Sabtu
17 Oktober 2026 | 10 : 51

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Profesional Bisa dari Parpol dan Non-parpol

Jokowi-JK di kapal phinisi

Jokowi-JK di kapal phinisiJAKARTA – Kalangan profesional yang lebih disukai presiden dan wakil presiden terpilih, Joko Widodo – Jusuf Kalla untuk mengisi kabinet mendatang bisa non-parpol dan dari kalangan parpol. Seperti disampaikan politisi senior PDI Perjuangan yang juga Ketua MPR Sidarto Danusubroto, politisi pun bisa masuk kabinet Jokowi-JK mendatang.

Menurut Sidarto, Jokowi happy-nya kabinet profesional. “Tidak hanya ada di luar, tetapi juga dari kalangan parpol,” ujar Ketua Bidang Kehormatan DPP PDI Perjuangan itu, di sela acara open house Lebaran di Istana Negara, Jakarta, Senin (28/7/2014) lalu.

Yang terpenting bagi Jokowi, lanjut Sidarto, sosok yang akan menjabat sebagai menteri pada pemerintahannya harus memiliki rekam jejak yang bagus dan bersih. “Jokowi bilang harus bersih, punya rekam jejak baik, punya integritas dan rakyat juga boleh beri masukan dan saran,” urainya.

Terpisah, Jokowi menegaskan tidak ingin membeda-bedakan sosok berlatar belakang partai politik dengan profesional. Menurut dia, banyak orang dari partai politik yang juga memiliki latar belakang profesional.

“Profesional itu bisa partai, bisa nonpartai. Kita tidak bicara partai atau nonpartai,” ujar Jokowi.

Mantan Wali Kota Solo ini mengungkapkan, dirinya bersama JK baru melakukan pemetaan untuk proses identifikasi siapa yang cocok menjadi menteri tertentu, kalangan profesional murni atau profesional dari parpol. Sehingga, menurut Jokowi, belum ada nama-nama yang telah ditentukan menjadi menteri.

“Nanti dilihat kebutuhannya. Kita baru pemetaan, lalu identifikasi. Kalau sudah dipetakan, diidentifikasi, kelihatan baru,” ujar Jokowi.

“Kita cari siapa yang duduk di pos-pos itu. Mestinya kan begitu tahapannya, bukan asal comat-comot. Ini sesuatu yang biasa dalam politik,” ucapnya.

Saat ini, kubunya tengah membentuk tim head hunter. Tim itu bertujuan mencari orang-orang yang cocok menjabat sebagai menteri di pemerintahannya bersama Jusuf Kalla. Tim itu bertugas memverifikasi rekam jejak serta latar belakang sosok yang direkomendasikan.

Jokowi juga mendapatkan masukan dari banyak pihak soal siapa saja sosok yang bakal mengisi jabatan menteri di kabinet. Masukan itu didapat, baik dari masyarakat, kelompok relawan atau partai pendukung. (pri/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Kanang Minta Kader PDIP yang Ingin Jadi Wabup Ponorogo Perkuat Konsolidasi Lintas Partai

PONOROGO – Anggota Komisi VI DPR RI, Ir. Budi Sulistyono atau Kanang, meminta kader PDI Perjuangan yang ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Lamongan Kawal Raperda Tata Niaga dan Perlindungan Petani Tembakau

LAMONGAN — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Lamongan berkomitmen mengawal pembentukan Rancangan Peraturan ...
LEGISLATIF

1.870 Kasus Narkoba Terungkap di Jatim, Andy Firasadi Dorong Pencegahan Berbasis Lingkungan

SURABAYA – Pemberantasan narkoba di Jawa Timur perlu diperkuat hingga ke lingkungan permukiman. Anggota Fraksi PDI ...
KRONIK

Hasto Kristiyanto Dorong Gerakan Merawat Pertiwi Perkuat Ekonomi Pesisir

MALANG – Gerakan pelestarian lingkungan harus memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Sekretaris Jenderal DPP PDI ...
KRONIK

Reses di Ponorogo, Kanang Siap Perjuangkan Aspirasi Pendidikan hingga Penyediaan Air Bersih

PONOROGO – Anggota Komisi VI DPR RI, Ir. Budi Sulistyono (Kanang), berkomitmen memperjuangkan berbagai aspirasi ...
HEADLINE

Hasto: Konservasi Mangrove dan Ekowisata CMC Tiga Warna Layak Dicontoh Daerah Lain

MALANG – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengapresiasi langkah konkret pemberdayaan masyarakat ...