Selasa
11 Agustus 2026 | 6 : 00

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Puluhan Cakades di Banyuwangi Minta Dukungan ke PDI Perjuangan

pdip-jatim-cakades-di-dpc-banyuwangi

BANYUWANGI – Puluhan calon kepala desa mendatangi sekretariat DPC PDI Perjuangan Banyuwangi, Minggu (3/9/2017) siang. Mereka berharap partai berlambang banteng moncong putih ini memberikan dukungan dalam pemenangan pemilihan kepala desa mendatang.

Menurut Kepala Desk Pilkades DPC PDIP Banyuwangi Vicky Septa Linda, pihaknya sengaja membuka unit kerja tersendiri terkait pemenangan pilkades.

Hal ini juga terkait maraknya animo dari kader dan simpatisan maupun masyarakat umum yang berniat menjadi calon kepala desa.

Beberapa dari mereka, lanjut Vicky, menyampaikan harapannya agar mendapat dukungan dari PDI Perjuangan. “Kami akan dampingi mereka, terkait misalnya apa saja syarat-syarat administrasi untuk menjadi calon kepala desa,” kata Vicky.

Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim Kusnadi SH yang berkesempatan hadir pada acara itu dalam sambutannya menyampaikan, kader maupun simpatisan bahkan masyarakat umum  yang datang dengan niat sukarela kepada PDI Perjuangan secara otomatis adalah keluarga besar Partai.

“Sebagai teman, sebagai keluarga, tentu wajib untuk saling membantu. Demikian halnya jika ada teman yang mau mencalonkan menjadi kades, harus dibantu,” ujar Kusnadi.

Apalagi, lanjut Kusnadi, seseorang yang berniat mencalonkan sebagai kades tentu bertujuan baik. Sebab menjadi kades adalah menghibahkan separuh dari waktunya untuk melayani warga.

Karena itu, terang Kusnadi, DPC harus memberikan informasi dan pengetahuan terkait tugas dan kewajiban kades.

Seperti memberikan gambaran bagaimana kepala desa saat sekarang mempunyai kewenangan pengelolaaan anggaran dari dana desa yang nominalnya mencapai ratusan juta hingga miliaran rupiah.

“Jadi mesti ada bimbingan untuk berhati-hati dalam penggunaannya, tertib administrasi keuangan agar tidak tersandung masalah hukum,” katanya.

Sementara tantangan ketika menjadi calon, soal dukung mendukung antar warga yang kadang berubah menjadi dukungan fanatik dan berujung pada permusuhan hingga selesai pilkades.

“Tugas calon kades terpilih adalah merukunkan kembali kelompok-kelompok pendukung terutama yang kalah. Ini juga menjadi tantangan tersendiri,” pungkas Kusnadi. (hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Eri Cahyadi Ingatkan Mahasiswa Baru ITS: Jangan Hanya Andalkan AI, Perkuat Karakter dan Integritas

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengingatkan mahasiswa baru ITS agar tidak hanya mengandalkan AI, tetapi memperkuat ...
SEMENTARA ITU...

Andreas Buka Peluang UMKM Eks Dolly Tembus Pasar Ekspor, Risma Tekankan Pasar Lokal Harus Kuat

Anggota DPR RI Andreas Eddy Susetyo membuka peluang UMKM eks Dolly menembus pasar ekspor, sementara Risma ...
KRONIK

Bupati Bupati Ipuk Lepas 32 Kontingen Pramuka Banyuwangi ke Jambore Nasional ke-12 di Cibubur

BANYUWANGI – Sebanyak 32 Pramuka Penggalang siswa berbagai SMP di Banyuwangi akan mengikuti Jambore Nasional ...
KRONIK

Guntur Wahono: Tiban Bukan Sekadar Adu Skill, Tapi Merawat Persaudaraan Antar Daerah

BLITAR – Seni tradisi Tiban tidak semestinya berhenti sebagai tontonan budaya. Di balik pertarungan para jawara di ...
OLAHRAGA

Kalah 1-4 dari Jabar, Deni Wicaksono Tegaskan Peluang Banteng Jatim Masih Terbuka

SURABAYA – Kekalahan telak 1-4 dari Banteng Jawa Barat membuat langkah Banteng Jatim di Soekarno Cup 2026 langsung ...
OLAHRAGA

Aji Santoso Dorong Soekarno Cup Berkelanjutan, 400 Talenta Muda Dibuka Jalan ke Klub Profesional

SURABAYA – Lapangan Soekarno Cup 2026 bukan sekadar tempat bagi pemain muda mengejar kemenangan. Di balik ...