oleh

Puan: Dana Antisipasi Bencana Telah Disalurkan Lewat BNPB

-Berita Terkini, Kronik-11 kali dibaca

pdip-jatim-bencana-Longsor-PurworejoJAKARTA – Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani, memastikan bantuan dana antisipasi bencana tersalurkan melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Kami berikan bantuan dana antisipasi bencana tersebut melalui BNPB. Pemerintah sudah memberikan bantuan jaminan hidup,” kata Puan Maharani di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (22/6/2016).

Pemerintah juga telah menyalurkan bantuan berupa logistik yang diperlukan warga tertimpa bencana melalui Kementerian Sosial (Kemensos) dan BPPD terkait banjir dan longsor yang terjadi di beberapa titik di Jawa Tengah.

Selain terus berkoordinasi dengan Kemensos dan BNPB, pihaknya juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat.

“Saya juga sudah bertemu gubernur menanyakan situasi di sana. Sebagian besar dari kejadian yang menimpa itu karena longsor tanah yang disebabkan hujan deras dan masuk ke wilayah rawan longsor,” jelas Puan.

Menteri dari PDI Perjuangan ini menambahkan, sejumlah antisipasi dan respons terhadap kondisi bencana telah dilakukan, di antaranya mengevakuasi warga ke tempat yang aman dan mengisolasi wilayah yang rawan.

Untuk saat ini, pemerintah tetap melakukan pencarian korban yang diduga hilang atau sudah ditemukan korban yang meninggal.

“Semua hal-hal yang perlu diantisipasi dan tindak lanjuti sudah dilakukan, menunggu laporan hasil pemantauan tim yang standby di sana, berkoordinasi dengan gubernur dan kepala daerah,” kata Puan.

Dalam jangka panjang, pihaknya akan mempertimbangkan rencana relokasi untuk memastikan warga yang tinggal di wilayah rawan gempa tetap aman. Pihaknya juga selalu memberikan sosialisasi supaya masyarakat di wilayah rawan banjir longsor ini waspada.

“Kepala daerah di sana juga harus memberikan edukasi sosialisasi kepada warganya,” ucapnya.

Dia menambahkan, dari laporan terakhir yang diterima, saat ini sebanyak 45 korban meninggal, sebagian besar karena terkena tanah longsor. Sedangkan jumlah korban yang hilang masih terus dalam tahap pencarian.

Terkait dana yang dikucurkan, Puan mengatakan melalui BNPB telah diberikan dana kurang lebih Rp 200 juta sampai Rp 300 juta dana antisipasi atau dana siap pakai. Dana tersebut akan dikaji terus sesuai kebutuhan setelah daerah rawan bencana dinyatakan aman.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan ucapan duka cita atas jatuhnya korban tanah longsor di sejumlah daerah di Jawa Tengah akibat hujan yang terus turun sejak Sabtu (18/6/2016) lalu. Presiden juga mengajak masyarakat untuk bergerak bersama-sama membantu korban musibah itu.

“Banjir, tanah longsor melanda beberapa daerah. Duka cita atas jatuhnya korban tanah longsor di Jateng. Kita bergerak bersama membantunya,” tulis Presiden Jokowi dalam akun twitternya @jokowi, yang diunggahnya Minggu (19/6/2016) sore. (goek)