Selasa
15 September 2026 | 11 : 41

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Puluhan Tahun Kolaborasi Perhutani-Rakyat Kelola Hutan Begal di Ngawi; Rimba tetap Lestari, Rakyat Beroleh Rezeki

Picsart_22-11-26_23-57-01-436_copy_960x540

NGAWI – Kerjasama pengelolaan lahan di kawasan Hutan Begal, Desa Katikan Kecamatan Kedunggalar antara Perhutani dengan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) telah teruji sang waktu. Tidak itu saja, terkini, masyarakat setempat menanam alpukat varian baru yang mereka kembangkan.

Kisah eksistensi kolaborasi pengelolaan Hutan Begal, tercermin saat Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, bersama dengan Ketua DPRD Heru Kusnindar mengiringi Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Toni Harmanto, panen raya dan menanam pohon alpukat di kawasan hutan tersebut, Sabtu (26/11/2022).

Keduanya, bersama dengan jajaran Forkopimda turut menyertai agenda orang nomor satu di jajaran kepolisian Provinsi Jawa Timur tersebut. Mulai dari meninjau berbagai jenis tanaman yang ditanam lembaga masyarakat desa hutan (LMDH) setempat. Seperti nangka, jeruk lemon, dan lain sebagainya.

Kemudian, mengikuti panen raya tanaman padi yang ditanam masyarakat di antara lebatnya pepohonan hutan kayu putih milik Perhutani. Sebelum proses panen, di lokasi tersebut juga diselenggarakan upacara adat methil atau wiwitan, tradisi masyarakat setempat sebelum memanen padi.

Usai panen raya, agenda dilanjutkan menanam bibit pohon alpukat. Bibit yang ditanam yaitu varian Alpokad Ngawi, yang juga baru dikembangkan oleh masyarakat Desa Katikan, Kecamatan Kedunggalar.

Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, saat dikonfirmasi usai kegiatan mengungkapkan, kolaborasi pemanfaatan lahan Perhutani dengan masyarakat di desa setempat merupakan bagian dari program Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat (PHBM). Program tersebut sudah berlangsung sejak tahun 2000-an, dan masih eksis sampai sekarang.

“Mungkin yang masih ada aktivitas yang dijalankan se-Pulau Jawa itu di Kabupaten Ngawi utamanya di Desa Katikan. Ada beberapa lahan untuk tanaman produksi Perhutani, dan ada bagian lahan yang digunakan untuk produksi tanaman pangan masyarakat,” kata Bupati Ony.

Bupati Ony menilai, model kolaborasi tersebut menarik. Sebab masyarakat tetap memiliki kepastian untuk mengolah tanah dengan ditanami beragam tanaman pangan, di lahan yang berada di kawasan hutan Perhutani.

“Sehingga hutannya tetap lestari. Dan masyarakat punya hasil, dari kegiatan metodologi pengelolaan hutan bersama masyarakat,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Ngawi Heru Kusnindar menilai, model kolaborasi pengelolaan kawasan hutan sebagai hal yang prospektif. Menurutnya, Perhutani bisa membuka diri untuk berbagi dengan masyarakat sekitar hutan.

“Sebenarnya ini bagian yang prospektif, bagaimana Perhutani itu membuka diri, untuk sharing dengan masyarakat. Salah satunya kerjasama seperti ini. Tentunya ini bisa meluas ke tempat-tempat lain,” kata Legislator PDI Perjuangan tersebut.

Heru Kusnindar berharap, jika menerapkan model kolaborasi seperti yang disampaikan, LMDH akan berkembang lebih bagus. Masyarakat yang ditinggal di sekitar hutan akan juga akan banyak terlibat. Sebagai legislator, dirinya juga mendorong model kerjasama ini bisa diperluas lagi.

“Tentunya harus diperluas lagi. Ketersediaan lahan di Kabupaten Ngawi masih sangat luar biasa (luas),” papar Heru Kusnindar, usai mendampingi Kapolda Jatim, menanam alpukat dan panen raya di kawasan hutan Begal, masuk Desa Katikan, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi. (mmf/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

IKS-PI Cup 3 Jadi Ruang Pembinaan Remaja, Doding: Silat Harus Bermuara ke Prestasi  

IKS-PI Cup 3 Trenggalek menjadi ruang pembinaan pesilat muda sekaligus menekan tawuran dan kenakalan remaja. Doding ...
HEADLINE

Said Abdullah: Gaji P3K 2027 Ditanggung Pusat, Disiapkan Anggaran Rp23 Triliun

JAKARTA — Kabar baik bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Mulai 2027, gaji atau honorarium P3K ...
EKSEKUTIF

Rijanto: Komunikasi Lintas Kelompok Penting untuk Jaga Kerukunan Blitar

BLITAR — Bupati Blitar Rijanto menegaskan pentingnya komunikasi dengan berbagai kelompok keagamaan untuk menjaga ...
EKSEKUTIF

Eri Siapkan Bendera Hitam untuk PD yang Gagal Bina Kampung Pancasila

SURABAYA — Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyiapkan sanksi simbolik berupa bendera hitam bagi perangkat daerah ...
KRONIK

Amin Thohari Kembali Salurkan Air Bersih, Kini 2 Desa di Kedungadem

BOJONEGORO– Anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro Fraksi PDI Perjuangan, Amin Thohari, kembali menyalurkan bantuan air ...
LEGISLATIF

Raperda P-APBD 2026 Disepakati, Syaifuddin: Anggaran Pendidikan dan Kesehatan Tak Boleh Dicoret

SURABAYA — Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) ...