oleh

Puluhan Cakades di Banyuwangi Minta Dukungan ke PDI Perjuangan

BANYUWANGI – Puluhan calon kepala desa mendatangi sekretariat DPC PDI Perjuangan Banyuwangi, Minggu (3/9/2017) siang. Mereka berharap partai berlambang banteng moncong putih ini memberikan dukungan dalam pemenangan pemilihan kepala desa mendatang.

Menurut Kepala Desk Pilkades DPC PDIP Banyuwangi Vicky Septa Linda, pihaknya sengaja membuka unit kerja tersendiri terkait pemenangan pilkades.

Hal ini juga terkait maraknya animo dari kader dan simpatisan maupun masyarakat umum yang berniat menjadi calon kepala desa.

Beberapa dari mereka, lanjut Vicky, menyampaikan harapannya agar mendapat dukungan dari PDI Perjuangan. “Kami akan dampingi mereka, terkait misalnya apa saja syarat-syarat administrasi untuk menjadi calon kepala desa,” kata Vicky.

Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim Kusnadi SH yang berkesempatan hadir pada acara itu dalam sambutannya menyampaikan, kader maupun simpatisan bahkan masyarakat umum  yang datang dengan niat sukarela kepada PDI Perjuangan secara otomatis adalah keluarga besar Partai.

“Sebagai teman, sebagai keluarga, tentu wajib untuk saling membantu. Demikian halnya jika ada teman yang mau mencalonkan menjadi kades, harus dibantu,” ujar Kusnadi.

Apalagi, lanjut Kusnadi, seseorang yang berniat mencalonkan sebagai kades tentu bertujuan baik. Sebab menjadi kades adalah menghibahkan separuh dari waktunya untuk melayani warga.

Karena itu, terang Kusnadi, DPC harus memberikan informasi dan pengetahuan terkait tugas dan kewajiban kades.

Seperti memberikan gambaran bagaimana kepala desa saat sekarang mempunyai kewenangan pengelolaaan anggaran dari dana desa yang nominalnya mencapai ratusan juta hingga miliaran rupiah.

“Jadi mesti ada bimbingan untuk berhati-hati dalam penggunaannya, tertib administrasi keuangan agar tidak tersandung masalah hukum,” katanya.

Sementara tantangan ketika menjadi calon, soal dukung mendukung antar warga yang kadang berubah menjadi dukungan fanatik dan berujung pada permusuhan hingga selesai pilkades.

“Tugas calon kades terpilih adalah merukunkan kembali kelompok-kelompok pendukung terutama yang kalah. Ini juga menjadi tantangan tersendiri,” pungkas Kusnadi. (hs)