Kamis
11 Juni 2026 | 7 : 10

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Puan: Larangan Menteri Tinggalkan Jakarta Itu Sudah Biasa

pdip-jatim-jokowi-puan

pdip-jatim-jokowi-puanJAKARTA – Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani berpendapat, larangan meninggalkan Jakarta bagi para menteri sebagai hal lumrah.

“Menurut saya, itu biasa presiden kemudian memerintahkan semua menterinya untuk standby di Jakarta, melakukan tugas-tugasnya yang ada di Jakarta,” ujar Puan, Senin (25/7/2016).

Politisi PDI Perjuangan tersebut mengungkapkan, bukan hanya kali ini Jokowi melarang para menterinya pergi. Namun sudah berapa kali dilakukan.

“Sekarang akan dilakukan sidang kabinet paripurna dan diminta semua menteri hadir dan itu biasa saja,” kata Puan.

Saat wartawan menanyakan apakah larangan tersebut terkait reshuffle kabinet, Puan mengaku tidak tahu. Dia menegaskan, perombakan kabinet itu sepenuhnya hak prerogatif Presiden Jokowi.

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Pratikno membenarkan kabar Presiden Joko Widodo melarang seluruh menterinya meninggalkan ibukota selama 25 hingga 29 Juli 2016. Sebab, satu hari di antara sepekan itu, Presiden Jokowi akan menggelar rapat kabinet paripurna, di mana seluruh menteri dan pimpinan lembaga wajib hadir.

Berikut pesan yang dikirim Mensesneg Pratikno kepada para menteri:

Bapak Ibu Kabinet Kerja yth, Menindaklanjuti arahan Bp Presiden, dimohon Bapak Ibu tidak meninggalkan Jakarta minggu ini (tgl 25 sd 29 Juli 2016) dikarenakan akan diselenggarakan Sidang Paripurna Kabinet dan diwajibkan utk hadir semua. Atas perhatiannya disampaikan banyak terima kasih. Pratikno

Terkait larangan tersebut, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly yang juga kader PDI Perjuangan telah membatalkan beberapa agenda kerja ke luar kota. Dalam sepekan ini, Yasonna akan berada di Jakarta.

“Ya kita kerja di dalam kota aja,” kata Yasonna.

Dia mengaku tidak mengetahui jika pelarangan tersebut ditujukan terkait dengan reshuffle kabinet. Kata Yasonna, reshuffle kabinet merupakan hak prerogatif presiden. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Stadion GDJ Kediri Dikebut, Mas Dhito Bidik Bisa Digunakan pada 2027

Pemerintah Kabupaten Kediri mengalokasikan Rp57 miliar untuk melanjutkan pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati ...
SEMENTARA ITU...

Abidin Fikri Raih Gelar Doktor dengan Predikat Cumlaude, Soroti Ketimpangan Distribusi Tenaga Medis

JAKARTA – Program Pascasarjana Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur Jakarta resmi meluluskan Abidin Fikri dalam ...
LEGISLATIF

Komisi II DPRD Ngawi Sidak SPMB, Temukan Kesenjangan Jumlah Pendaftar Antar Sekolah

NGAWI – Komisi II DPRD Kabupaten Ngawi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah SMP Negeri di wilayah ...
KABAR CABANG

Dapur Umum DPC Sidoarjo Mengepul, Bagikan Ratusan Nasi Kotak untuk Pekerja Jalanan

SIDOARJO – Dapur Umum DPC PDI Perjuangan Sidoarjo kembali mengepul. Ratusan kotak nasi beserta lauk dibagikan ...
KABAR CABANG

Tantri Bararoh: Pelemahan Rupiah Harus Dijawab dengan Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan Ketahanan Pangan

Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang Tantri Bararoh mengingatkan pelemahan rupiah berpotensi menekan daya ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Pastikan Layanan Kesehatan Warga Banyakan Tetap Berjalan Pasca Puskesmas Tiron Terbakar

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana memastikan layanan kesehatan bagi warga Kecamatan Banyakan tetap berjalan ...