Kamis
20 Agustus 2026 | 6 : 23

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Politisi PDIP Sebut Jokowi Sasaran Utama Aksi Demo 4 November

pdip-jatim-EvaSundari

pdip-jatim-EvaSundariJAKARTA – Politisi senior Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Eva Kusuma Sundari meyakini ucapan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo soal aksi 4 November berasal dari sumber yang valid. Atas dasar itu, ia pun menengarai demo besar pada 4 November nanti bertujuan menjatuhkan Presiden Joko Widodo.

“Saya percaya Mendagri mendapat informasi yang valid, dari sumber yang legitimate dan resmi. Isi statement sudah beredar juga, jadi sudah rahasia umum bahwa demo tanggal 4 sasarannya adalah Jokowi,” kata Eva melalui pesan singkat kepada CNNIndonesia.com.

Kemarin (31/10), Menteri Tjahjo sempat menyebut rencana demo besar pada 4 November melibatkan pihak yang berambisi menjadi presiden.

Pernyataan Tjahjo itu bertentangan dengan opini yang selama ini beredar bahwa aksi 4 November terkait dengan Gubernur nonaktif DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama yang terjerat kasus dugaan penistaan agama.

Menurut Eva, Ahok, sapaan Basuki hanya sasaran antara. Sasaran utama dari demo itu tetap mengacu pada Presiden Jokowi.

Ketika diminta keterangan siapa pihak yang ingin menjadi presiden, Eva tidak menjelaskan. Dugaan pada satu pihak memang ada, tetapi ia merasa itu harus diurus oleh pihak yang berwenang agar tidak menjadi isu saja.

“Jadi, ada yang mau jadi presiden dengan menjatuhkan Presiden sebelum Pilpres (pemilihan presiden). Sehingga ada yang mau mengganti Presiden tanpa pemilu,” kata Eva.

Anggota tim pemenangan pasangan Ahok-Djarot ini juga menyebut maraknya penyebaran sentimen suku, agama, ras, antargolongan (SARA) belakangan ini sebagai salah satu strategi yang sering digunakan dalam pertarungan politik. Pasalnya, menurut dia, isu SARA mudah memicu emosi banyak orang.

“Tapi syukurlah masyarakat Indonesia semakin cerdas setelah Pileg dan Pilpres lalu yang dinodai isu SARA. Itu menunjukkan masyarakat tidak mendukung agenda kelompok intolerance ini,” ujarnya.

Eva juga menyatakan percaya dengan kemampuan polisi dan militer Indonesia dalam mengawal aksi 4 November nanti. “Kami juga dukung penuh upaya presiden untuk mengendalikan keadaan melalui komunikasi politik dengn pihak-pihak yang relevan,” kata Eva. (wis/obs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

HEADLINE

Banteng Jatim Pesta 6 Gol, Lolos Semifinal Soekarno Cup dan Bidik Juara Lagi

SURABAYA – Banteng Jawa Timur (Jatim) tampil menggila di babak perempat final Soekarno Cup 2026. Bermain di Stadion ...
LEGISLATIF

DPRD Magetan Desak Pemkab Benahi Perizinan Aset Daerah Usai Polemik Izin Alun-Alun

MAGETAN — Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito: Toleransi Beragama di Sekolah Harus Diteruskan Antar Generasi

Mas Dhito berpesan agar semangat toleransi antarumat beragama di sekolah terus dijaga dan diwariskan kepada ...
LEGISLATIF

DPRD Jatim Dorong Pergub Dipercepat agar Perda Tak Mandek di Aturan

SURABAYA – DPRD Jawa Timur menekankan pentingnya percepatan penerbitan Peraturan Gubernur (Pergub) sebagai aturan ...
LEGISLATIF

Martin Dorong Pemprov Jatim Bangun Cadangan Air di Wilayah Rawan Kekeringan Bondowoso

SURABAYA – Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Martin Hamonangan, mendesak Pemprov Jatim mengubah pola penanganan ...
KRONIK

Desak Usut Tuntas Kasus Ibu Aniaya Anak di Pamekasan, Hj. Ansari: Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, meminta polisi untuk mengusut tuntas kekerasan ...