Minggu
31 Mei 2026 | 9 : 45

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Plastik Mahal, Ony Setiawan Soroti Nasib UMKM yang Terhimpit

PDIP-Jatim-Ony-Setiawan-08022023-300x210

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Jatim, Ony Setiawan, menyoroti tingginya lonjakan harga plastik akibat konflik geopolitik Timur Tengah. Menurutnya kondisi ini perlu perhatian serius.

Dia menceritakan, di dapilnya, sudah banyak UMKM yang mengeluh. Mereka harus membeli bahan pokok tersebut, namun diterpa kebimbangan saat menaikkan harga dagangan, sebab khawatir tak laku.

“Teman-teman UMKM enggak ada pilihan karena memang bahan bakunya impor. Jadi, ya mau gak mau dia harus beli. Nah, saya hanya melihat mereka menaikkan harga jual enggak berani,” ujarnya saat ditemui usai Musancab di Surabaya, Sabtu (11/4/2026).

Dia tak memungkiri persoalan plastik ini cukup rumit. Bahan bakunya masih impor, sedangkan kebutuhan di dalam negeri sangat tinggi. Terlebih, kenaikannya juga merambat ke harga bahan pokok lainnya.

Untuk itu, anggota Fraksi PDI Perjuangan ini mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim bijak mengambil putusan; mengendalikan harga plastik dengan sangat hati-hati agar tidak menghimpit UMKM.

“Agak susah ya karena plastik itu kayak sudah bagian dari semua barang gitu dan itu tidak bisa digantikan oleh yang lain. Itu problemnya,” sebutnya.

Sementara Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jatim turut membeberkan penyebab lonjakan harga di pasar.

Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Luar Negeri (PPLN) Disperindag Jatim, Erivina Lucky Kristian, menyebut, di sisi perdagangan luar negeri, terdapat 44 pelaku usaha ekspor plastik dan produk turunannya di Jatim. Ketergantungan terhadap impor bahan baku, tambah dia, cukup tinggi. Sekitar 50-60 persen bahan baku plastik di Indonesia masih berasal dari impor.

Alhasil, harga bahan baku utama plastik, yakni biji plastik, kini mencapai sekitar Rp30.000 per kilogram atau naik hingga 50 persen.

“Kenaikan ini tidak lepas dari lonjakan harga minyak mentah Brent sebagai bahan dasar. Dari sebelumnya sekitar USD 67 per barel, kini sudah di atas USD 98 per barel, bahkan sempat menyentuh USD 115 per barel,” ucapnya Rabu (8/4/2026).

Sementara itu, jeritan UMKM tercatat sampai ke aspek terkecil. Salah satunya dirasakan Indah, pedagang pakan hewan di Sedati, Sidoarjo yang mengeluh bingung untuk menaikkan harga dagangannya.

Dia pun memilih sedikit merugi. Tetap membeli pasokan plastik dan sedikit menaikkan harga seluruh dagangannya Rp500.

“Sekarang semuanya mahal, Mbak. Ini aja plastik 1 pack harganya naik sampai 4ribu. Tapi ya gimana lagi, kita juga butuh jadi harga pakannya yang dinaikin dikit,” keluhnya, Sabtu (11/4/2026). (nia/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Harga Bahan Pangan Naik, Wiwin Sumrambah Sebut Faktor Global hingga Cuaca Ekstrem

JOMBANG – Kenaikan harga sejumlah bahan pangan di Jawa Timur menjadi sorotan DPRD Jawa Timur.Anggota Fraksi PDI ...
KRONIK

Deni Wicaksono Minta Kader PDIP Aktif di Medsos, Pertarungan Politik Terjadi di Dunia Maya

PONOROGO – Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono, meminta seluruh kader Partai untuk aktif ...
KRONIK

Deni: PDI Perjuangan Memberi Anak Muda Ruang dan Tanggung Jawab Berjuang Bersama

PONOROGO – Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono, mengingatkan kader PDI Perjuangan untuk tidak ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Ponorogo Perkuat Kaderisasi dan Regenerasi Kepemimpinan

PONOROGO – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Ponorogo menggelar Musyawarah Anak Cabang ...
HEADLINE

Kecerdasan AI Jadi Bahasan Penting DPD saat Lantik PAC PDI Perjuangan se-Kabupaten Jombang

JOMBANG – Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) menjadi salah satu perhatian ...
KRONIK

Sadarestuwati Sebut PDIP Penyeimbang Tunggal, Soroti Rupiah Rp18.000 dan Ancaman Impor Pangan

JOMBANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI sekaligus Ketua Bidang Pertanian dan Pangan DPP PDI Perjuangan, Hj. ...