menunjukkan bahwa manajemen Pemkot Madiun telah mengelola bisnisnya secara modern, profesional, dan lebih terpercaya dengan mengimplementasikan serta memanfaatkan teknologi informasi dan digital yang lebih canggih.

“Kota kita sudah mengedepankan IT ya. Hampir semua sudah pakai IT. Dan penerapannya luar biasa. Apa yang menjadi standarisasi, kita sudah masuk semua,” kata Maidi, di Balai Kota Madiun.

Kota yang juga dikenal sebagai Kota Pendekar ini memang salah satu daerah pilot project program smart city. Karenanya, dalam menjalankan pemerintah ada teknologi digital di dalamnya.

Ada banyak program yang berbasis IT, mulai dari perencanaan, penyusunan program, lelang pengadaan, sampai pelaporan sudah berbasis IT. Selain itu, infrastrukturnya juga terus dipenuhi.
Kota Madiun memiliki 1.800 titik wifi gratis hingga tingkat RT. Selain itu, juga ada program laptop gratis untuk pelajar.

“Teknologi digital ini kan tidak hanya soal program. Tetapi infrastrukturnya juga harus memadai. Kita terus mewujudkan itu,” ungkapnya.

Top Digital Award kategori Bintang 4 ini setidaknya harus memenuhi tata kelola TIK dalam kebijakan, organisasi, penerapan sistem dan prosedur biarpun belum menyeluruh.

Selain itu, pengimplementasian teknologi digitalnya berhasil dan penggunaannya terpadu di hampir semua divisi atau unit kerja dan berdampak signifikan terhadap kinerja serta daya saing dan layanan masyarakat.

Tolok ukur ketiga, terkait infrastruktur pendukung teknologi digital yang tersedia sesuai dengan kebutuhan saat ini biarpun belum mengantisipasi kebutuhan di masa mendatang.

“Masih ada bintang 5 atau kategori luar biasa, kita harus terus berbenah untuk mewujudkan itu. Jangan puas dulu,” pungkas Maidi. (ant/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Minta APBD Jatim 2027 Diukur dari Dampak Nyata, Bukan Serapan

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur meminta keberhasilan APBD 2027 tidak diukur hanya dari tingginya ...
LEGISLATIF

Tok! DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan dan UU Satu Data Indonesia

JAKARTA – DPR RI mengesahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan yang dirancang memperkuat hak pekerja sekaligus menjaga ...
EKSEKUTIF

Kekeringan di Dusun Tempur, Sanusi Salurkan Bantuan Air Bersih dan Sembako

MALANG – Kekeringan mulai menyulitkan warga Dusun Tempur, Desa Pagak, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang. Sumur ...
KRONIK

Buka Pekan Literasi SMAN 1, Bupati Fauzi Ajak Generasi Muda Bangun Karakter Lewat Membaca

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mendorong generasi muda untuk menjadikan literasi sebagai bagian ...
LEGISLATIF

Martin Hamonangan: Raperda Transportasi Publik Jatim Harus Jamin Keadilan Akses

SURABAYA – Komisi D DPRD Jawa Timur menilai transportasi publik tidak cukup hanya terhubung antar-moda. Sistem ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Minta Penurunan Stunting Dihitung dari Angka Riil, Bukan Persentase

KEDIRI – Bupati Hanindhito Himawan Pramana meminta jajaran Pemerintah Kabupaten Kediri tidak sekadar melihat ...